Gina S. Noer
LahirRetna Ginatri S. Noer
24 Agustus 1985 (umur 40)
Balikpapan, Indonesia
Pekerjaanpenulis skenario, produser, sutradara
Tahun aktif2003 - sekarang
Suami/istriSalman Aristo
Anak2
Situs webginasnoer.wordpress.com
IMDB: nm2804902 X: ginasnoer Instagram: ginasnoer Modifica els identificadors a Wikidata

Ginatri S. Noer (lahir 24 Agustus 1985) adalah seorang pembuat film, penulis buku, dan creativepreneur asal Indonesia. Kariernya sebagai pembuat film mencakup penulis skenario, produser, dan sutradara. Dia juga merupakan Co-Founder dan Head of IP Initiative dari Wahana Kreator Nusantara.

Debutnya sebagai sutradara melalui film Dua Garis Biru berhasil menjadi box office dengan jumlah penonton lebih dari 2,5 juta. Dua Garis Biru juga telah ditayangkan secara komersial di negara-negara ASEAN dan meraih penghargaan pada Festival Film Bandung 2019, JAFF-ISA (Indonesian Screen Awards) 2019 serta Festival Film Indonesia 2019.

Pada FFI 2019, Gina menjadi 5 nominator pada 4 kategori (Penulis Skenario Asli Terbaik, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik, Sutradara Terbaik, dan produser di Film Terbaik). Pada Festival Film Indonesia 2019 ini, Gina mencetak rekor sejarah sebagai penulis skenario pertama Indonesia yang mendapatkan piala Penulis Skenario Asli Terbaik dan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik sekaligus pada ajang Festival Film Indonesia pada tahun yang sama.

Gina tinggal di Jakarta bersama suaminya, Salman Aristo, dan kedua anak mereka.

Karier

sunting

Awal karier (2004 - 2013)

sunting

Karier Gina sebagai penulis skenario diawali setelah memenangkan Close Up Movie Competition pada tahun 2004 melalui film pendek Ladies Room. Ia mengawali karier profesionalnya sebagai penulis skenario melalui film independen Foto, Kotak Jendela pada tahun 2006.

Pada tahun 2008, ia menulis skenario film Ayat-Ayat Cinta bersama suaminya, Salman Aristo. Film tersebut sukses memecahkan rekor jumlah penonton sebanyak 3.5 juta penonton. Pada Festival Film Indonesia 2009 ia mendapat nominasi Skenario Adaptasi Terbaik melalui film Perempuan Berkalung Sorban. Selain sukses secara komersial, film itu juga mengundang kontroversi di kalangan umat Islam seputar isu perempuan dan pesantren.[1] Pada Festival Film Indonesia 2010 mendapat nominasi untuk Skenario Terbaik bersama Salman Aristo pada film Hari untuk Amanda.

Pada tahun 2012, bersama Ifan Adriansyah Ismail Gina membuat skenario film Habibie & Ainun berdasarkan kisah hidup dan cinta mantan presiden Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie dan Hasri Ainun Besari. Film ini berhasil memecahkan rekor jumlah penonton 2.000.000 dalam waktu dua minggu penayangan,[2] dan mencetak box office dengan jumlah 4.488.999 penonton.

Pada Festival Film Indonesia 2013, Gina dan Ifan Adriansyah Ismail meraih penghargaan Penulis Skenario Terbaik [3] di Festival Film Indonesia 2013 untuk film Habibie & Ainun.

Wahana Kreator

sunting

Salman Aristo, Gina S. Noer, dan teman-teman penulis mendirikan PlotPoint Kreatif pada tahun 2009 yang berfokus kepada pelatihan penulisan skenario. Pada tahun 2011, pelatihan ini kemudian berubah menjadi pelatihan untuk industri kreatif.[4]

Pada tahun yang sama, Aris, Gina, ifan Ismail, beserta rekan-rekan penulis kemudian mendirikan Wahana Penulis. Wahana Penulis kemudian mengembangkan beragam cerita untuk berbagai medium.[5]

Wahana Penulis dan PlotPoint Kreatif bergabung menjadi Wahana Kreator pada tahun 2017. Gina kemudian menjadi Head of IP Initiative dari Wahana Kreator. Bersama tim penulis di Wahana Kreator, Gina telah menciptakan berbagai karya seperti Dua Garis Biru, Saiyo Sakato, dan lain sebagainya.[6]

2019 - sekarang

sunting

Pada Festival Film Bandung 2019, Gina memenangkan kategori Penulis Skenario Asli Terpuji untuk Dua Garis Biru. Film tersebut juga memenangkan kategori Film Terpuji.

Pada JAFF-ISA Diarsipkan 2019-12-08 di Wayback Machine. 2019, Gina memenangkan kategori Best Screenplay, Best Director, dan Best Movie untuk Dua Garis Biru.

Pada Festival Film Indonesia 2019, Gina menjadi 5 nominator Diarsipkan 2022-11-25 di Wayback Machine. pada 4 kategori (Penulis Skenario Asli Terbaik, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Film Terbaik). Dan pada ajang festival pada tahun yang sama, Gina juga mencetak rekor sejarah sebagai penulis skenario pertama Indonesia yang mendapatkan piala Penulis Skenario Asli Terbaik dan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik sekaligus.

