Secara umum, Filopatri adalah perilaku mahluk hidup dalam mengingat serta kembali ke tempat kelahirannya.[1] Secara lebih khusus, dalam ekologi Filopatri mencakup perilaku keturunan yang lebih tua berbagi beban orang tua dalam membesarkan saudara-saudara mereka.

Filopatri Kelahiran

sunting

Spesies yang kembali ke tempat ia dilahirkan untuk tujuan berbiak dikatakan memiliki Filopatri Kelahiran[2]

Referensi

sunting
  1. ^ "Philopatry". McGraw-Hill Dictionary of Scientific and Technical Terms. McGraw-Hill Companies, Inc., on Answers.com. 2003. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2009-01-27.
  2. ^ Weatherhead, P.J. & Forbes, M.R.L., Patrick J.; Forbes, Mark R. L. (1994). "Natal philopatry in passerine birds: genetic or ecological influences?". International Society for Behavioural Ecology. 5 (4): 426. doi:10.1093/beheco/5.4.426. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-27. Diakses tanggal 2009-01-27. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hiu putih besar

(forward-in-time) untuk filopatri spesifik jenis kelamin dari model demografis tersebut, yang mengindikasikan bahwa baik filopatri maupun hanyutan genetik

Kodok

seperti banyak amfibi lainnya, menunjukkan kesetiaan pada situs pembiakan (filopatri). Individu kodok amerika kembali ke kolam kelahiran mereka untuk berkembang

Pari manta

saat air laut pasang. Individu pari manta dapat menunjukkan perilaku filopatri dengan mengunjungi kembali stasiun pembersihan atau area mencari makan

Gagak-gunung alpen

tersebar luas. Gagak-gunung alpen kawin sekali seumur hidup dan menunjukkan filopatri ke tempat kawinya, yang umumnya berupa gua atau celah di tebing. Burung

Hiu perawat

tidak seperti kebanyakan spesies hiu lainnya. Hiu perawat menunjukkan filopatri yang kuat (tipikal hiu karang), dan merupakan salah satu dari sedikit

Pengguntinglaut kaki merah

koloni di Australia Selatan dan Barat, yang diperkirakan disebabkan oleh filopatri dan perbedaan dalam strategi mencari makan selama musim kawin. Spesies

Albatros

histori bebas dari mamalia daratan. Albatros merupakan burung yang sangat filopatri, artinya mereka akan kembali ke tempat di mana mereka menetas untuk berkembang

Simpanse

komunitas simpanse timur yang relatif tidak terganggu yang menunjukkan filopatri biseksual yang substansial. Meskipun terdapat peningkatan risiko perkawinan