Dalam botani, forofit adalah tumbuhan yang menjadi tempat tumbuhnya epifit. Istilah ini terbentuk dari phoro, yang berarti pembawa atau pengangkut[1] dan phyte, yang berarti tumbuhan.[2]

Interaksi komensalisme
suntingEpifit memperoleh keuntungan dari habitat yang disediakan, namun forofit tidak terpengaruh. Dengan kata lain, epifit obligat menggunakan forofit sebagai habitat tanpa memparasitinya.[3]
Spesifisitas forofit
suntingForofit yang berbeda menyediakan kondisi yang berbeda bagi tumbuhan yang tumbuh di permukaannya. pH kulit kayu, tingkat pengelupasan kulit kayu, keberadaan getah, serta kepadatan dan ukuran lentisel kulit kayu memengaruhi keberadaan epifit.[4] Ornamen kulit kayu memengaruhi pembentukan biji, dan komposisi kimia kulit kayu mungkin dapat menghambat perkecambahan.[3] Beberapa anggrek epifit cenderung tumbuh pada forofit dengan kulit kayu yang kasar. Upaya konservasi anggrek perlu memperhitungkan konservasi forofitnya juga.[5]
Referensi
sunting- ^ phoro-. (n.d.) Medical Dictionary for the Health Professions and Nursing. (2012). Diakses tanggal 11 Maret 2022 dari https://medical-dictionary.thefreedictionary.com/phoro-
- ^ -phyte. (n.d.) Collins English Dictionary โ Complete and Unabridged, 12th Edition 2014. (1991, 1994, 1998, 2000, 2003, 2006, 2007, 2009, 2011, 2014). Diakses tanggal 11 Maret 2022 dari https://www.thefreedictionary.com/-phyte
- ^ a b Sรกyago, R., Lopezaraiza-Mikel, M., Quesada, M., รlvarez-Aรฑorve, M. Y., Cascante-Marรญn, A., & Bastida, J. M. (2013). Evaluating factors that predict the structure of a commensalistic epiphyteโphorophyte network. Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences, 280(1756), 20122821.
- ^ Cรกceres, M. E., Lรผcking, R., & Rambold, G. (2007). Phorophyte specificity and environmental parameters versus stochasticity as determinants for species composition of corticolous crustose lichen communities in the Atlantic rain forest of northeastern Brazil. Mycological Progress, 6(3), 117-136.
- ^ Migenis, L. E., & Ackerman, J. D. (1993). Orchidโphorophyte relationships in a forest watershed in Puerto Rico. Journal of Tropical Ecology, 9(2), 231-240.
Artikel ini membutuhkan tambahan kategori atau kategori yang lebih spesifik. (Agustus 2025) |