Pada tahun 2022, Gina menjadi nominator pada kategori Penulisan Skenario Asli Terpilih Piala Maya 2021 lewat Cinta Pertama, Kedua & Ketiga [7]

Filmografi

sunting

Film

sunting
Tahun Judul Dikreditkan sebagai Keterangan
Penulis Produser Sutradara
2006 Foto, Kotak dan Jendela Ya Tidak Tidak
Lentera Merah Ya Tidak Tidak
2007 Jelangkung 3 Ya Tidak Tidak
2008 Musik Hati Ya Tidak Tidak
Ayat-Ayat Cinta Ya Tidak Tidak
2009 Perempuan Berkalung Sorban Ya Tidak Tidak
Queen Bee Ya Tidak Tidak
2010 Hari untuk Amanda Ya Tidak Tidak
2012 Habibie & Ainun Ya Tidak Tidak
2013 Pintu Harmonika Ya Tidak Tidak
2015 Mencari Hilal Tidak Ko-produser Tidak
2016 Rudy Habibie Ya Tidak Tidak
Pinky Promise Ya Tidak Tidak
2017 Posesif Ya Tidak Tidak
2018 Kulari ke Pantai Ya Tidak Tidak
2019 Keluarga Cemara Ya Ya Tidak
Dua Garis Biru Ya Ko-produser Ya Debut penyutradaraan
Bebas Ya Tidak Tidak
2021 Ali & Ratu Ratu Queens Ya Tidak Tidak
2022 Cinta Pertama, Kedua & Ketiga Ya Ya Ya
Like & Share Ya Ya Ya
2024 Dua Hati Biru Ya Ya Ya
2026 Esok Tanpa Ibu Ya Tidak Tidak
Ki Hadjar Dewantara dagger Ya Tidak Ya

Televisi

sunting

FTV

sunting

Sinetron

sunting

Film Pendek

sunting

Pendidikan

sunting

Pekerjaan Lain

sunting

Gina S. Noer juga merupakan editor buku dan penulis buku biografi masa muda Presiden Ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie, yaitu Rudy: Kisah Muda Sang Visioner

Penghargaan

sunting

Menyutradarai pertunjukan Piala Citra
Di bawah arahan Gina, para aktor ini telah menerima nominasi Piala Citra dan menang atas penampilan mereka dalam peran masing-masing.

Tahun Penampil Film Hasil
Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia
2019 Angga Yunanda Dua Garis Biru Nominasi
Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia
2022 Slamet Rahardjo Cinta Pertama, Kedua & Ketiga Menang
Pemeran Utama Perempuan Terbaik Festival Film Indonesia
2019 Adhisty Zara Dua Garis Biru Nominasi
2023 Aurora Ribero Like & Share Nominasi
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik Festival Film Indonesia
2019 Cut Mini Dua Garis Biru Menang
Lulu Tobing Nominasi
2023 Aulia Sarah Like & Share Nominasi

Referensi

sunting
  1. ^ Gina S. Noer: Membaca Putu Wijaya Di Kelas 4 SD Diarsipkan 2010-01-22 di Wayback Machine., diakses pada 15 Februari 2010
  2. ^ [1] Diarsipkan 2022-06-16 di Wayback Machine., diakses pada 7 Februari 2013
  3. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-08. Diakses tanggal 2013-12-17.
  4. ^ "PLOTPOINT PUBLISHING & WORKSHOP: KITA BERCERITA : tentang kami". PLOTPOINT PUBLISHING & WORKSHOP. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-21. Diakses tanggal 2022-09-14.
  5. ^ SEJARAH WAHANA KREATOR NUSANTARA #SEKOLAHMINGGU - episode 20, diarsipkan dari asli tanggal 2022-09-14, diakses tanggal 2022-09-14
  6. ^ "Wahana Kreator Nusantara – We believe that story is the driving force that moves civilization forward" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 2022-09-14.
  7. ^ "Cinta Pertama, Kedua & Ketiga di Instagram: "Segenap keluarga Cinta Pertama, Kedua & Ketiga mengucapkan terima kasih atas apresiasi dalam 5 nominasi @pialamaya 🙌🏻 Selamat untuk para nominasi! #CintaPertamaKeduadanKetiga #Cinta123Film #PIALAMAYA10 #interact10n"". Instagram. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-29. Diakses tanggal 2022-08-29.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dua Garis Biru

drama remaja Indonesia tahun 2019 yang ditulis dan disutradarai oleh Gina S. Noer dalam debut penyutradaraannya. Film ini dibintangi oleh Zara JKT48, Angga

Keluarga Cemara (film)

penyutradaraannya, Yandy Laurens juga menjadi penulis naskah bersama Gina S. Noer. Sebuah keluarga inti yang tinggal di Jakarta harus menghadapi kenyataan

Dua Hati Biru

adalah film drama keluarga Indonesia tahun 2024 yang disutradarai oleh Gina S. Noer dan Dinna Jasanti. Film ini merupakan sekuel dari Dua Garis Biru, dibintangi

Rudy Habibie

diangkat dari novel semi-biografi Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner karya Gina S. Noer, serta dibintangi oleh Reza Rahadian, Chelsea Islan, Indah Permatasari

Cinta Pertama, Kedua & Ketiga

drama romantis Indonesia tahun 2021 yang disutradarai dan ditulis oleh Gina S. Noer. Film ini dibintangi oleh Angga Yunanda, Putri Marino, dan Slamet Rahardjo

Saiyo Sakato

Sekata) adalah seri web Indonesia tahun 2020 yang disutradarai oleh Gina S. Noer dan dibintangi oleh Cut Mini, Nirina Zubir, dan Lukman Sardi sebagai

Ratu Ratu Queens: The Series

berdasarkan karakter di film Ali & Ratu Ratu Queens tahun 2021 karya Gina S. Noer dan Muhammad Zaidy. Serial ini disutradarai oleh Lucky Kuswandi dan dibintangi

Like & Share

drama dewasa Indonesia tahun 2022 yang ditulis dan disutradarai oleh Gina S. Noer. Film produksi Starvision Plus dan Wahana Kreator ini dibintangi oleh