| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 30 Maret 1789 Praha |
| Kematian | 17 Desember 1844 Praha |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Botani |
| Pekerjaan | ahli botani, dokter, kolektor botani, scientific collector (en) |
| Karya kreatif | |
| Singkatan nama ahli botani | Sieber |
Franz Wilhelm Sieber (30 Maret 1789ย โย 17 Desember 1844) adalah seorang naturalis, botanis, dan pengelana asal Austria. Ia dikenal karena pengumpulan spesimen flora dan fauna dari berbagai wilayah dunia, termasuk Eropa, Timur Tengah, Afrika Selatan, dan Australia. Selama hidupnya, Sieber mengumpulkan tidak hanya spesimen botani, tetapi juga benda-benda etnografi dan arkeologi, yang banyak di antaranya kini tersebar di berbagai museum dan institusi ilmiah di Eropa.[1]
Kehidupan awal dan pendidikan
suntingSieber lahir di Praha, Bohemia (kini Ceko), pada 30 Maret 1789. Ia menempuh pendidikan di Prague Gymnasium antara tahun 1802 hingga 1807. Awalnya ia tertarik pada seni grafis dan mempelajari arsitektur, kemudian teknik sipil, sebelum akhirnya beralih ke sejarah alam, khususnya botani.[1]
Pada awal kariernya, Sieber menghidupi diri dengan mengumpulkan dan menjual spesimen sejarah alam. Ia melakukan ekspedisi ke Austria dan Italia pada tahun 1811โ1812 untuk mengumpulkan tumbuhan dan spesimen lainnya.
Ekspedisi ilmiah
suntingPada Desember 1816, Sieber memulai perjalanan besar dari Trieste bersama seorang tukang kebun dan seorang pelayan. Ia tiba di Pulau Kreta pada Januari 1817, yang saat itu berada di bawah kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah. Di sana ia bermukim di Khania dan menjelajahi seluruh pulau sambil mengumpulkan tumbuhan serta memberikan layanan medis kepada penduduk setempat. Ia juga menulis laporan perjalanannya dalam dua jilid buku berbahasa Jerman berjudul Reise nach der Insel Kreta im griechischen Archipelagus im Jahre 1817 (Leipzig, 1823), yang kemudian diterbitkan dalam versi Inggris Travels in the Island of Crete in the Year 1817 (London, 1823).[1]
Setelah ekspedisi di Mediterania dan Timur Tengah, Sieber melakukan perjalanan lanjutan ke Mesir, Palestina, dan Israel pada tahun 1817โ1818. Perjalanan tersebut ia dokumentasikan dalam Reise von Cairo nach Jerusalem... (Leipzig, 1823).
Pada tahun 1822, ia berangkat dalam ekspedisi keliling dunia dan tiba di Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) bersama asistennya, Karl Ludwig Philipp Zeyher, yang kemudian ditinggalkan di sana untuk melanjutkan pengumpulan tumbuhan. Sieber sendiri melanjutkan perjalanan ke Mauritius (Desember 1822 โ April 1823) dan Australia (Juni โ Desember 1823), di mana ia tinggal selama tujuh bulan di Port Jackson (Sydney) dan mengumpulkan lebih dari 600 spesimen tumbuhan lokal.[2] Ia juga disebut pernah singgah di kepulauan Galรกpagos sebelum kembali ke Afrika Selatan pada April 1824.
Setelah meninggalkan Tanjung Harapan pada Mei 1824, Sieber membawa serta koleksi besar yang meliputi mamalia, burung, reptil, serangga, tumbuhan kering, biji-bijian, mineral, serta benda-benda etnografi. Koleksi tersebut diiklankan untuk dijual di Dresden pada tahun 1825.
Kemunduran
suntingSetelah 1825, Sieber menetap di Dresden dan Leipzig sebelum kembali ke Praha pada tahun 1830. Ia mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan mental dan sering berselisih dengan otoritas ilmiah. Beberapa sezamannya menggambarkannya sebagai sosok โanehโ dan โgenius yang tidak stabilโ.[3]
Ia mengklaim telah menemukan obat untuk rabies dan menuntut dukungan finansial dari pemerintah kota Praha untuk mengembangkan temuannya. Setelah penolakannya, ia dinyatakan tidak waras dan pada akhirnya dikurung di rumah sakit jiwa di Praha selama empat belas tahun hingga wafat pada 17 Desember 1844.[4]
Karena kondisi keuangannya yang kacau, sebagian besar koleksinya disita untuk melunasi utang, dan kemudian tersebar ke berbagai lembaga ilmiah, termasuk:
- British Museum (Natural History), London
- Royal Botanic Gardens, Kew
- Naturhistorisches Museum, Wina
- Conservatoire et Jardin botaniques, Jenewa
- Botanical Museum of the University of Copenhagen
- Swedish Museum of Natural History, Stockholm
- Royal Botanic Garden, Edinburgh
Warisan ilmiah
suntingSieber memberi nama sekitar dua puluh spesies tumbuhan dan dikenal luas sebagai penyusun beberapa seri herbarium penting, seperti Herbarium florae Austriacae (1821) dan Herbarium florae Creticae (1820). Ia juga menerbitkan deskripsi spesies baru dalam jurnal Flora (Regensburg, 1821โ1822).[3]
Untuk mengenang jasanya, beberapa takson tumbuhan dinamai dengan namanya, antara lain:
- Siebera J. Gay (Asteraceae)
- Acacia sieberiana DC.
- Crocus sieberi
- Eucalyptus sieberi
- Callistemon sieberi
- Luzula sieberi
- Hosta sieberiana
- Badula sieberi
Dalam penulisan nama ilmiah, singkatan "Sieber" digunakan untuk menunjukkan dirinya sebagai penulis botani.
Karya terpilih
sunting- Reise nach der Insel Kreta im griechischen Archipelagus im Jahre 1817 (Leipzig, 1823, 2 jilid)
- Travels in the Island of Crete in the Year 1817 (London, 1823)
- Reise von Cairo nach Jerusalem... (Leipzig, 1823)
- Herbarium florae Creticae (1820)
- Herbarium florae Austriacae (1821)
Referensi
sunting- ^ a b c "SIEBER, Franz Wilhelm. Travels in the island of Crete, in the year 1817..., London, Richard Phillips, 1823. - TRAVELLERS' VIEWS - Places โ Monuments โ People Southeastern Europe โ Eastern Mediterranean โ Greece โ Asia Minor โ Southern Italy, 15th -20th century". eng.travelogues.gr. Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ "Sieber, Franz W. - botanical collector". www.anbg.gov.au. Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ a b Biographie, Deutsche. "Sieber, Franz Wilhelm - Deutsche Biographie". www.deutsche-biographie.de (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2025-11-04.
- ^ "Sieber, Franz W. - botanical collector". www.anbg.gov.au. Diakses tanggal 2025-11-04.