📑 Table of Contents
Struktur molekuler dari rangka flavon (2-fenil-1,4-benzopiron)
Struktur isoflavon
Struktur neoflavonoid

Flavonoid adalah senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan.[1] Lebih dari 2000 flavonoid yang berasal dari tumbuhan telah diidentifikasi, tetapi ada tiga kelompok yang umum dipelajari, yaitu antosianin, flavonol, dan flavon.[2] Antosianin (dari bahasa Yunani anthos, bunga dan kyanos, biru-tua) adalah pigmen berwarna yang umumnya terdapat di bunga berwarna merah, ungu, dan biru .[2] Pigmen ini juga terdapat di berbagai bagian tumbuhan lain misalnya, buah tertentu, batang, daun dan bahkan akar. Flavnoid sering terdapat di sel epidermis.[2] Sebagian besar flavonoid terhimpun di vakuola sel tumbuhan walaupun tempat sintesisnya ada di luar vakuola.[2]

Fungsi

sunting

Antosianin dan flavonoid lainnya menarik perhatian banyak ahli genetika karena ada kemungkinan untuk menghubungkan berbagai perbedaan morfologi di antara spesies yang berkerabat dekat dalam satu genus misalnya dengan jenis flavonoid yang dikandungnya.[2] Flavonoid yang terdapat di spesies yang berkerabat dalam satu genus memberikan informasi bagi ahli taksonomi untuk megelompokkan dan menentukan garis evolusi tumbuhan itu.[2]

Cahaya panjang gelombang biru dapat meningkatkan pembentukan flavonoid dan flavonoid meningkatkan resistensi tanaman terhadap radiasi UV.[2]

Quercetin dan myricetin, merupakan jenis flavonoid yang melindungi sel Caco-2 yang terdapat pada saluran pencernaan dari oksidasi rantai ganda DNA dan bersifat antioksidan yang melindungi kolonosit dari stres oksidatif.[3]

Lihat Pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ (Inggris)Hahlbrock K. 1981. Flavonoids. dalam The Biochemistry of Plants, Vol. 7: Secondary Plant Products. New York: Academic Press. Hal:425-456.
  2. ^ a b c d e f g Salisbury FB, Ross CW. 1995. Fisiologi Tumbuhan, Jilid 2. penerjemah: Lukman DR, Sumaryono. Bandung:Penerbit ITB. Hal:150-152. ISBN 979-8591-27-5
  3. ^ (Inggris) "Dietary flavonoids protect human colonocyte DNA from oxidative attack in vitro". Rowett Research Institute; Duthie SJ, Dobson VL. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-11. Diakses tanggal 2010-10-04.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Andong (tumbuhan)

hijau kemerah merahan atau hijau muda. Daunnya mengandung saponin, tanin, flavonoid, polifenol, steroida, polisakarida, kalsium oksalat dan zat besi. Tanaman

Ginkgo biloba

Ginkgo biloba mengandung banyak senyawa bioaktif seperti terpenoid, flavonoid, biflavonoid, asam organik, poliprenol. Ginkgo biloba termasuk dalam daftar

Senyawa fitokimia

fitokimia dapat memiliki signifikansi biologis, contohnya karotenoid atau flavonoid, tetapi tidak tersedia sebagai unsur hara. Terdapat kurang lebih 4.000

Kumis kucing

yang berasal dari kelompok monoterpene, diterpene, trirerpena, saponin, flavonoid, minyak atsiri, dan asam organik. Berdasarkan hasil karakterisasi menggunakan

Tempuyung

biji yang terbawa oleh angin. Adapun tumbuhan ini mengandung kalium, flavonoid, taraksasterol, inositol, dan zat lainnya. Tempuyung adalah tumbuhan yang

Sambiloto

sambiloto mengandung beberapa senyawa seperti andrografolid, saponin, flavonoid, dan tanin. "Andrographis paniculata information from NPGS/GRIN". www

Fenilpropanoid

berbagai produk alami termasuk lignol (prekursor lignin dan lignoselulosa), flavonoid, isoflavonoid, kumarin, aurona, stilbena, katekin, dan fenilpropanoid

Kembang sepatu

diminum sebagai teh. Tanaman Kembang Sepatu memiliki kandungan fenolik dan flavonoid. Selain itu, kandungan tanaman ini juga menunjukkan aktivitas antioksidan