Hans Wilhelm Münch (14 Mei 1911 – 6 Desember 2001) adalah seorang dokter Jerman. Kala Pengadilan Polandia di Kraków mengadili 40 mantan petugas kamp konsentrasi Auschwitz, hanya dr. Hans Wilhelm Münch yang dibebaskan. Mantan tahanan kamp konsentrasi membela Münch sebagai satu-satunya petugas Nazi yang baik dan manusiawi. Münch memberikan mereka makan dan memperpanjang eksperimen palsu agar para tahanan tidak dibantai. Münch tidak mau ikut proses "seleksi" yang dilakukan Nazi untuk menentukan siapa yang bekerja, dijadikan "kelinci percobaan", atau mati di Auschwitz. Tindakan terakhir Münch sebelum kamp Auschwitz ditinggalkan adalah membebaskan dan mempersenjatai para tahanan.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "9 Kisah Singkat di PD2 yang Layak Diangkat ke Layar Lebar". Idntimes.com.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Markus Münch

tempat kedua. Münch menasbihkan diri di skuad utama musim setelahnya – laga perdananya terjadi bulan Oktober, masuk menggantikan Hans Pflügler kalah

Persidangan Auschwitz

Television Interview with Hans Münch". Svenska Kommitten Mot Antisemitism (Swedish Committee Against Antisemitism); SS-Untersturmfuehrer Hans Muench (in) "Foernekandet

Metamorfosis (buku)

Joan Miró Amedeo Modigliani Piet Mondrian Claude Monet Henry Moore Edvard Munch Emil Nolde Georgia O'Keeffe Méret Oppenheim Henri Ottmann Francis Picabia

Friedrich Nietzsche

kepada istri Wagner, Cosima pada tahun 1871. Konduktor dan pianis Jerman Hans von Bülow juga menilai karya Nietzsche yang lain sebagai "draf musik paling

Eduard Wirths

itu ia harus menjadi pria yang tangguh'. . . [butuh rujukan] Holokaus Hans Münch Lifton: p. 385 Lifton: p. 400 Lifton, p. 385 Naomi Baumslag, Murderous

Kematian tahun 2001

Indrajit Gupta Gusmiati Suid Ellen Hammer Hani Hanjour William Hanna Hans Münch Abdul Haq Suharnoko Harbani Marvin Harris Aaliyah Nigel Hawthorne Ahmed

Norwegia

seperti Kitty Kielland, seorang pelukis wanita yang belajar di bawah bimbingan Hans Gude, dan Harriet Backer, pelopor lain di kalangan seniman wanita, yang dipengaruhi

Seni lukis

sesudahnya, seperti: Brueghel, Giuseppe Arcimboldo, Matthias Grünewald, Hans Baldung Grien, Francisco de Goya, Gustave Moreau, Henry Fuseli, Odilon Redon