Renovasionisme (обновленчество; atau Gereja Renovasionis (обновленческая церковь; dari обновление ‘renovasi, pembaharuan’; nama resmi Gereja Rusia Ortodoks, Православная Российская Церковь, kemudian Gereja Ortodoks di USSR, Православная Церковь в СССР; juga disebut Gereja Hidup (bahasa Rusia: Живая Церковь)) adalah sebuah skisma dalam Gereja Ortodoks Rusia pada 1922–1946. Awalnya dimulai sebagai gerakan "akar rumput" di kalangan rohaniwan Rusia untuk reformasi Gereja, gerakan tersebut dengan cepat dirusak oleh dukungan badan rahasia Uni Soviet (CheKa, kemudian GPU, NKVD), yang berharap untuk memecahbelah dan mencederai Gereja Rusia dengan menyulut gerakan skismatik yang ada di dalamnya.[1] Permulaan skisma sebenarnya biasanya dianggap terjadi pada Mei 1922, saat sekelompok rohaniwan "Renovasionis" mengklaim otoritas gerejawi yang lebih tinggi dalam Gereja Rusia. Gerakan tersebut dianggap berakhir dengan kematian pemimpinnya, Alexander Vvedensky, pada 1946.

Referensi

sunting
  1. ^ Robert Service, A History of Modern Russia, from Nicholas II to Putin p 135 ISBN 0-674-01801-X

Daftar pustaka

sunting
  • A. Levitin-Krasnov and V. Shavrov. Ocherki po istorii russkoi cerkovnoi smuty [Essays from the History of Russian Church Turmoils]. First edition - Zürich: Institut Glaube in der 2. Welt, 1977; Second ed. - Materially po istorii Cerkvi (= MPIC) 9. Moscow - Künsnacht, 1996. Online [1] Diarsipkan 2009-02-25 di Wayback Machine..
  • A. Levitin-Krasnov. Likhie gody, 1925- 1941 [Turbulent Years, 1925-1941]. Paris: YMCA-Press, 1977; available online [2] Diarsipkan 2005-11-02 di Wayback Machine.. Anatoly Levitin (1915–1991) was a former Renovationist deacon and a friend of Vvedensky; in the 1970s he became a well-known Soviet human rights activist.
  • M. V. Shkarovsky. Obnovlencheskoe dvizhenie v Russkoi Pravoslavnoi Cerkvi XX veka [The Renovationist Movement in the Russian Orthodox Church in the 20th century]. St. Petersburg, 1999.
  • I. V. Soloviev, ed. Obnovlencheskii Raskol: Materially dlia tserkovno-istoricheskoi i kanonicheskoi kharakteristiki [The Renovationist Schism: the materials for its religious, historical and canonical characterization] MPIC 27. Moscow, 2002.
  • L.Regelson. Tragedy of Russian Church. 1917-1953 [3] Diarsipkan 2015-02-17 di Wayback Machine.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gereja Katolik Roma

Allah Tritunggal, Gereja dan para kudus, pengampunan dosa, serta kebangkitan dan hidup kekal. Gereja Katolik mengajarkan bahwa Gereja yang satu, kudus

Gereja di Indonesia

- GKO Gereja Presbiterian Injili Indonesia - GPII Gereja Kristen Kristus Harapan - GKKH Gereja Kristen Protestan Kehidupan Rohani - GKPKR Gereja Kristen

Sui iuris

sipil maupun hukum kanon oleh Gereja Katolik. Istilah "Gereja sui iuris" digunakan oleh Gereja Katolik dalam Kitab Kanon Gereja Timur (bahasa Latin: Codex

Kenaikan Yesus Kristus

lambat daripada tradisi Barat. Gereja Lutheran dan Persekutuan Anglikan terus merayakan Hari Raya Kenaikan Yesus. Gereja Nonkonformis tertentu, seperti

Kekristenan

oleh Gereja-Gereja bertradisi Gereja Tinggi, terutama Gereja Katolik Roma, Gereja Ortodoks Timur, Gereja-Gereja Ortodoks Oriental, gereja-gereja Katolik

Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Tangerang

digunakan oleh umat Gereja Katolik yang merujuk pada hati fisik Maria sebagai sebuah lambang kehidupan pribadi Sang Perawan Suci Maria. Gereja ini berada dalam

Bidat menurut Gereja Katolik

Gereja Katolik mendefinisikan bidat sebagai "penyangkalan mendegil atau penyangsian mendegil, sesudah memerima sakramen pembaptisan, terhadap beberapa

Konsili Vatikan II

dokumen yang dihasilkannya pun lebih banyak dan dampak pengaruhnya atas kehidupan Gereja Katolik lebih besar dari peristiwa manapun sesudah zaman reformasi