Konflik sosial adalah suatu hubungan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang diikuti tindakan saling mengancam dan melakukan kekerasan antara satu dengan yang lainnya. Menurut Kartono, konflik merupakan proses sosial yang bersifat antagonistik dan terkadang tidak dapat diserasikan karena dua belah pihak yang berkonflik memiliki tujuan, sikap, dan struktur nilai yang berbeda, yang tecermin dalam berbagai bentuk perilaku perlawanan, baik yang halus, terkontrol, tersembunyi, tidak langsung, terkamuflase maupun yang terbuka dalam bentuk tindakan kekerasan. Munculnya konflik sosial umumnya karena perbedaan antarindividu maupun kelompok. Baik itu perbedaan pendapat, penampilan, ras, ideologi, budaya, dan perbedaan lain.

Konflik yang terjadi di dalam masyarakat terjadi dalam berbagai hal. Secara garis besar penyebab konflik dibagi atas 3 penyebab, yaitu

a. Perbedaan pendirian dan keyakinan

Orang perorangan telah menyebabkan konflik antarindividu. Dalam konflik-konflik seperti ini terjadilah bentrokan-bentrokan pendirian, dan masing-masing pihak pun berusaha membinasakan lawannya. membinasakan disini tidak selaludiartikan sebagai pembinasaan fisik, tetapi bisa pula diartikan sebagai bentuk pemusnahan simbolik atau melenyapkan pikiran-pikiran lawan yang tidak disetujui. Di dalam realitas sosial tidak ada satupun individu yang memiliki karakter yang sama sehingga perbedaan pendapat, tujuan, keinginan tersebutlah yang memengaruhi timbulnya konflik sosial.

b. Perbedaan Kebudayaan

Tidak hanya akan menimbulkan konflik antar individu, akan tetapi bisa juga antar kelompok. Pola-pola kebudayaan yang berbeda akan menimbulkan pola-pola kepribadian dan pola-pola perilakuyang berbeda pula dikalangan khalayak kelompok yang luas. Selain itu, perbedaan kebudayaan akan mengakibatkan adanya sikap etnosentrisme yaitu sikap yang ditunjukkan kepada kelompok lain bahwa kelompoknya adalah yang paling baik. Jika masing-masing kelompok yang ada didalam kehidupan sosial sama-sama memiliki sikap demikian, maka sikap ini akan memicu timbulnya konflik antar penganut kebudayaan.

c. Perbedaan Kepentingan

Mengejar tujuan kepentingan masing-masing yang berbeda-beda, kelompok-kelompok akan bersaing dan berkonflik untuk memperebutkan kesempatan dan sarana.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

American frontier

"How the Myth of the American Frontier Got Its Start". Smithsonian Magazine (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-01-20. nd full text search.

Zionisme

Jewish question (1896) full text online Herzl, Theodor. Theodor Herzl: Excerpts from His Diaries (2006) excerpt and text search Diarsipkan 2014-07-08 di

Isaac Newton

the Greatest Mathematical Clash of All Time. 2006. 277 pp. excerpt and text search Bechler, Zev (1991). Newton's Physics and the Conceptual Structure of

Kapal patroli lepas pantai kelas Thaon di Revel

modularitas dan otomatisasi yang tinggi, akan dikirimkan dalam konfigurasi 'Full', 'Light+' dan 'Light' dalam hal berbagai sensor dan peralatan yang digunakan

Katekismus Gereja Katolik

edition (revised in accordance with the Latin editio typica), with full text search and list of changes between the First and Second editions (Inggris)

Insiden Dyatlov Pass

Wayback Machine. Complete photo gallery including search party photos (dalam bahasa Rusia) Some photos and text Diarsipkan 2013-12-03 di Wayback Machine. (dalam bahasa Rusia)

Romeo dan Juliet

and Juliet Diarsipkan 2009-09-18 di Wayback Machine. Text with notes, line numbers, and search function (Inggris) Romeo and Juliet from Project Gutenberg

Raj Britania Raya

Ruling Caste: Imperial Lives in the Victorian Raj (2007) Excerpt and text search Herbertson, A.J. and O.J.R. Howarth. eds. The Oxford Survey Of The British