FCS-3 adalah sistem senjata angkatan laut terpadu yang dikembangkan oleh Kementerian Pertahanan Jepang untuk Pasukan Bela Diri Maritim Jepang.

FCS-3A di atas kapal JS Akizuki
Radar OPS-50A di anjungan JS Kaga (DDH-184)

Sistem ini terdiri dari subsistem pengarah senjata dan kendali tembakan serta subsistem radar multifungsi. Subsistem radar multifungsi ini mengadopsi teknologi active electronically scanned array (AESA), dan terdapat dua set antena: yang lebih besar adalah radar C-band untuk pengawasan dan pelacakan, sedangkan yang lebih kecil adalah radar X-band sebagai radar kendali tembakan.[1][2][3][4]

Setelah uji coba laut yang panjang di atas kapal JS Asuka, sistem ini diperkenalkan pada tahun 2007 di kapal JS Hyลซga (DDH-181). Versi yang disempurnakan, FCS-3A, digunakan pada kapal perusak kelas Akizuki. dan versi dengan fungsi terbatas, OPS-50, juga dikirimkan untuk kapal perusak helikopter kelas Izumo. Fungsi kendali tembakan dihilangkan dalam sistem OPS-50, sehingga mereka hanya memiliki satu set antena yang beroperasi pada pita-C.

Kapal perusak kelas Asahi dilengkapi radar FCS-3A yang menggunakan teknologi Gallium nitrida untuk meningkatkan kinerjanya.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Makoto Yamazaki (October 2011). "Combat systems of modern Japanese destroyers". Ships of the World (748). Kaijin-sha: 98โ€“107.
  2. ^ 19DD Akizuki Class Destroyers, Japan
  3. ^ Izumo-Class Helicopter Carrier DDH-183
  4. ^ "First JMSDF 25DD-class Asahi ASW Destroyer Started Sea Trials". Navy Recognition. 27 July 2017. Diakses tanggal 8 January 2019.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

FCS-1

FCS-1 adalah sistem kendali tembakan senjata kapal Jepang (GFCS). Pada tahun 1950-an, Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF) menggunakan Mk 57 dan Mk

Alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

3 unit, kendaraan pemulihan Bergepanzer-3 Bรผffel ARV sebanyak 3 unit, dan kendaraan pengangkut jembatan taktis Pionierpanzer-2 Dachs AEV sebanyak 3 unit

Korps Marinir Republik Indonesia

Artileri 3/Marinir Batalyon Howitzer 3/Marinir Batalyon Roket 3/Marinir Batalyon Arhanud 3/Marinir Resimen Kavaleri 3/Marinir Batalyon Tank Amfibi 3/Marinir

Andoni Iraola

York City FC. ; https://www.mlssoccer.com/post/2016/11/17/new-york-city-fcs-andoni-iraola-announces-retirement. ; ; ; ; ; ; "AEK Larnaca: Matches". Soccerway

Kapal perusak helikoper kelas Hyลซga

Hyลซga juga dilengkapi dengan sistem komando ATECS dan kendali tembakan FCS-3 dengan sistem radar jajaran dipindai elektronik aktif. Kapal ini diduga

Boeing

kontraktor utama di program militer Future Combat Systems (FCS) Amerika Serikat. Program FCS dibatalkan pada bulan Juni 2009 dengan semua sistem yang tersisa

Elang Hitam

dengan autoclave. Pada 2019 juga dilakukan pengadaan Flight Control System (FCS) yang diproduksi di Spanyol yang diproyeksikan akan diintegrasikan pada prototype

Daftar simbol mineral

(IMA) dikumpulkan oleh L.N. Warr di dalam Mineralogical Magazine (2021) edisi 3 volume 85. Kretz, R. (1983). Symbols of rock-forming minerals. American Mineralogist