Halotana
Data klinis
AHFS/Drugs.comMicromedex Detailed Consumer Information
Kode ATC
Data farmakokinetika
MetabolismeHepatic (CYP2E1[1])
EkskresiRenal
Pengenal
  • 2-Bromo-2-chloro-1,1,1-trifluoroethane
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.005.270 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC2HBrClF3
Massa molar197.381 g/mol
Model 3D (JSmol)
  • C(C(F)(F)F)(Cl)Br
  • InChI=1S/C2HBrClF3/c3-1(4)2(5,6)7/h1Hย checkY
  • Key:BCQZXOMGPXTTIC-UHFFFAOYSA-Nย checkY
ย ย (verify)

Halotana atau Fluotana adalah obat anestesi inhalasi berbentuk cairan bening tak berwarna yang mudah menguap dan berbau harum.[2] Dibuat pertama kali oleh C.W. Suckling pada tahun 1951.[2] Pemberian halotana sebaiknya bersama dengan oksigen atau nitrous okside 70%-oksigen dan sebaiknya menggunakan vaporizer yang khusus dikalibrasi untuk halotana agar konsentrasi uap yang dihasilkan itu akurat dan mudah dikendalikan.[2]

Halotana dapat menimbulkan terjadinya halotana hepatitis, terutama bila obat ini diberikan dalam jangka waktu pendek (pemberian berkali-kali dalam jangka waktu pendek).[3] Obat ini dimetabolisme di hepar sebanyak 20-45%.[3] Hasil metabolismenya berupa Br-, F-, Cl-, asam trifluoracetat, gas chlorodifluoroetilen serta chlorotrifluoroetilen.[3]

Efek Samping

sunting

Recovery dari anestesi dengan Halotana terjadi cukup cepat.[3] Apabila terjadi rasa mual dan muntah pada masa pasca bedah / anestesi kadang-kadang hebat, maka harus dilakukan pengawasan dan perawatan yang saksama untuk mencegah terjadinya komplikasi akibat muntah, terutama pada pasien yang waktu puasa pra bedah kurang dari 8 jam (dewasa), seperti pada kasus bedah akut.[3] Sedangkan pada masa setelah bedah, pasien akan menggigil.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ "DrugBank: DB01159 (Halothane)". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-08-29. Diakses tanggal 2014-06-10.
  2. ^ a b c "Anastei Umum". [pranala nonaktif permanen]
  3. ^ a b c d e f "Obat Anesthesi inhalasi halotan". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-06-05. Diakses tanggal 2014-06-25. ;

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan

Gliseril trinitrat Griseofulvin Getah perca Haloperidol Haloperidol dekanoat Halotana Heksaklorofen Hemodialisa Heparin Hepatitis B imunoglobulin (human) Hidrogen

Anestetik

efek opioidnya. Desflurana (umum) Enflurana (sebagian besar dihentikan) Halotana (murah, namun dihentikan) Isoflurana (umum) Metoksiflurana Oksida nitrat

Halogenasi

Br2 pada alkena. Sebagai contoh brominasi adalah sintesis organik pada halotana anestetik dari trikloroetilena: Senyawa organobromin merupakan organohalida

Tata nama organik

alfabet. Contohnya, CHCl3 (kloroform) adalah triklorometana. Anestetik halotana (CF3CHBrCl) adalah 2-bromo-2-kloro-1,1,1-trifluoroetana. Secara umum penamaan

Sevoflurana

hewan. Bersama dengan desfluran, sevofluran menggantikan isofluran dan halotana dalam praktik anestesi modern. Senyawa ini sering diberikan dalam campuran

Propofol

Dietil eter Enfluran Etil klorida Etilena Fluroksena Bensin Halopropana Halotana Isofluran Kerosin Metoksifluran Metoksipropana Nitrogen monoksida Nitrogen

Sedatif

Dinitrogen monoksida ("gas tertawa") Enfluran Esketamin Etil klorida Etomidat Halotana Isofluran Ketamin Ksenon Metoksifluran Propofol Siklopropana Sevofluran

Dietil eter

dipakai semenjak sejumlah agen anestesi yang tidak mudah terbakar seperti halotana mulai tersedia. Lagipula eter memiliki efek-efek sampingan yang tak diinginkan