Infobox orangGeorges Pierre Seurat

Suntingan nilai di Wikidata
Nama dalam bahasa asli(fr) Georges-Pierre Seurat Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran2 Desember 1859 Suntingan nilai di Wikidata
Paris () Suntingan nilai di Wikidata
Kematian29 Maret 1891 Suntingan nilai di Wikidata (31 tahun)
Paris () Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianBrain congestion (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanPemakaman Pรจre-Lachaise, Makam 66 earth Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanBeaux-Arts de Paris Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiSeni lukis dan Neo-Impresionisme Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpelukis, penggambar, architectural draftsperson (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
GenreSeni genre, lukisan lanskap dan potret Suntingan nilai di Wikidata
AliranPointillisme, Neo-Impresionisme dan Pascaimpresionisme Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariHenri Lehmann Suntingan nilai di Wikidata
MuridCharles Angrand Suntingan nilai di Wikidata
28 Juni 1964Documenta III (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Keluarga
Pasangan nikahtanpa nilai Suntingan nilai di Wikidata
IbuErnestine Seurat born Faivre (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Saudaraร‰mile Seurat (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Tanda tangan

IBDB: 83322
Musicbrainz: a927693c-23eb-4fd1-a9c8-dd83ed048a27 Discogs: 2411562 Find a Grave: 944 Modifica els identificadors a Wikidata


Georges Seurat (lahir, 2 Desember 1859 di Paris, Prancis - meninggal, 29 Maret 1891 di Paris) adalah seorang pelukis Prancis yang terkenal dengan menggunakan teknik gambarnya, yang bermain pada cahaya dan juga kontras warna yang sekarang dikenal sebagai Pointillism, dengan menggunakan teknik ini, ia menciptakan komposisi besar dengan kecil, yang memisahkan warna murni dari yang terkecil secara bertahap hingga membentuk kontras warna yang indah dan tampak bersinar.[1]

Seurat berasal dari keluarga pemilik properti, ayahnya bernama Antoine-Chrisostome Seurat, berasal dari Champagne, dan Ernestine Faivre.[1] Ayahnya memiliki kepribadian tunggal yang merupakan petugas pengadilan dan menghabiskan sebagian besar waktunya di Le Raincy.[1] Pada masa mudanya Seurat tinggal bersama ibunya, saudaranya Emile, dan adiknya Marie-Berthe.[1] Seurat menempuh pendidikannya di Ecolo des Beaux-Arts.[2] Sebagai mahasiswa, Seurat bekerja di sekolah pematung Justin Lequien, selama kurang dari satu tahun selama 1878-1879, Selama tahun ini Seurat mengembangkan rasa yang mendalam untuk patung antik dan lukisan Renaissance.[2] Seurat sangat mengagumi lukisan JAD Ingres, kemudian membuat studi yang cermat terhadap tradisi lanskap baru yang telah dimulai dengan sekolah Barbizon dan memuncak dalam impresionisme.[2]

Rujukan

sunting
  1. ^ a b c d "Encyclopedia Britannica". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-26. Diakses tanggal 22 Juni 2014.
  2. ^ a b c "Encyclopedia". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-10-15. Diakses tanggal 22 Juni 2014.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Neo-Impresionisme

terutama berkembang di Prancis pada tahun 1886-1906 dan dipimpin oleh Georges Seurat. Ia merupakan seniman yang meninggalkan Impresionisme dan mendukung

Paul Signac

Agustus 1935) adalah seorang pelukis Neo-Impresionis yang, bersama dengan Georges Seurat, membantu pengembangan gaya Pointilis. Paul Signac lahir di Paris pada

Metamorfosis (buku)

Renoir Auguste Rodin Henri Rousseau Egon Schiele Renรฉ Schรผtzenberger Georges Seurat Paul Signac Alfred Sisley Edward Steichen Alfred Stieglitz Henriette

Menunggu Godot

Renoir Auguste Rodin Henri Rousseau Egon Schiele Renรฉ Schรผtzenberger Georges Seurat Paul Signac Alfred Sisley Edward Steichen Alfred Stieglitz Henriette

Bridget Riley

tersebut terinspirasi dari sejumlah sumber. Studi pada karya pointilisme Georges Seurat membuatnya tertarik pada efek optis. Lukisan Victor Vasarely, yang menggunakan

Pantat

(caโ€‰1785) Jules Lefebvre (caโ€‰1874) Fรฉlix Vallotton (caโ€‰1884) Lukisan Georges Seurat tahun 1884 A Sunday Afternoon on the Island of La Grande Jatte menggambarkan

Impresionisme

Romantikisme dalam gayanya. Selain itu, pelukis lain pada era ini di antaranya Georges Seurat dan Henri de Toulouse-Lautrec. Dalam Post-Impresionisme berkembang beberapa

Roger Bisiere

klasik Prancis, seperti Camille Corot, Jean Auguste Dominique Ingres dan Georges Seurat. Ia juga mendukung gaya kubisme dan mengikuti model kubisme Braque.