Gestapo
Geheime Staatspolizei
Markas Gestapo di Prinz-Albrecht-Straße 8 di Berlin (1933)
Ikhtisar
Dibentuk26 April 1933; 93 tahun lalu (1933-04-26)
Pendahulu
Dibubarkan8 Mei 1945; 81 tahun lalu (1945-05-08)
Personel32.000 (1944 per.)[1]
Yurisdiksi hukum Jerman
Eropa yang diduduki
Kategori
Markas besarPrinz-Albrecht-Straße 8, Berlin
52°30′25″N 13°22′58″E / 52.50694°N 13.38278°E / 52.50694; 13.38278

Menteri
Pejabat eksekutif
Lembaga induk

Gestapo dengar (akronim dari Geheime Staatspolizei; "polisi negara rahasia") adalah polisi rahasia resmi Jerman Nazi. Di bawah kepemimpinan SS, Gestapo dipimpin oleh RSHA dan dianggap sebuah organisasi ganda Sicherheitsdienst dan juga subkantor dari Sicherheitspolizei.

Awalnya Gestapo merupakan Polisi Rahasia Prusia (Preußische Geheimpolizei) dan dipimpin oleh Rudolf Diels. Nama "GESTAPO" (pertama kali disebut "GESTAPA") mulai populer setelah pimpinannya dijabat oleh Hermann Göring, (Panglima "Luftwaffe", Angkatan Udara Jerman) tahun 1934. Peran GESTAPO kadang hampir sama dengan SS. Namun GESTAPO lebih berperan layaknya FBI di Amerika Serikat.

Perkembangan Organisasi

sunting

Pembentukan Tahun 1933 dan Tahun Pertama sampai Tahun 1936

sunting

Pada tahun 1933 di Prusia atas usaha menteri dalam negeri Prusia Hermann Göring Gestapo dibentuk sebagai suatu badan yang relatif kecil yang terdiri atas polisi politik (Politische Polizei) Berlin, yang meneruskan tradisi polisi rahasia Prusia dengan tugas utama memantau dan membasmi lawan-lawan politik. Pemimpin pertamanya adalah Dr. Rudolf Diels. Diels-lah yang pertama-tama memakai istilah Gestapo. Gestapo bekerja sebagai polisi politik dan tidak terikat dengan organ yustisi lainnya.

Pada tahun pertama kekuasaan Nazi perebutan kursi pimpinan polisi politik masih belum jelas: Heinrich Himmler yang berasal dari Bayern yang lama menghimpun kewenangan polisi politik di negera-negara bagian non-Prusia pada dirinya dan pada tahun 1934 menginginkan juga Gestapo masuk dalam daerah kekuasaannya, Göring berkonsentrasi pada perluasan angkatan udara (Luftwaffe) dan pada April 1934 Diels digantikan oleh Reinhard Heydrich. Gestapo berkembang menjadi organisasi yang besar dalam memata-matai penduduk dan melenyapkan lawan-lawan pemerintah.

Perkembangan sejak 1936

sunting
Perintah penangkapan seorang Homoseksual

Pada 17 Juni 1936 Heirich Himmler atas dasar perkataan Hitler („Erlass des Führers und Reichskanzlers über die Einsetzung eines Chefs der deutschen Polizei im Reichsministerium des Inneren“ (keputusan Pemimpin dan Kanselir Reich mengenai pengangkatan kepala kepolisian Jerman di kementerian dalam negeri Reich)[3] menjadi kepala dari seluruh kepolisian Jerman. Dengan demikian semua kesatuan kepolisian yang beragam seperti Schutzpolizei, Gendarmerie dan Gemeindepolizei menjadi tersentralisasi yang berarti mereka tidak lagi berada dalam pengawasan menteri-menteri dalam negeri ditiap negara bagian. Gestapo berhak untuk menginvestigasi kasus-kasus pembelotan, spionase dan sabotase juga kasus-kasus kriminal terhadap partai Nazi dan negara Jerman. Sebuah peraturan dikeluarkan pemerintah pada tahun 1936 memberikan wewenang yang tidak terbatas pada Gestapo.[4]

Referensi

sunting

Buku

sunting
  • German Resistance Against Hitler: The Search for Allies Abroad, 1938-1945, Klemens Von Klemperer, Oxford University Press, 1992, ISBN 0-19-820551-1
  • Histoire de la Gestapo, Jacques Delarue, Paris, 1962
  • An Illustrated History of the Gestapo, Rupert Butler, Motorbooks, 1993, ISBN 0-87938-801-3

Karya yang diduga Hoax mengenai Gestapo:

  • Gestapo Chief: The 1948 Interrogation of Heinrich Müller - Gregory Douglas. San Jose, CA 1995

Pranala luar

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Gellately 1992, hlm. 44.
  2. ^ Wallbaum 2009, hlm. 43.
  3. ^ Alfred Schweder: Politische Polizei, Heymannverlag, Berlin, 1937, halaman 158
  4. ^ Shirer, William (1960). The Rise and Fall of the Third Reich. New York City: Simon & Schuster. ISBN 0-671-72868-7. ; ;

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Heinrich Müller (Gestapo)

perannya pada masa Perang Dunia II di Eropa adalah menjabat sebagai ketua Gestapo, yaitu sebuah polisi rahasia negara di Jerman Nazi. Müller menjadi pusat

Reinhard Heydrich

Kelompok Senior-SS"), kepala Kantor Utama Keamanan Reich (termasuk lembaga Gestapo, SD dan polisi Nazi Kripo) dan gubernur Reich di wilayah Bohemia dan Moravia

26 April

Gregorian. 1564 - William Shakespeare, seorang pujangga, dibaptis. 1933 - Gestapo, pasukan polisi rahasia pada masa Nazi Jerman, didirikan. 1964 - Tanganyika

Heinrich Himmler

berpengaruh di Jerman Nazi. Sebagai Reichsführer-SS, ia mengendalikan SS dan Gestapo. Ia juga menjadi organisator utama Holokaus. Sebagai pendiri dan opsir

Schutzstaffel

merupakan badan keamanan dan intelijen. Lalu juga Geheime Staatspolizei (Gestapo), yaitu polisi rahasia SS. Semua ini membuat SS jadi bisa berjalan di atas

Kopenhagen

kemudian menyusun rencana untuk menyerang gedung Sicherheitsdienst dan Gestapo, bekas kantor milik Shell Oil Company. Tawanan politik dijaga di loteng

Jerman Nazi

lebih besar. Sebagai tanggapan, Hitler memanfaatkan Schutzstaffel (SS) dan Gestapo untuk membersihkan kepemimpinan di SA secara menyeluruh. Hitler menyasar

Karl Hermann Frank

mengkomandani aparat kepolisian Nazi di Protektorat tersebut, yang meliputi Gestapo, SD, dan Kripo. Setelah perang, Frank diadili, didakwa dan dieksekusi atas