Gua gletser yang sebagian terendam air di Gletser Perito Moreno. Fasad es yang terlihat memiliki ketinggian sekitar 60 m
Gua gletser ini terbentuk akibat mata air panas di bawah tudung es di daerah tengah selatan Islandia, sebuah negara di mana formasi semacam ini biasa terjadi karena aktivitas panas bumi dan gunung berapi yang tinggi, ditambah tingginya lintang, cuaca dingin, dan seringnya turun salju.

Gua gletser adalah gua yang terbentuk di dalam es gletser. Gua gletser sering disebut gua es, tetapi istilah "gua es" sebenarnya lebih tepat digunakan untuk menggambarkan gua batuan dasar yang berisi es sepanjang tahun.[1]

Kebanyakan gua gletser terbentuk akibat air yang mengalir melalui gletser atau di bawah gletser. Air ini sering berasal dari permukaan gletser melalui pencairan, memasuki es pada bagian moulin (poros vertikal gletser) dan keluar di moncong gletser pada bagian dasarnya. Perpindahan panas dari air dapat menyebabkan pelelehan yang cukup untuk menciptakan rongga berisi udara, kadang-kadang dibantu oleh solifluksi. Gerakan udara kemudian dapat membantu pembesaran gua melalui pencairan di musim panas dan sublimasi di musim dingin.

Beberapa gua gletser terbentuk oleh panas bumi dari ventilasi vulkanik atau mata air panas di bawah es. Misalnya gua gletser Kverkfjรถll di gletser Vatnajรถkull, Islandia, gua gletser vulkanik ini pernah diukur pada tahun 1980-an, dan memiliki panjang sekitar 2,8 kilometer (1,7 mil) dengan rentang vertikal 525 meter (1,722 kaki).

Beberapa gua gletser relatif tidak stabil karena pencairan dan gerakan glasial, karenanya rawan mengalami keruntuhan. Gua gletser sering ditelusuri para ahli glasiologi untuk meneliti bagian dalam gletser. Studi tentang gua gletser itu sendiri kadang-kadang disebut "glasiospeleologi".

Galeri

sunting

Bacaan lanjutan

sunting
  • W. R. Halliday, Glaciospeleology Cave Science Topics, Caving International no. 4, July 1979.
  • J.Schroeder, Inside the Glaciers โ€“ Svalbard, Norway The Canadian Caver vol.22 no.1, 1990.

Referensi

sunting
  1. ^ Nanna Gunnarsdรณttir (n.d.). "Caves in Iceland". Guide to Island, a collaboration of more than 300 travel companies and individuals. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-22. Diakses tanggal 20 January 2015.

Pranala luar

sunting

Media terkait Glacier cave di Wikimedia Commons

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gua

kembali gua-gua tersebut. Gua gletser kadang salah diidentifikasi sebagai "gua es", meskipun istilah terakhir ini selayaknya dikhususkan untuk gua batuan

Gletser Hintertux

deprecated ) adalah gletser yang terletak di puncak Tuxertal, sebuah lembah di sisi Zillertal di negara bagian Tyrol Austria. Gletser ini juga dikenal sebagai

Periode Afrika basah

tahun lampau pada masa akhir Zaman Es. Danau Chad terbentuk atau meluas, gletser es menutupi Gunung Kilimanjaro, dan gurun pasir menyusut. Lalu terjadi

Harimau kalimantan

daripada hari ini, selama Pleistosen Tengah dan Akhir, sebelum Terakhir. Gletser Maksimal sekitar 18.000 tahun yang lalu. Dua belas mamalia non-udara di

Kverkfjรถll

ruang magma yang sangat besar dan sangat panas yang mengarah ke sumber gua gletser. Saat ini, daerah tersebut tidak dapat dikunjungi karena risiko keruntuhan

Kutu es

optimal di habitat mencari makannya. Grylloblattidae tersebar merata di gletser, gua, lingkungan pegunungan, dan kadang-kadang juga di hutan dataran rendah

Pleistosen

menjadi lebih ringan secara isotop. saat salju semakin tinggi di permukaan gletser yang lebih dingin dan lebih jauh dari sumber air. Akibatnya, lapisan es

Taman Nasional Pegunungan Rocky di Kanada

lanskap gunungnya yang terdiri atas puncak gunung, gletser, danau, air terjun, ngarai dan gua-gua kapur serta beberapa fosil yang dapat ditemukan di kawasan