| Cemara perak Rentang waktu: [1] | |
|---|---|
| Bunga jantan dan betina dari Fir korea (Abies koreana) | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Gymnospermae |
| Divisi: | Pinophyta |
| Kelas: | Pinopsida |
| Ordo: | Pinales |
| Famili: | Pinaceae |
| Subfamili: | Abietoideae |
| Genus: | Abies Mill. |
Fir adalah tumbuhan konifer dari genus Abies[2] yang terdiri dari 48-55 spesies. Pohon ini banyak ditemukan di pegunungan di Amerika Utara, Amerika Tengah, Eropa, Asia, dan Afrika Utara. Pohon ini terkait erat dengan genus Cedrus atau pohon aras (cedar).Pohon ini berkerabat dekat dengan genus Cedrus atau cedar dan Picea.
Pohon ini dapat mencapai tinggi 10 hingga 80 meter dengan diameter batang mencapai 4 meter. Pohon cemara perak dapat dibedakan dari spesies konifer lainnya dengan bentuk daun runcing yang unik, tidak adanya resin [2] dan ukuran bunga betinanya yang relatif lebih besar. Setiap spesies dari fir biasanya dibedakan dari ukuran dan susunan daun serta ukuran, bentuk, dan susunan bunga betina.
Dedaunan
sunting

Susunan daunnya yang unik menjadi ciri khas dari pohon Cemara perak sehingga seolah-olah terlihat seperti mangkuk. Setiap daun memiliki lapisan lilin. Warna daunnya hijau dan relatif merata ke seluruh permukaan. Jumlah stomatanya relatif sedikit. Beberapa spesies memiliki warna daun yang hijau mengkilap karena keberadaan lapisan lilin tersebut. Namun ada juga yang tidak mengkilap. Beberapa spesies memiliki daun dengan noktah di ujungnya, beberapa memiliki daun dengan ujung yang membulat, ada juga yang ujungnya tajam. Namun setiap spesies memiliki daun muda yang berbentuk runcing. Biasanya dedaunan tersusun di kedua sisi ranting dengan bentuk seperti sisir.[3]
Bunga
sunting


Runjung atau kerucut dari pohon cemara perak berbentuk tegak dan silindris dengan panjang mencapai 25ย cm ketika sudah siap melepaskan bijinya. Meski ukurannya yang besar, tetapi bunganya tidak menggantung dan tetap berdiri tegak seperti lilin. Bunganya mulai tumbuh di musim panas dan mulai siap dibuahi di musim gugur. Bunga yang siap dibuahi memiliki warna yang bervariasi, dari biru dan ungu hingga coklat gelap.[3]
Pemanfaatan
suntingKayu pohon Cemara perak sangat terkenal namun tidak untuk digunakan sebagai bahan bangunan karena sifatnya yang lunak. Umumnya dipakai sebagai bahan baku pulp untuk pembuatan kertas atau sebagai bahan baku kayu lapis untuk desain interior. Kayu Cemara perak juga diketahui mudah dilubangi oleh serangga dan rusak oleh cuaca sehingga hanya diterapkan di dalam ruangan saja. Diperkirakan kayu ini hanya bertahan hingga 18 bulan jika digunakan di luar ruangan.
Berbagai jenis pohon Cemara perak terkenal sebagai pohon natal, dan umumnya dipilih spesies dengan daun yang beraroma serta tidak mudah rontok, seperti Abies nordmanniana, Abies procera, Abies fraseri, dan Abies balsamea.
Cemara perak juga digunakan untuk pengembang biakan berbagai jenis kupu-kupu dan ngengat.
Klasifikasi
sunting

Filogeni Abies berdasarkan analisis filogenomik pada tahun 2021:[4][5]
| Abies |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Referensi
sunting- ^ Schorn, Howard; Wehr, Wesley (1986). "Abies milleri, sp. nov., from the Middle Eocene Klondike Mountain Formation, Republic, Ferry County, Washington". Burke Museum Contributions in Anthropology and Natural History. 1: 1โ7.
- ^ a b Parker, Sybil P (1984). Mcgraw-hill Dictionary of Biology. Mc-Graw Hill Company. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Seneta, Wลodzimierz (1981). Drzewa i krzewy iglaste (Coniferous trees and shrubs) (dalam bahasa Polish) (Edisi 1st). Warsaw: Paลstwowe Wydawnictwo Naukowe (PWN). ISBNย 83-01-01663-9. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ Stull, Gregory W.; Qu, Xiao-Jian; Parins-Fukuchi, Caroline; Yang, Ying-Ying; Yang, Jun-Bo; etย al. (2021). "Gene duplications and phylogenomic conflict underlie major pulses of phenotypic evolution in gymnosperms". Nature Plants. 7 (8): 1015โ1025. Bibcode:2021NatPl...7.1015S. bioRxivย 10.1101/2021.03.13.435279. doi:10.1038/s41477-021-00964-4. PMIDย 34282286. S2CIDย 232282918.
- ^ Stull, Gregory W.; etย al. (2021). "main.dated.supermatrix.tree.T9.tre". Figshare. doi:10.6084/m9.figshare.14547354.v1. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-01-01. Diakses tanggal 2023-03-30.
Bibliografi
suntingPhilips, Roger. Trees of North America and Europe, Random House, Inc., New York ISBN 0-394-50259-0, 1979.
Pranala luar
sunting- Abies Diarsipkan 2016-03-26 di Wayback Machine. at The Gymnosperm Database
- Michael P. FRANKIS CONE COLLECTION: Abies Diarsipkan 2023-06-13 di Wayback Machine. at the Arboretum de Villardebelle