Genjer
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Alismatales
Famili: Alismataceae
Genus: Limnocharis
Spesies:
L.ย flava
Nama binomial
Limnocharis flava

Genjer,[1] kelayan,[2] atau eceng[3] (Limnocharis flava) adalah sejenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Biasanya ditemukan bersama-sama dengan eceng gondok. Dalam bahasa internasional dikenal sebagai limnocharis, sawah-flower rush, sawah-lettuce, velvetleaf, yellow bur-head, atau cebolla de chucho. Nama "paku rawan" agak menyesatkan karena genjer sama sekali bukan anggota tumbuhan paku. Tumbuhan ini sangat banyak di temukan di perairan dangkal dan berlumpur seperti danau.

Deskripsi

sunting

Ternak tahunan yang dapat mencapai tinggi setengah meter ini mudah ditemukan di perairan dangkal seperti sawah atau rawa; rimpang tebal dan tegak, terbenam dalam lumpur; daun tegak atau miring, tidak mengapung (berbeda dari eceng gondok), tangkainya panjang dan berlubang, helainya bervariasi bentuknya; mahkota bunga berwarna kuning dengan diameter 1,5ย cm, kelopak bunga hijau.

Tumbuhan ini dapat menjadi gulma sawah yang serius jika tidak ditangani segera. Pemanfaatannya dapat membantu mengendalikan populasinya. Walaupun biasanya tidak intensif dibudidayakan, perbanyakan dapat dilakukan secara vegetatif walaupun bijinya pun dapat ditanam. Tumbuhan ini berbunga sepanjang tahun.

Perannya sebagai makanan rakyat miskin digambarkan dalam lagu populer berbahasa Osing yang diciptakan oleh seniman asal Banyuwangi, Muhammad Arief, pada tahun 1940-an, Genjer-genjer.

Kegunaan

sunting

Tanaman genjer dikenal sebagai hama, tetapi dibalik sebutannya yang terkenal tanaman genjer memiliki banyak manfaat kesehatan. Tumbuhan genjer ini bisa dijadikan sebagai obat tradisional seperti digunakan untuk menjaga kesehatan pencernaan, antibiotik, mempercepat penyembuhan luka, anemia, kanker, keracunan jengkolat, menjaga kesehatan kulit dan membantu menurunkan kolesterol. Salah satu kelebihan dari genjer yaitu, memiliki serat yang cukup tinggi yaitu sebesar 0,75-1,56% sehingga mampu untuk membuang kotoran dalam tubuh sehingga aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil yang berguna mencegah konstipasi.[4]

Selain itu Tanaman genjer menawarkan berbagai manfaat kesehatan karena kandungan nutrisinya, seperti serat untuk pencernaan, zat besi untuk mencegah anemia, Vitamin C untuk daya tahan tubuh. Selain itu, genjer juga baik untuk kesehatan tulang dan gigi berkat kalsium dan fosfornya, membantu mengontrol tekanan darah, serta mendukung program diet sehat karena rendah kalori dan tinggi serat.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata genjer pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-12. Diakses tanggal 2019-10-9. ;
  2. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata kelayan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-26. Diakses tanggal 2019-10-9. ;
  3. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata eceng pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-21. Diakses tanggal 2019-10-9. ;
  4. ^ a b Irma Widyawati, P032013411059 (2023-05-31). "Daya Terima dan Kandungan Nilai Gizi Mie Basah Genjer" (dalam bahasa Inggris). Poltekkes Kemenkes Riau. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Genjer-Genjer

Genjer-Genjer adalah lagu daerah Bahasa Osing dari Jawa Timur, Indonesia, ditulis dan digubah oleh musisi Muhammad Arief. Lagu tersebut ditulis sebagai

150 Lagu Indonesia Terbaik

Den Lapeh" (#79) oleh Gumarang. 1 lagu menggunakan Bahasa Osing - "Genjer-Genjer" (#105) oleh Bing Slamet. 5 lagu menggunakan Bahasa Inggris - "Baby

Lilis Suryani

Gang Kelinci (ciptaan Titiek Puspa). Ia juga yang memopulerkan lagu Genjer-Genjer, lagu yang dikaitkan dengan Gerakan 30 September PKI sehingga dilarang

Daftar tokoh yang meninggal dalam pembersihan antikomunis Indonesia

Rengasdengklok (meninggal 1967 sebagai tahanan). Muhammad Arief, pencipta lagu "Genjer-genjer" (dibunuh). Brigjen Soepardjo, Komandan TNI Divisi Kalimantan Barat

Limnocharitaceae

Suku genjer-genjeran atau Limnocharitaceae adalah salah satu suku anggota tumbuhan berbunga. Menurut Sistem klasifikasi APG II suku ini dimasukkan ke

Ruth Marini

Digoyang Cinta Cewek Manis Berhati Sadis (2019) Wanci Nyanyian Sunyi Kembang Genjer (2017) Panggung Gagasan Perempuan Indonesia - Karena Aku Perempuan: Kelahiran

Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso

lagu pertama di album tersebut). Lagu kelima dari album tersebut, "Genjer-Genjer", ditempatkan pada peringkat ke-105 dalam daftar "150 Lagu Indonesia

Muhammad Arief

menciptakan tiga lagu pada masa Pendudukan Jepang. Dari ketiga lagu tersebut, Genjer-Genjer merupakan lagu yang paling populer. Muhammad Arief diperkirakan lahir