Gerald Vanenburg
Vanenburg pada 1981
Informasi pribadi
Nama lengkap Gerald Mervin Vanenburg
Tanggal lahir 5 Maret 1964 (umur 62)
Tempat lahir Utrecht, Belanda
Tinggi 1,72 m (5 ft 7+12 in)
Posisi bermain Pemain sayap
Karier junior
Sterrewijk
USV Elinkwijk
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1980–1986 Ajax 173 (64)
1986–1993 PSV 199 (58)
1993–1996 Júbilo Iwata 86 (14)
1997 Utrecht 9 (2)
1997–1998 Cannes 26 (6)
1998–2000 1860 München 43 (2)
Total 536 (136)
Tim nasional
1982–1992 Belanda 42 (1)
Kepelatihan
2000–2005 PSV (junior)
2004 1860 München
2006–2007 Helmond Sport
2008 FC Eindhoven
2008 Willem II (asisten)
2025 Indonesia U-23
2025 Indonesia (asisten)
Prestasi
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik

Gerald Vanenburg (lahir 5 Maret 1964) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional asal Belanda.

Dia mencatatkan total 372 pertandingan dan 112 gol di Eredivisie untuk Ajax dan PSV, memenangkan lima belas gelar mayor bersama kedua klub, termasuk Piala Champions Eropa 1988 bersama PSV. Selanjutnya, ia bermain di Jepang, Prancis, dan Jerman, dalam karier profesionalnya selama 20 tahun.

Vanenburg mencatatkan lebih dari 40 penampilan untuk tim nasional Belanda serta tampil di Piala Dunia FIFA 1990 dan memenangkan Kejuaraan Eropa UEFA 1988.

Karier klub

sunting

Ajax

sunting

Lahir di Utrecht dari keturunan Suriname,[1] Vanenburg memulai karier profesionalnya di AFC Ajax dengan menjalani debut di Eredivisie tepat satu bulan setelah ulang tahunnya yang ke-17, dalam pertandingan melawan ADO Den Haag. Dia mengakhiri musim pertamanya dengan 11 penampilan dan tiga gol, serta segera mendapat julukan Vaantje dan Geraldinho berkat kemampuan tekniknya yang di atas rata-rata.

Vanenburg kemudian menjadi pemain inti yang tak tergantikan di tim Amsterdam, memberikan banyak assist kepada penyerang seperti Marco van Basten dan Wim Kieft, serta mencetak total 30 gol dalam dua musim saat klub meraih dua gelar liga berturut-turut. Sebelum hengkang pada Juni 1986, dia kembali mencetak dua digit gol dalam dua musim berikutnya. Bersama van Basten, Kieft, dan pemain muda berbakat lainnya seperti Frank Rijkaard, mereka menjadi bagian dari generasi emas yang membantu klub meraih tiga gelar liga antara 1982 hingga 1985.

PSV

sunting

Vanenburg bergabung dengan PSV Eindhoven pada musim 1986–87, mencetak sembilan gol dalam 34 pertandingan di musim pertamanya yang berakhir dengan gelar juara liga. Dia juga menjadi bagian dari tim yang meraih treble pada musim berikutnya, termasuk tampil di final Piala Champions Eropa dan sukses mengeksekusi tendangan penalti dalam adu penalti melawan SL Benfica. Inti dari tim peraih treble tersebut terdiri dari beberapa mantan rekan setimnya di Ajax, seperti Frank Arnesen, Wim Kieft, Ronald Koeman, dan Søren Lerby.

Setelah menolak tawaran menggiurkan dari AS Roma, Vanenburg tetap bermain dan mencetak gol secara konsisten untuk PSV selama lima musim berikutnya, dengan tambahan tiga gelar liga dan dua Piala KNVB. Dia tampil hampir dalam 500 pertandingan resmi bersama dua klub tersebut dan mencetak hampir 150 gol. Dia juga menjadi salah satu dari lima pemain Eropa yang pernah memenangkan empat kompetisi dalam satu tahun yang sama, yaitu tiga bersama klub dan satu bersama tim nasional, bersama Berry van Aerle, Hans van Breukelen, Wim Kieft, dan Ronald Koeman.

Luar negeri

sunting

Pada usia 29 tahun, Vanenburg merasakan pengalaman bermain di luar negeri untuk pertama kalinya dengan membantu Júbilo Iwata promosi ke J1 League di musim pertamanya, lalu bermain dua musim tambahan bersama klub tersebut. Dia menutup musim 1996–97 kembali di negaranya bersama FC Utrecht, dengan klub tersebut finis di posisi ke-12.

