Gravitasi Bumi diukur oleh misi NASA GRACE, yang menunjukkan penyebaran dari gravitasi Bumi yang ideal dan mulus, yang disebut Earth ellipsoid. Merah menunjukkan area di mana gravitasi lebih kuat dari nilai standar rata-rata, dan biru menunjukkan area di mana gravitasi lebih lemah. (Versi animasi.) [1]

Gravitasi Bumi, dilambangkan dengan g, adalah percepatan total yang diberikan ke benda yang bergerak di Bumi karena efek gabungan gravitasi (dari distribusi massa di dalam Bumi) dan gaya sentrifugal (dari rotasi Bumi).[2][3]

Dalam satuan SI, percepatan ini diukur dalam meter per detik kuadrat (dalam simbol, m/s2 atau mยทsโˆ’2) atau ekuivalen dalam satuan newton per kilogram (N/kg atau Nยทkgโˆ’1). Di dekat permukaan bumi, percepatan gravitasinya kira-kira 9,81ย m/s2, yang artinya, dengan mengabaikan pengaruh hambatan udara, kecepatan suatu benda jatuh bebas akan bertambah sekitar 9,81 meter per detik setiap detik. Besaran ini kadang-kadang disebut secara informal sebagai g kecil (sebaliknya, konstanta gravitasi disebut sebagai besar).

Kekuatan gravitasi bumi bervariasi bergantung pada lokasinya (lihat gambar). Nilai nominal "rata-rata" di permukaan bumi, yang dikenal sebagai gravitasi standar, menurut definisi, adalah 9.80665 m/s2.[4]

Oleh karena pengaruh gravitasi bumi atau g menjadikan berat suatu benda di permukaan bumi adalah gaya ke bawah pada benda tersebut, yang diberikan oleh hukum gerak kedua Newton, atau (gaya = massa x percepatan),. Percepatan gravitasi berkontribusi pada percepatan gravitasi total, tetapi faktor lain, seperti rotasi bumi, juga berkontribusi, dan oleh karena itu, memengaruhi berat benda. Gravitasi biasanya tidak mencakup tarikan gravitasi Bulan dan Matahari, yang dihitung dalam istilah efek pasang surut laut.

Kontroversi

sunting

Albert Einstein menyatakan bahwa gravitasi adalah manifestasi dari kelengkungan ruang-waktu. Teori gravitasi Einstein memenuhi prinsip korespondensi pada kondisi tertentu. Selain itu, teori gravitasi Einstein memberikan hasil yang sesuai dengan Hukum Gravitasi Newton. Einstein sendiri membuat teori baru yang disebut teori relativitas. [butuh rujukan]

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ JPL and the American Space Program. Yale University Press. hlm.ย 134โ€“160. ISBNย 978-0-300-23629-3.
  2. ^ Boynton, Richard (2001). "Precise Measurement of Mass" Diarsipkan 2013-11-05 di Wayback Machine. (PDF). Sawe Paper No. 3147. Arlington, Texas: S.A.W.E., Inc.
  3. ^ Hofmann-Wellenhof, B. (2006). Physical geodesy. Moritz, Helmut, 1933- (Edisi 2nd, corr. ed). Wien: SpringerWienNewYork. ISBNย 978-3-211-33545-1. OCLCย 209951890. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-08. Diakses tanggal 2020-10-17. ;
  4. ^ Thompson, E Ambler; Thompson, E Ambler; Taylor, Barry N (2008). "Guide for the use of the International System of Units (SI)" (PDF). Gaithersburg, MD. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-08. Diakses tanggal 2020-10-17. ;

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gravitasi

sama lain. Di bumi, gravitasi menyebabkan benda fisik memiliki berat, gravitasi Bulan menyebabkan air laut pasang laut, dan gravitasi matahari mengakibatkan

Bumi

Interaksi gravitasi antara Bulan dengan Bumi merangsang terjadinya pasang laut, menstabilkan kemiringan sumbu, dan secara bertahap memperlambat rotasi Bumi. Bumi

Rotasi Bumi

Bumi adalah peredaran Bumi mengelilingi matahari. Revolusi Bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi Bumi

Hukum gravitasi universal Newton

ini bisa dijelaskan mengapa bumi harus berputar mengelilingi matahari untuk mengimbangi gaya tarik-menarik gravitasi bumi-matahari. Dengan menggunakan

Atmosfer Bumi

renggang sehingga partikel yang bergerak bebas dapat lepas dari tarikan gravitasi bumi dan tertiup ke ruang angkasa oleh angin surya. Sebaliknya, kondisi lapisan

Gravitasi standar

ษก0 atau ษกn, adalah nilai percepatan gravitasi dari suatu objek di keadaan vakum dekat permukaan Bumi. Gravitasi standar ini adalah konstan yang didefinisikan

Bulan

Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di lautan dan pemanjangan waktu pada hari di Bumi. Jarak orbit Bulan dari Bumi saat ini adalah

Percepatan gravitasi

untuk mudahnya. Nilai percepatan gravitasi diperoleh dari perumusan umum gaya gravitasi antara dua benda (objek dan bumi), yaitu g โ†’ = F โ†’ m = G M r 3 r