Letak Voyager 1 dan 2 (2005).

Heliosheath (bahasa Indonesia: selubung surya) adalah zona antara gelombang kejut (termination shock) dan heliopause di perbatasan luar tata surya. Zona ini berada di sepanjang pinggiran heliosfer, sebuah "gelembung" yang disebabkan oleh angin surya.

Jaraknya diperkirakan sekitar 80 hingga 100 unit astronomi (AU) dari matahari. Misi penjelajah luar angkasa Voyager 1 dan Voyager 2 saat ini termasuk meneliti heliosheath tersebut.

Pada Mei 2005, dilaporkan bahwa Voyager 1 telah melewati termination shock dan memasuki heliosheath pada Desember 2004, pada jarak 94 AU. Sebuah laporan yang lebih awal yang menyatakan bahwa hal ini telah terjadi pada Agustus 2002 (pada 85 AU) kini dianggap secara umum sebagai terlalu awal.

Referensi istilah

sunting
  • (Indonesia) Fisikanet - diperoleh pada 28 Mei 2005

Pranala luar

sunting

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tata Surya

berubah menjadi kencang, membentuk struktur oval yang dikenal sebagai heliosheath, dengan kelakuan mirip seperti ekor komet, mengulur keluar sejauh 40

Voyager 1

cahaya. Wahana ini sekarang berada di bagian luar tata surya yang disebut heliosheath, di mana angin matahari terkompresi dan menjadi bergolak oleh interaksi

Program Voyager

di mana angin matahari melambat ke kecepatan subsonik, dan memasuki heliosheath , di mana angin matahari dikompresi dan dibuat bergolak karena interaksi

Bintang

Burlaga, L. F.; et al. (2005). "Crossing the Termination Shock into the Heliosheath: Magnetic Fields". Science. 309 (5743): 2027–2029. Bibcode:2005Sci..

Heliosfer

ekor mirip komet pada sisi belakang matahari. Ini dinamai heliosheath. Permukaan luar heliosheath, di mana heliosfer bertemu dengan medium antarbintang dinamai

Mei 2005

Machine. 26 - Voyager 1, benda buatan manusia terjauh, telah memasuki heliosheath dan berada di perbatasan meninggalkan tata surya dan memasuki medium