Hingga pensiun pada tahun 2000 di usia 36 tahun, Vanenburg bermain tiga musim lagi di level tertinggi bersama AS Cannes (Prancis) dan TSV 1860 München (Jerman).

Karier internasional

sunting

Vanenburg menjalani debutnya untuk tim nasional Belanda pada 14 April 1982 di usia 18 tahun, bermain penuh selama 90 menit dalam kemenangan persahabatan 1–0 atas Yunani di Eindhoven.[2] Dia juga menjadi bagian dari skuad Belanda pada ajang Kejuaraan Dunia Remaja FIFA 1983. Vanenburg kemudian terpilih untuk turnamen Kejuaraan Eropa UEFA 1988 di Jerman Barat dan tampil di seluruh pertandingan saat tim Oranje menjuarai kompetisi tersebut.[3]

Vanenburg juga dipilih oleh pelatih Leo Beenhakker untuk masuk skuad Piala Dunia FIFA 1990, namun kontribusinya hanya berupa 45 menit bermain melawan Mesir (hasil imbang 1–1 di fase grup),[4] sebelum Belanda tersingkir di babak 16 besar di Italia. Penampilan terakhirnya di level internasional terjadi sebagai pemain pengganti dalam hasil imbang 2–2 melawan Polandia pada 14 Oktober 1992 di Rotterdam, dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 1994.[2]

Karier kepelatihan

sunting

Setelah meninggalkan 1860 München, Vanenburg segera kembali ke PSV di mana dia ditunjuk sebagai pelatih tim junior. Dalam periode tersebut, dia juga sempat melatih mantan klubnya 1860 München selama tiga bulan mulai April 2004, meskipun tim tersebut akhirnya terdegradasi dari Bundesliga.

Pada musim 2006–07, Vanenburg melatih Helmond Sport di Eerste Divisie, namun dipecat pada 17 Februari 2007. Pada 1 Januari 2008, dia ditunjuk sebagai pelatih klub lain di kompetisi yang sama, yaitu FC Eindhoven.

Pada 24 Januari 2025, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia secara resmi menunjuk Vanenburg sebagai kepala pelatih tim nasional Indonesia U-23 sekaligus asisten pelatih tim nasional Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert. Selain itu, dia juga bekerja sama dengan tim nasional U-20 dan U-17 untuk menjaga kesinambungan pembinaan di semua level.[5]

Pada 16 Oktober 2025, PSSI secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Vanenburg bersamaan dengan dipecatnya Patrick Kluivert.[6]

Kehidupan pribadi

sunting

Vanenburg adalah keponakan dari mantan pemain dan pelatih tim nasional Suriname, Roy Vanenburg. Roy dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat dalam sejarah negaranya, setelah memenangkan gelar SVB Hoofdklasse sebanyak enam kali dan Piala Champions CONCACAF sebanyak dua kali bersama S.V. Transvaal.[7]

Statistik karier

sunting

Klub

sunting
Penampilan dan gol menurut klub, musim dan kompetisi[8]
Klub Musim Liga Piala Domestik[a] Piala Liga[b] Lainnya Total
Divisi Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol
Ajax 1980–81 Eredivisie 11 3 2 1 0 0 13 4
1981–82 32 13 2 0 2[c] 0 36 13
1982–83 33 17 7 2 2[d] 1 42 20
1983–84 34 7 4 1 2[d] 0 40 8
1984–85 29 12 3 1 4[e] 1 36 14
1985–86 34 12 6 1 2[d] 0 42 13
Total 173 64 24 6 12 2 209 72
PSV 1986–87 Eredivisie 34 9 3 1 2[d] 0 39 10
1987–88 34 11 6 1 10[f] 0 50 12
1988–89 34 10 6 4 6[g] 0 46 14
1989–90 21 6 3 0 4[d] 0 28 6
1990–91 29 11 3 1 2[c] 0 34 12
1991–92 19 7 1 0 2[d] 1 22 8
1992–93 28 4 2 0 10[h] 0 40 4
Total 199 58 24 7 36 1 259 66
Yamaha Motors 1993 JFL 0 0 1 0 4 2 5 2
Júbilo Iwata 1994 J1 League 43 8 1 0 4 0 48 8
1995 21 1 2 1 23 2
1996 22 5 0 0 12 3 34 8
Total 86 14 3 1 16 3 105 18
Utrecht 1996–97 Eredivisie 9 2 0 0 9 2
Cannes 1997–98 Ligue 1 26 6 2 0 0 0 28 6
1860 München 1998–99 Bundesliga 27 2 2 0 29 2
1999–2000 16 0 1 0 17 0
Total 43 2 3 0 46 2
Total karier 536 146 57 14 20 5 48 3 661 168
  1. ^ Termasuk Piala KNVB, Piala Kaisar, Piala Prancis, Piala DFB
  2. ^ Termasuk Piala J.League, Piala Liga Prancis
  3. ^ a b Penampilan di Piala Winners UEFA
  4. ^ a b c d e f Penampilan di Piala Champions Eropa
  5. ^ Penampilan di Piala UEFA
  6. ^ Sembilan penampilan di Piala Champions Eropa, satu penampilan di Piala Interkontinental
  7. ^ Empat penampilan di Piala Champions Eropa, dua penampilan di Piala Super UEFA
  8. ^ Sembilan penampilan di Liga Champions UEFA, satu penampilan di Piala Johan Cruijff

