Kavaleri Norman menyerang dinding perisai Anglia-Saxon pada Pertempuran Hastings. Penggambaran di permadani Bayeux. Ganjur dipegang dengan satu tangan dengan posisi pegangan di atas kepala.

Ganjur adalah senjata galah atau tombak yang digunakan oleh prajurit berkuda. Ganjur lebih panjang, tebal, dan berat daripada tombak infantri, dan karena itu ganjur tidak cocok untuk dilempar atau untuk ditusukkan dengan cepat. Ganjur tidak memiliki ujung yang didesain untuk patah atau melengkung. Ganjur kadang dilengkapi dengan vamplat, pelat budar kecil untuk mencegah tangan tergelincur ketika ganjur menusuk musuh.

Meski ganjur terkenal digunakan oleh para ksatria Eropa, tetapi ganjur juga banyak digunakan oleh berbagai pasukan kavaleri di seluruh Dunia Lama. Sebagai senjata pendukung, para pembawa ganjur biasanya membawa serta pedang, gada, atau senjata jarak dekat lainnya, karena ganjur sering kali hanya dapat digunakan sekali tusuk. Hal ini disebabkan oleh ukuran ganjur yang panjang dan berat sehingga ganjur akan menyulitkan jika digunakan lagi untuk baku hantam jarak dekat.

Referensi

sunting
  • Delbrรผck, Hans. History of the Art of War, originally published in 1920; University of Nebraska Press (reprint), 1990 (trans. J. Renfroe Walter). Volume III: Medieval Warfare.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ganjur (serangga)

Ganjur (bahasa Inggrisย : midge) adalah lalat kecil apa pun, termasuk spesies dalam beberapa famili Diptera nematoceran non- nyamuk. Ganjur ditemukan (secara

Tari Ganjur

Tariย Ganjurย atau disebut juga Tariย Kanjar Ganjur adalah kesenian tari yang berbentuk ritual dalam sebuah upacara adat yang dilestarikan oleh masyarakat

Ceratopogonidae

panjang 1โ€“3ย mm, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai no-see-ums atau ganjur penggigit. Keluarga tersebut meliputi lebih dari 5.000 spesies, yang tersebar

Jawa Timur

bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria (ganjuran), berbeda dengan lazimnya kebiasaan daerah lain di Indonesia, di mana umumnya

Ngatawi Al-Zastrow

delegasi muhibah budaya Ki Ageng Ganjur ke Qatar dan Uni Emirat Arab tahun 2009. Bersama kelompok musik Ki Ageng Ganjur pula, Al-Zastrouw menjadi duta budaya

Wali Sanga

Muhammadiyah Kekristenan Kekristenan di Indonesia Misionaris Sabda Allah Gereja Ganjuran Khonghucu Agama Khonghucu pada zaman Orde Baru Agama Khonghucu pada zaman

Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran

Katolik yang terletak di Ganjuran, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Gereja ini juga dikenal dengan nama Gereja Ganjuran, berdasarkan tempat letaknya

Baleganjur

gamelan Bali. Istilah ini berasal dari kata Bala dan Ganjur. Bala berarti pasukan atau barisan, Ganjur berarti berjalan. Jadi Balaganjur atau Baleganjur