Peta Shudao (jalan menuju Shu atau Sichuan sekarang), Guanzhong di kanan atas berupa lembah.
Guanzhong
Hanzi tradisional: 關中
Hanzi sederhana: 关中
Makna harfiah: Di dalam jalan kecil

Guanzhong (Hanzi: 关中, dulunya diromanisasi menjadi Kwanchung) sering juga disebut Cekungan Guanzhong, Cekungan Sungai Wei atau terkadang Wilayah Shaanzhong, merupakan wilayah bersejarah di Tiongkok yang sesuai dengan bentuk cekungan graben bulan sabit di tengah provinsi Shaanxi saat ini. Setelah kehancuran Chang'an pada tahun-tahun terakhir Dinasti Tang, Guanzhong menjadi kurang signifikan secara politik maupun ekonomi pada masa dinasti-dinasti berikutnya.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ 冀朝鼎著,朱詩鰲譯《中國歷史上的基本經濟區與水利事業的發展》(北京: 中國社會科學出版社, 1981) pp. 75-76.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Wu Guanzhong

Wu Guanzhong (Hanzi sederhana: 吴冠中; Hanzi tradisional: 吳冠中; Pinyin: Wú Guànzhōng; 29 Agustus 1919 – 25 Juni 2010) adalah seorang pelukis kontemporer asal

Luo Guanzhong

Luo Guanzhong (Hanzi: 羅貫中; diperkirakan lahir sekitar 1330 - 1400 M) adalah seorang sastrawan terkenal Tiongkok pada zaman Dinasti Ming. Ia adalah penulis

Wang Jian (Qin)

bersama dengan Bai Qi, Lian Po dan Li Mu. Wang lahir di Dongxiang, Pinyang, Guanzhong (timur laut Kabupaten Fuping modern, provinsi Shaanxi). Putranya, Wang

Xiang Yu

timur Guanzhong, ia melihat lintasan tersebut dikuasai oleh pasukan Liu Bang, sebuah tanda yang mengartikan bahwa Liu Bang sudah menguasai Guanzhong. Cao

Daftar tokoh Kisah Tiga Negara

tetapi ada pula sebagian kecil merupakan tokoh yang diciptakan oleh Luo Guanzhong di dalam novel Kisah Tiga Negara. Ahui Nan Bao Zhong Bei Yan Bian Xi Bo

Kisah Tiga Negara

yang mewarisi Dinasti Han yang telah runtuh. Roman ini ditulis oleh Luo Guanzhong (羅貫中), seorang sastrawan dinasti Ming yang mengambil referensi dari literatur

Perlintasan Tong

pertahanan penting yang melindungi wilayah Xi'an dan wilayah sekitar Guanzhong dari daerah Dataran Cina Utara. Perlintasan ini dibangun pada tahun 196

Sumpah Setia Tiga Saudara di Taman Persik

yang terdapat pada roman sejarah Kisah Tiga Negara yang ditulis oleh Luo Guanzhong. Peristiwa ini terjadi pada akhir pemerintahan Dinasti Han Timur pada