Eksekusi dengan regu tembak
Pembunuhan warga sipil Soviet pada Perang Dunia II yang dituduh sebagai partisan di Front Timur oleh regu tembak Jerman, September 1941
MetodeHukuman mati
Eksekusi pemberontak Spanyol oleh pasukan Prancis, dari lukisan Tanggal Tiga Mei karya Francisco Goya, pada 1814

Eksekusi dengan regu tembak, yang secara historis disebut fusillading[1] (dari bahasa Prancis fusil, senapan), adalah salah satu metode hukuman mati, yang sangat umum diterapkan di lingkungan militer dan pada masa perang. Beberapa alasan di balik penggunaannya antara lain karena senjata api biasanya mudah diperoleh dan tembakan yang mengenai organ vital, seperti otak atau jantung, umumnya akan menyebabkan kematian dengan relatif cepat.

Sebelum pengenalan senjata api, panah atau busur silang sering kali digunakanย โ€” Santo Sebastian biasanya digambarkan dieksekusi oleh regu panahan auksilier Romawi pada sekitar tahun 288 Masehi; Raja Edmund sang Martir dari Anglia Timur, menurut beberapa catatan, diikat pada sebuah pohon dan dieksekusi oleh para pemanah Viking pada 20 November 869 atau 870 Masehi.

Regu tembak biasanya terdiri dari beberapa personil militer atau perwira penegakan hukum. Biasanya, seluruh anggota kelompok tersebut diperintahkan untuk menembak saat diminta, entah melalui anggota tunggal maupun identifikasi anggota yang menembak yang menembakkan tembakan acak. Untuk menghindari tembakan berulang di kepalanya, para penembak biasanya diperintahkan untuk menembakkan ke bagian jantungnya, terkadang dengan bantuan target kertas. Tahanan biasanya ditutup matanya atau ditutup kepalanya, serta meringkuk, meskipun dalam beberapa kasus tahanan meminta untuk diperbolehkan untuk menghadapi regu tembak tanpa ditutupi matanya. Eksekusi juga dapat dilakukan dalam keadaan berdiri atau duduk. Terdapat tradisi dalam beberapa yuridiksi bahwa eksekusi semacam itu dilakukan pada saat fajar, atau saat matahari terbit, yang biasanya dilakukan pada satu setengah jam kemudian. Hal ini menimbulkan frasa "ditembak saat fajar".

Eksekusi dengan regu tembak berbeda dari bentuk eksekusi dengan senjata api lainnya, seperti eksekusi dengan senjata api tunggal pada bagian belakang kepala atau leher.. Namun, tembakan tunggal oleh perwira dari regu tersebut dengan sebuah pistol (coup de grรขce) terkadang dimasukkan dalam eksekusi regu tembak, terutama jika tembakan pertama tidak mengakibatkan kematian.

Di Republik Indonesia, eksekusi dengan regu tembak digunakan sebagai hukuman untuk perdagangan narkoba.

Bacaan tambahan

sunting
  • Moore, William, The Thin Yellow Line, Wordsworth Editions Ltd, 1974
  • Putkowski and Sykes, Shot at Dawn, Leo Cooper, 2006
  • Hughs-Wilson, John and Corns, Cathryn M, Blindfold and Alone: British Military Executions in the Great War, Cassell, 2005
  • Johnson, David, Executed at Dawn: The British Firing Squads of the First World War, History Press, 2015

Pranala luar

sunting
  1. ^ "fusilade". Oxford English Dictionary (Edisi Online). Oxford University Press.ย (Subscription or participating institution membership required.)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Myuran Sukumaran

Topsfield, Jewel; Alexander, Harriet (17 Januari 2015). "Six face death by firing squad at midnight in Indonesia". The Sydney Morning Herald. Diarsipkan dari

Saddam Hussein

Washington Post. Reuters. Diakses tanggal 12 November 2008. "'I Want a Firing Squad'". sky.com. Sky News. 5 November 2006. Diarsipkan dari asli tanggal 11

Kepresidenan Joko Widodo

from Indonesia firing squad hails 'miracle' reprieve". Australian Broadcasting Corporation. 29 April 2015. "France wants halt to execution of its citizen"

Hukuman mati di Iran

2021-07-31. "Execution of a teenage girl" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2006-07-27. Diakses tanggal 2021-07-31. "Iran firing squad executes man who

Hukuman mati di Vietnam

2022-03-19. "Firing squad replaced by lethal injection". Viet Nam News. Diakses tanggal 10 October 2011. "No: 53/2010/QH12 - Execution of criminal judgments"

Pengadilan Nicolae dan Elena Ceauศ™escu

Desember 1989. Diakses tanggal 30 Maret 2013. "Ceausescu Wept as He Faced Firing Squad, Footage Shows". The New York Times. AP. 23 April 1990. Diakses tanggal