Internasional

sunting
Penampilan dan gol oleh tim nasional dan tahun[9]
Tim nasional Tahun Tampil Gol
Belanda 1982 4 0
1983 5 1
1984 0 0
1985 0 0
1986 4 0
1987 7 0
1988 10 0
1989 4 0
1990 6 0
1991 1 0
1992 1 0
Total 42 1
Skor dan hasil mencantumkan perhitungan gol Belanda terlebih dahulu, kolom skor menunjukkan skor setelah setiap gol Vanenburg.[9]
Daftar gol internasional yang dicetak oleh Gerald Vanenburg
No. Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Kompetisi
1 17 Desember 1983 De Kuip, Rotterdam, Belanda  Malta 1–0 5–0 Kualifikasi Kejuaraan Eropa UEFA 1984

Statistik kepelatihan

sunting
Tim Mulai Sampai Hasil
Mn M S K GM GK SG %M
TSV 1860 München 19 April 2004 23 Mei 2004 &&&&&&&&&&&&&&05.&&&&&05 &&&&&&&&&&&&&&00.&&&&&00 &&&&&&&&&&&&&&02.&&&&&02 &&&&&&&&&&&&&&03.&&&&&03 &&&&&&&&&&&&&&03.&&&&&03 &&&&&&&&&&&&&&09.&&&&&09 −6 000Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.0,00
Helmond Sport 1 Juli 2006 17 Februari 2007 &&&&&&&&&&&&&028.&&&&&028 &&&&&&&&&&&&&&05.&&&&&05 &&&&&&&&&&&&&&07.&&&&&07 &&&&&&&&&&&&&016.&&&&&016 &&&&&&&&&&&&&027.&&&&&027 &&&&&&&&&&&&&065.&&&&&065 −38 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.17,86
FC Eindhoven 1 Januari 2008 31 Maret 2008 &&&&&&&&&&&&&010.&&&&&010 &&&&&&&&&&&&&&01.&&&&&01 &&&&&&&&&&&&&&03.&&&&&03 &&&&&&&&&&&&&&06.&&&&&06 &&&&&&&&&&&&&012.&&&&&012 &&&&&&&&&&&&&023.&&&&&023 −11 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.10,00
Indonesia U-23 24 Januari 2025 16 Oktober 2025 &&&&&&&&&&&&&&08.&&&&&08 &&&&&&&&&&&&&&04.&&&&&04 &&&&&&&&&&&&&&02.&&&&&02 &&&&&&&&&&&&&&02.&&&&&02 &&&&&&&&&&&&&015.&&&&&015 &&&&&&&&&&&&&&03.&&&&&03 +12 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.50,00
Total &&&&&&&&&&&&&051.&&&&&051 &&&&&&&&&&&&&010.&&&&&010 &&&&&&&&&&&&&014.&&&&&014 &&&&&&&&&&&&&027.&&&&&027 &&&&&&&&&&&&&057.&&&&&057 &&&&&&&&&&&&0100.&&&&&0100 −43 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.19,61

