Pandemi Flu Asia di Swedia,menyebabkan 168 Orang dirawat.

Flu Asia yang juga dikenal sebagai pandemi flu 1957โ€“1958 adalah peristiwa pandemi virus influenza A subtipe H2N2 yang bermula dari Singapura dan membunuh paling tidak satu juta orang di seluruh dunia.

Sejarah

sunting

Galur virus yang menyebabkan pandemi, virus influenza A subtipe H2N2, adalah rekombinasi virus flu burung dan flu manusia.[1] Karena virus ini sepenuhnya baru, tidak ada kekebalan yang dimiliki oleh populasi.[2] Kasus flu bermula di Singapura pada bulan Februari 1957, Hong Kong pada April 1957, dan di kota-kota pesisir di Amerika Serikat pada musim panas 1957.[3] Virus influenza H2N2 terus bersirkulasi hingga tahun 1968, ketika ia berubah melalui perpindahan antigenik menjadi virus influenza A subtipe H3N2, penyebab pandemi influenza 1968.[1][4]

Perkiraan kematian

sunting

Penyakit ini diperkirakan memiliki tingkat komplikasi 3% dan mortalitas 0,3% di Inggris.[2] Secara keseluruhan, pandemi menyebabkan 1 hingga 2 juta kematian di seluruh dunia;[1] Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat memperkirakan 1,1 juta kematian di seluruh dunia.[5] Menurut sebuah penelitian dalam Journal of Infectious Diseases, peningkatan kematian tertinggi terjadi di Amerika Latin.[6] Sekitar 70.000[4] hingga 116.000 orang meninggal di Amerika Serikat.[7] Pada awal 1958 di Inggris, diperkirakan 14.000 orang telah meninggal karena flu dari total 9 juta orang yang jatuh sakit.[2] Menurut penelitian oleh Barbara Sands, beberapa peningkatan kematian yang dikaitkan dengan program Lompatan Jauh ke Depan di Tiongkok mungkin sebenarnya disebabkan oleh flu tahun 1957. Flu ini jauh tidak mematikan dibandingkan pandemi flu Spanyol 1918.[8]

Dampak ekonomi

sunting

Dow Jones Industrial Average kehilangan 15% dari nilainya pada paruh kedua tahun 1957.[7] Di Inggris, pemerintah membayar ยฃ 10.000.000 untuk tunjangan sakit dan beberapa pabrik dan tambang harus tutup.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "1957 flu pandemic". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-04. Diakses tanggal 4 April 2020.
  2. ^ a b c d Jackson, Claire (1 August 2009). "History lessons: the Asian Flu pandemic". British Journal of General Practice. 59 (565): 622โ€“623. doi:10.3399/bjgp09X453882.
  3. ^ "1957-1958 Pandemic (H2N2 virus)". CDC. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-01-30. Diakses tanggal 8 April 2020.
  4. ^ a b "Pandemic flu virus from 1957 mistakenly sent to labs". CIDRAP (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-09. Diakses tanggal 4 April 2020.
  5. ^ "1957-1958 Pandemic (H2N2 virus)". Centers for Disease Control and Prevention (dalam bahasa American English). 22 January 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-01-30. Diakses tanggal 4 April 2020.
  6. ^ Viboud, Cรฉcile; Simonsen, Lone; Fuentes, Rodrigo; Flores, Jose; Miller, Mark A.; Chowell, Gerardo (4 February 2016). "Global Mortality Impact of the 1957โ€“1959 Influenza Pandemic". Journal of Infectious Diseases. 213 (5): 738โ€“745. doi:10.1093/infdis/jiv534.
  7. ^ a b Pinsker, Joe (28 February 2020). "How to Think About the Plummeting Stock Market". The Atlantic. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-04. Diakses tanggal 4 April 2020. Perhaps a better parallel is the flu pandemic of 1957 and '58, which originated in East Asia and killed at least 1 million people, including an estimated 116,000 in the U.S. In the second half of 1957, the Dow fell about 15 percent. "Other things happened over that time period" too, Wald notes, but "at least there was no world war."
  8. ^ "1957 Asian Flu Pandemic". Global Security. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-25. Diakses tanggal 4 April 2020.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Influenza

yang menimbulkan Flu Spanyol pada tahun 1918, dan Flu Babi pada tahun 2009 Virus influenza A subtipe H2N2, yang menimbulkan Flu Asia pada tahun 1957 Virus

Krisis finansial Asia 1997

antara kedua negara selama hampir lima dekade setelah Perang Dunia II. Flu Asia juga memberikan tekanan kepada Amerika Serikat dan Jepang. Ekonomi mereka

Flu Spanyol

Pandemi flu 1918โ€“1920, yang juga dikenal sebagai epidemi Influenza Besar atau dengan sebutan keliru yang umum, flu Spanyol, adalah pandemi influenza global

Flu burung

Flu burung (bahasa Inggris: avian influenza, disingkat AI) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza yang telah beradaptasi untuk menginfeksi

Influenzavirus A subtipe H2N2

Influenza A. H2N2 telah bermutasi ke dalam berbagai strain termasuk strain "Flu Asia" (kini punah di alam liar), H3N2, dan berbagai strain yang ditemukan pada

Flu burung di Indonesia

Di Indonesia, flu burung ditemukan pada akhir tahun 2003. Kasusnya kemudian meluas ke hampir seluruh wilayah Indonesia dan dalam empat tahun, penyakit

Wabah

(permafrost) Alaska. Virus tersebut diidentifikasikan sebagai tipe H1N1. "Flu Asia", 1957โ€“1958. Wabah ini pertama kali diidentifikasi di Tiongkok pada awal

Sambiloto

ternyata daun ini sudah digunakan sebagai obat untuk flu maupun demam. Selain mampu mengobati flu dan juga demam, daun ini ternyata mampu meningkatkan