Tuas pemindah kecepatan (5 kecepatan) pada Mazda Protege.
Typical layout of transverse engine with manual transmission / transaxle and front wheel drive
Alfa Romeo rear transaxle

Sistem transmisi, dalam otomotif, adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. Konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga, atau sebaliknya.

Sistem Transmisi

sunting

Sistem transmisi, dalam otomotif, adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. Konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga, atau sebaliknya.

Torsi tertinggi suatu mesin umumnya terjadi pada sekitar pertengahan dari batas putaran mesin yang diizinkan, sedangkan kendaraan memerlukan torsi tertinggi pada saat mulai bergerak. Selain itu, kendaraan yang berjalan pada jalan yang mendaki memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan mobil yang berjalan pada jalan yang mendatar. Kendaraan yang berjalan dengan kecepatan rendah memerlukan torsi yang lebih tinggi dibandingkan kecepatan tinggi. Dengan kondisi operasi yang berbeda-beda tersebut maka diperlukan sistem transmisi agar kebutuhan tenaga dapat dipenuhi oleh mesin.

Transmisi diperlukan karena mesin pembakaran yang umumnya digunakan dalam mobil merupakan mesin pembakaran internal yang menghasilkan putaran (rotasi) antara600 sampai 6000 rpm. Sedangkan, roda berputar pada kecepatan rotasi antara 0 sampai2500 rpm.

Sekarang ini, terdapat dua sistem transmisi yang umum, yaitu transmisi manual dan transmisi otomatis. Terdapat juga sistem-sistem transmisi yang merupakan gabungan antara kedua sistem tersebut, tetapi ini merupakan perkembangan terakhir yang baru dapat ditemukan pada mobil-mobil berteknologi tinggi dan merek-merek tertentu saja.

Contoh transmisi 5-kecepatan pada rpm mesin 4.400
Gir nomor Rasio gir RPM pada
poros keluar transmisi
1 3.769 1.167
2 2.049 2.147
3 1.457 3.020
4 1.000 4.400
5 0.838 5.251

Torsi tertinggi suatu mesin umumnya terjadi pada sekitar pertengahan dari batas putaran mesin yang diizinkan, sedangkan kendaraan memerlukan torsi tertinggi pada saat mulai bergerak.

Tipe

sunting
  1. Transmisi manual.
  2. Transmisi otomatis.
  3. Transmisi semi-otomatis

Komponen utama transmisi manual

sunting
  • Counter gear, terdiri dari beberapa gear yang memiliki jumlah gigi yang berbeda sehingga bisa mengubah output kecepatan dan torsi mesin. Counter gear menjadi satu kesatuan dan terletak di dalam transmisi manual.
  • Konverter torsi merupakan kopling yang dipakai untuk menyambungkan dan memutuskan putaran mesin baik pada transmisi manual dan semi otomatis serta transmisi otomatis, untuk torque converter dipakai pada transmisi otomatis dan CVT.
  • Transmisi, dikenal juga dengan persneling atau bahasa mekanik lain adalah gear box.
  • Input shaft. meneruskan putaran dari kopling menuju gigi percepatan. Input shaft juga tepisahkan dengan output shaft dan hanya bisa terhubung oleh sycronizer ring dan counter gear
  • .Output shaft, meneruskan putaran dari gigi percepatan menuju final gear melalu perantara poros propeler.

Komponen utama transmisi otomatis

sunting
  • Konverter torsi, bekerja secara hydrolis dengan memanfaatkan gaya sentrifugal dari putaran mesin. Di dalamnya terdapat pump impeler, turbin runer, dan stator shaft.
  • HCU (Hydrolic Control Unit), bekerja dengan mengatur saluran fluida untuk mendorong piston dari brake dan clutch serta menjalankan lock up clutch.
  • ECU AT ( Electronic Control Unit Automatic Transmision), mengelola data yang disampaikan oleh sensor-sensor serta mengatur setiap aktuator agar bekerja dengan tepat. Di dalamnya terdapat solenoid bertugas menutup dan membuka saluran fluida.
  • Sensor-sensor, Ini terdiri dari sensor putaran input, sensor putaran output, sensor suhu fluida, sensor RPM, dan sensor trothel.
  • Planeatry gear unit, Pada CVT planetary gear unit dipasangkan agar memungkinkan kendaraan bisa berjalan mundur. Namun pada Automatic Transmision (AT) planetary gear unit tidak hanya berguna untuk agar kendaraan bisa berjalan mundur, tetapi juga untuk mengubah rasio gigi agar bisa didapatkan torsi dan kecepatan kendaraan yang sesuai.
  • Primary dan Secondery Puley. Pada CVT puley berfungsi layaknya planetary gear unit pada AT, yakni mengubah rasio gigi agar bisa didapatkan kecepatan dan torsi yang sesuai, tetapi untuk mundur pada transmisi CVT tetap dibutuhkan planetary gear unit.

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Lokomotif listrik ESS 3200

jarang dikeluarkan dari Balai Yasa Manggarai karena memiliki masalah pada girboks yang sudah tua dan tidak bisa diganti dengan yang baru akibat regulasi

Seri IndyCar

tersebut berlangsung. Untuk transmisi girboks, semua peserta IndyCar menggunakan transmisi semi-otomatis dengan girboks enam percepatan yang dioperasikan

Formula Satu musim 2026

di grid sejak Haas pada musim 2016. Tim ini akan menggunakan mesin dan girboks Ferrari, dengan rencana untuk mengembangkan mesin mereka sendiri pada musim

Transmisi manual

Kebanyakan transmisi M/T bergantung pada splash lubrication meskipun beberapa girboks Rover juga memiliki pompa oli. Sedangkan untuk oli yang digunakan pada

Champ Car World Series

oleh CART untuk musim 2003. Kapasitas mesin: 2.65 L (162 inยณ) DOHC V8 Girboks: 7 Percepatan semi-automatic Berat: Approximately 714.4 kg (1,575 lbs.)

James Hunt

luar biasa bergejolak. Di GP Belgia di Zolder, Hunt mengalami masalah girboks membuat menabrak tembok dan puing ban hampir melukai penonton dan Hunt

Nissan Cube

Tenggara) juga dengan mesin bensinnya 1.3ย L. Selain itu, ada juga pilihan girboks CVT dan penggerak 4 roda. Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nissan

Porsche Carrera GT

tradisional manual 6-kecepatan adalah satu-satunya transmisi yang tersedia. Girboks ini melekat pada gigi tombol beechwood yang terinspirasi dari kenop gigi