Prestasi

sunting

Sebagai pemain

sunting

Ajax

PSV

Belanda

Individu

Sebagai pelatih

sunting

Indonesia U-23

Referensi

sunting
  1. ^ Porskamp, Sam (1 Agustus 2014). "Ajax en Suriname: twee handen op één buik" (dalam bahasa Belanda). Het Parool. Diakses tanggal 21 Februari 2016.
  2. ^ a b Stokkermans, Karel (20 Januari 2022). "Gerald Vanenburg – International Appearances". RSSSF. Diakses tanggal 29 September 2024.
  3. ^ "Van Basten volley crowns Netherlands' EURO 1988 final win against USSR". UEFA. 5 Oktober 2003. Diakses tanggal 29 September 2014.
  4. ^ "Netherlands – Egypt 1–1 (0–0)". Planet World Cup. 12 Juni 1990. Diakses tanggal 19 Februari 2010.
  5. ^ "PSSI Tunjuk Gerald Vanenburg Jadi Asisten Patrick Kluivert dan Pelatih Kepala Timnas U-23". Tempo. 24 Januari 2025. Diakses tanggal 24 Januari 2025.
  6. ^ "PSSI Juga Akhiri Kerja Sama dengan Vanenburg dan Van Kempen". CNN Indonesia. 16 Oktober 2025. Diakses tanggal 16 Oktober 2025.
  7. ^ Stutgard, Ricky W. "Vanenburg, Roy; De eerste Surinaamse sportencyclopedie (1893–1988)" (dalam bahasa Belanda). Digital Library for Dutch Literature. Diakses tanggal 8 Januari 2016.
  8. ^ "Gerald Vanenburg » Club matches". WorldFootball.net. Diakses tanggal 8 September 2022.
  9. ^ a b "General Information about the player Gerald Vanenburg" [Informasi umum tentang pemain Gerald Vanenburg]. National Football Teams (dalam bahasa Inggris). Benjamin Strack-Zimmermann. Diakses tanggal 22 Desember 2016.
  10. ^ a b c "Gerald Vanenburg". Eurosport. Diakses tanggal 28 September 2014.
  11. ^ a b c "Gerald Vanenburg". Sport Promotion. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Desember 2015. Diakses tanggal 28 September 2014.
  12. ^ "PSV honour ´golden´ 1988 squad". PSV Eindhoven. 14 April 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 September 2014. Diakses tanggal 28 September 2014.
  13. ^ "EURO 1988: All you need to know". UEFA. 1 Januari 2023. Diakses tanggal 8 September 2024.
  14. ^ "Hasil Final Piala AFF U-23 2025: Kalahkan Timnas Indonesia U-23, Vietnam Raih Gelar Juara!". Bola.net. Diakses tanggal 30 Juli 2025.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tim nasional sepak bola U-23 Indonesia

Indra Sjafri (2019) Shin Tae-yong (2020–2025) Indra Sjafri (2023) Gerald Vanenburg (2025) Indra Sjafri (2025) John Herdman (2026) Berikut 23 pemain yang

FC Eindhoven

Vlemmings (2001–2005) Louis Coolen (2005–2007) Ernest Faber (2007) Gerald Vanenburg (2008) Ernest Faber (2008) Marc Brys (2008–2009) Jan Poortvliet (2009–2010)

Tim nasional sepak bola Suriname

Suriname dan pemain keturunan Suriname kelahiran Belanda, seperti Gerald Vanenburg, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, Edgar Davids, Clarence Seedorf, Patrick

Final Kejuaraan Eropa UEFA 1988

Rijkaard     CB 3 Ronald Koeman     LB 6 Adri van Tiggelen     RM 8 Gerald Vanenburg     CM 9 Jan Wouters   37'   CM 15 Arnold Mühren     LM 18 Erwin Koeman

Suriname

keturunan Suriname yang bermain untuk timnas Belanda, antara lain Gerald Vanenburg, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, Edgar Davids, Clarence Seedorf, Patrick

Helmond Sport

(1989–92) Adrie Koster (1993–95) Louis Coolen (1996-01) Jan van Dijk (2002–03) Ruud Brood (2004–06) Gerald Vanenburg (2006–07) Jan Poortvliet (2007–08)

Júbilo Iwata

Oliveira Dunga Fabrício Gral Henrique Marquinhos Paraná Roberto Torres UEFA Salvatore Schillaci Gerald Vanenburg Dmitri Radchenko Aleksandar Živković

Pemain Sepak Bola Terbaik Belanda

Ajax 1988  Ronald Koeman (NED) PSV 1988  Gerald Vanenburg (NED) PSV 1989  Romário (BRA) PSV 1989  Gerald Vanenburg (NED) PSV 1990  Jan Wouters (NED) Ajax