Seorang wanita sedang memainkan morchang dari Rajasthan.
Kamuz dari Slovakia.
Pikon milik suku Hubula (Dani).

Harpa mulut adalah alat musik yang terbuat dari bambu, pelepah enau, kayu, atau logam, yang dimainkan dengan mendekatkannya ke rongga mulut, kemudian menarik-narik utas (tali) yang dihubungkan dengan lidah getar pada alat musik tersebut, atau memetik lidah getar berupa lamela logam, sedangkan mulut si pemakai berfungsi sebagai resonator. Genggong termasuk alat musik jenis idiofon yang dimainkan dengan cara dipetik (lamelofon).[1]

Penamaan dan variasi

sunting

Berbagai variannya ada di berbagai penjuru dunia, seperti: Jew's harp, jaw harp, atau mouth harp (Inggris), drumbla (Slowakia), khomus (Siberia), morchang (Rajasthan).

Di Indonesia terdapat karinding (Jawa Barat),[2] Genggong (Bali), rinding (Jawa Tengah), sagasaga (Sumatra Utara)[3], kuriding (Kalimantan Selatan), pikon (Papua Pegunungan)[4], knobe oh (NTT),[5] selober (NTB), yori (Sulawesi Tengah),[6] gongga lawe (Sulawesi Barat)[7].

Sejarah

sunting

Penggambaran paling awal tentang seseorang yang sedang memainkan harpa mulut terdapat pada lukisan Tionghoa yang dibuat pada abad ke-4 SM.[8] Peninggalan arkeologis di Eropa berupa harpa mulut yang masih utuh juga diklaim berasal dari zaman yang sama, tapi tidak ada catatan maupun lukisan sejarah yang berasal dari masa tersebut yang menampilkan alat musik harpa mulut.[9]

Genggong Bali

sunting

Genggong Bali adalah alat musik harpa mulut tradisional yang berasal dari Bali dan diwariskan secara turun temurun, kemungkinan besar ditemukan pada abad ke-18 di desa Batuan, Gianyar yang sampai saat ini masih menjadi alat musik yang populer disana. [10] Dahulu, genggong sering dimainkan oleh para petani sambil melepas lelah di sawah. Bahkan, tidak jarang juga dulu seseorang memainkan genggong dengan maksud untuk menarik perhatian wanita (kekasihnya). Fungsi perangkat gamelan ini sekarang hanyalah terbatas untuk keperluan hiburan belaka (balih-balihan). Pada masa lalu gamelan genggong Bali juga sering dipergunakan dalam rangkaian upacara perkawinan, yaitu pada saat pengantin pria menjemput pengantin wanita atau pada waktu upacara permakluman secara religi (mepejati)

Alat musik ini berasal dari pelapah pohon enau (Dalam Bahasa Bali disebut pugpug) Genggong sangat berhubungan erat dengan laras slendro empat nada, yang dipakai dalam gamelan Bali Genggong yang semula merupakan instrumen tunggal, dalam perjalanan sejarahnya kemudian dikembangkan dan berkembang menjadi sebuah barungan (ensambel).[11]

Referensi

sunting
  1. ^ "Asal Usul Alat Musik Bali Genggong, Dibuat Oleh Gajah Mada Saat Istirahat". Suarabali.id. Diakses tanggal 2026-01-23.
  2. ^ "Atraksi Seni Musik Tradisional Kaledor". jadesta.kemenpar.go.id. Diakses tanggal 2026-01-23.
  3. ^ "Kajian Organologis Saga-saga Batak Toba Buatan Bapak Guntur Sitohang Di Desa Turpuk Limbong Kecamatan Harian Boho, Kabupaten Samosir". text-id.123dok.com. Diakses tanggal 2026-01-23.
  4. ^ Dwi (2023-06-06). "13 Alat Musik Tradisional Papua dan Cara Memainkannya". Tambah Pinter (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-23.
  5. ^ Anggraeni, Annisa. "Mengenal 5 Alat Musik Trandisional NTT, Bukan Hanya Sasando". detikbali. Diakses tanggal 2026-01-23.
  6. ^ "Yori Khas Sulawesi Tengah » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-01-23.
  7. ^ "Gonggo Lawe » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-01-23.
  8. ^ "Sicilian Item of the day:Marranzano". Siciliamo (blog). 2007-08-10. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-08. Diakses tanggal 2008-02-20.
  9. ^ Silkroad Foundation; Lee, Adela C.Y. "The Search for the Origins of the Jew's Harp". silkroadfoundation.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-30. Diakses tanggal 20 June 2015.
  10. ^ https://budaya-data.kemdikbud.go.id/wbtb/objek/AA001514
  11. ^ https://isi-dps.ac.id/genggong-2/

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sacred Harp

from the Sacred Harp Performed by the Alabama Sacred Harp Singers Bermasalah memainkan berkas ini? Lihat bantuan media. Nyanyian Sacred Harp adalah tradisi

Harpa

Harpa atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Harp adalah jenis alat musik petik. Sering kali alat musik ini diilustrasikan bersama dengan para malaikat

Sandy Winarta

Haden Liberation Music Orchestra, Everette Harp, Maurice Brown, Omar (pemenang Grammy Award), Everette Harp, Hadrien Feraud, David Garfield (George Benson

Indra Lesmana

bersama penyanyi Dira Sugandi dan rapper Kyriz. Pada Mei 2012, Everette Harp, saksofonis asal Los Angeles, Amerika Serikat, dan Indra Lesmana Quartet

The Burmese Harp (film 1956)

The Burmese Harp (ビルマの竪琴code: ja is deprecated , Biruma no tategoto, alias Harpa dari Burma) adalah sebuah film hitam-putih Jepang 1956 yang disutradarai

Alat musik perkusi

sederhananya "pit". Contoh alat musik perkusi bernada: Chimes Crotales Glass harp Glass harmonica Lira Marimba Steelpan Hang drum Tubular bell Timpani Tuned

Agus Suhartono

Nuclear Biological Chemical Damage (NBCD, Belanda, 1986) Operation/Maintenance HARP (1987) Seskoal Angkatan-32 (1994/1995) Sesko TNI Angkatan-26 (1999/2000)

Gold Ship

finis di posisi kedua, kalah tiga perempat panjang dari pemenang Oka Shō, Harp Star. Sugai mengatakan bahwa "gagal bukanlah hal yang memalukan" saat mencoba