Peta Bumi yang menunjukkan garis lintang yang pada proyeksi ini lurus horizontal, tetapi sebenarnya melingkar dengan radius yang berbeda-beda.

Menurut ilmu geografi, garis lintang adalah sebuah garis khayal yang digunakan untuk menentukan lokasi di Bumi yang berpusat pada garis khatulistiwa (utara atau selatan). Garis lintang yang melingkari bumi dari bagian ekuator hingga ke bagian kutub utara dan bagian kutub selatan.[1] Posisi lintang biasanya dinotasikan dengan simbol huruf Yunani φ. Posisi lintang merupakan penghitungan sudut dari 0° di khatulistiwa sampai ke +90° di kutub utara dan -90° di kutub selatan.

Garis yang terletak di bagian utara ekuator disebut dengan garis Lintang Utara (LU), sedangkan garis yang berada di bagian selatan ekuator disebut dengan garis Lintang Selatan (LS). Jarak antara garis yang satu dengan lainnya dihitung dalam satuan derajat. Garis ekuator (khatulistiwa) dipakai sebagai patokan, sehingga garis ekuator atau khatulistiwa berada pada titik nol derajat. Makin ke utara atau makin ke selatan dari garis khatulistiwa maka angka derajat akan semakin besar hingga mencapai angka 90 derajat tepat di kutub utara atau di kutub selatan.[1]

Ko-lintang adalah tambahan dari lintang.

Dalam bahasa Indonesia lintang di sebelah utara khatulistiwa diberi nama Lintang Utara (LU), demikian pula lintang di sebelah selatan khatulistiwa diberi nama Lintang Selatan (LS). Lintang Utara dan Lintang Selatan menyatakan besarnya sudut antara posisi lintang dengan garis Khatulistiwa. Garis Khatulistiwa sendiri adalah lintang 0 derajat.

Pembagian

sunting

Setiap derajat lintang dibagi menjadi 60 menit (satu menit lintang mendekati satu mil laut atau 1852 meter, yang kemudian dibagi lagi menjadi 60 detik. Untuk keakurasian tinggi detik digunakan dengan pecahan desimal.

Lintang yang penting

sunting

Lintang yang cukup penting adalah Garis Balik Utara (23°27′ LU), Garis Balik Selatan (23°27′ LS), Lingkar Arktik (66°33′ LU), dan Lingkar Antartik (66°33′ LS).

Hanya antara kedua Garis Balik matahari dapat berada di zenith. Hanya di utara Lingkar Arktik atau selatan Lingkar Antartik matahari tengah malam dapat terjadi. Hal ini disebabkan adanya kemiringan sumbu rotasi Bumi sekitar 23,5°.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b "Garis Lintang : Pengertian, Fungsi dan Pembagian Iklim". IlmuGeografi.com. 2016-02-05. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-27. Diakses tanggal 2020-12-24.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Garis bujur

Tidak seperti lintang yang memiliki ekuator sebagai posisi awal alami, tidak ada posisi awal alami untuk bujur. Oleh karena itu, sebuah garis meridian harus

Sistem koordinat geografi

Bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang yaitu garis horizontal yang mengukur sudut antara suatu titik dengan garis khatulistiwa. Titik

Khatulistiwa

bagian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis lintang khatulistiwa adalah 0°. Panjang garis khatulistiwa Bumi sekitar 40.070 km. Di khatulistiwa

Garis balik utara

Garis balik utara atau garis sartan (bahasa Inggris: Tropic of Cancercode: en is deprecated ) adalah salah satu dari garis lintang (suatu garis khayal

Barat

mengikuti garis lintang. Karena arah rotasi Bumi, angin yang umum di banyak tempat di lintang tengah (yaitu antara 35 dan 65 derajat lintang) berasal dari

Garis balik selatan

Bumi. Garis balik selatan merupakan garis yang sejajar dengan lintang 23°26'10.9" di selatan khatulistiwa. Garis lintang ini sendiri merupakan garis lintang

Iklim

dengan cuaca. Pembentukan iklim di suatu tempat dipengaruhi oleh letak garis lintang, lereng, ketinggian, jarak dari perairan, serta kondisi arus air laut

Klasifikasi iklim Köppen

ini banyak dijumpai di wilayah garis lintang 50an dan 60. Namun di beberapa tempat meluas hingga melampaui garis lintang 70°N. Contoh: Murmansk, Rusia