📑 Table of Contents

Dalam kimia, hidrat adalah zat yang mengandung air atau unsur penyusunnya. Keadaan kimiawi air sangat bervariasi pada kelas hidrat yang berbeda, beberapa di antaranya dinamai demikian sebelum struktur kimianya dipahami.[1] Istilah ini digunakan dalam kimia organik dan anorganik untuk menunjukkan bahwa suatu substansi mengandung air.

Sebenarnya, perbedaan dari senyawa hidrat dan anhidrat bisa didapat dari definisi masing-masing. Berikut ini perbedaan dari senyawa hidrat dan anhidrat yang perlu kamu ketahui:

  • Senyawa hidrat adalah senyawa atau substansi kimia yang di dalamnya mengandung molekul air yaitu H2O.
  • Senyawa anhidrat adalah senyawa atau substansi kimia yang tidak ada kandungan molekul air yaitu H2O.
  • Reaksi yang bersifat bolak-balik bisa terjadi pada senyawa-senyawa hidrat.
  • Penambahan air bisa dilakukan untuk membentuk atau menciptakan senyawa hidrat.
  • Sebaliknya, pengurangan atau peniadaan air bisa mengubah senyawa hidrat menjadi senyawa anhidrat.

Pada dasarnya, kandungan airlah yang menjadi pembeda dari keduanya.

Berikut ini beberapa contoh senyawa hidrat lengkap dengan rumus kimianya:

  • Asam Oksalat Dihidrat dengan rumus kimia H2C2O4.2H2O
  • Natrium Metaborat Pentahidrat dengan rumus kimia Na2B4O7.5H2O
  • Natrium Karbonat Dekahidrat dengan rumus kimia Na2CO3.10H2O
  • Fero Bromida Tetrahidrat dengan rumus kimia FeBr2.4H2O

Berikut ini beberapa contoh senyawa anhidrat lengkap dengan rumus kimianya:

  • Asam Oksalat dengan rumus kimia H2C2O4
  • Natrium Metaborat dengan rumus kimia Na2B4O7
  • Natrium Karbonat dengan rumus kimia Na2CO3
  • Fero Bromida dengan rumus kimia FeBr2

Kimia anorganik

sunting

Hidrat adalah garam anorganik yang "mengandung molekul air yang tergabung dalam rasio tetap sebagai bagian penting dari kristal".[2][3] Air ini dapat terikat ke pusat logam atau terkristalisasi dengan kompleks logam. Hidrat ini juga dikatakan mengandung air kristalisasi atau air hidrasi. Jika air tersebut adalah air berat, yaitu unsur hidrogennya berupa isotop deuterium, istilah deuterat akan digunakan untuk menggantikan hidrat.[4]

Kimia organik

sunting

Dalam kimia organik, hidrat merupakan senyawa yang terbentuk dari penambahan air ke molekul lain. Misalnya, etanol (CH3โ€“CH2โ€“OH) dapat dianggap sebagai hidrat dari etena (CH2=CH2) karena terbentuk dari penambahan H ke satu C dan OH ke C yang lain. Contoh lain adalah kloral hidrat (CCl3โ€“CH(OH)2) yang terbentuk dari reaksi antara air dengan kloral (CCl3โ€“CH=O).[butuh rujukan]

Referensi

sunting
  1. ^ Astari, Rika; Triana, Winda (2018). Kamus Kesehatan Indonesia-Arab (PDF). Sleman, Yogyakarta: Trussmedia Grafika. hlm.ย 166. ISBNย 978-602-5747-22-9.
  2. ^ "Hydrate". Farlex, Inc (TheFreeDictionary.com). Diakses tanggal 2009-07-08.
  3. ^ Greenwood, N. N.; Earnshaw, Alan (1997). Chemistry of the Elements. Elsevier Science Ltd.
  4. ^ Lewin, Sherry (1974). Displacement of water and its control of biochemical reactions. Internet Archive. London, New York, Academic Press. ISBNย 978-0-12-446250-2.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hidrat kloral

Hidrat kloral atau kloralhidrat adalah sebuah geminal diol dengan rumus C2H3Cl3O2. Zat tersebut bersifat padat dan tak berwarna. Zat tersebut digunakan

Asam kloroaurat

kloroaurat adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus H[AuCl4]. Ia membentuk hidrat H[AuCl4]ยทnH2O. Baik trihidrat maupun tetrahidratnya telah diketahui. Keduanya

Hidrazin hidrat

Hidrazin hidrat adalah senyawa kimia dengan rumus H2N-NH2ยทH2O. Mengandung 61% hidrazin berdasarkan massa dan 39% air. Digunakan oleh Jerman sejak tahun

Natrium sulfat

sulfat adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia Na2SO4 dengan beberapa hidratnya. Semua natrium sulfat berbentuk padatan putih yang sangat mudah larut

Asal-usul air di Bumi

melalui mineralisasi dan fotosintesis Perembesan air yang disimpan di mineral hidrat di bebatuan Bumi secara perlahan. Fotolisis: radiasi dapat mengurai ikatan

Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu sumber utama energi bagi tubuh ('hidrat dari karbon'), hidrat arang, terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen

Beton bertulang

meteorik bereaksi dengan CO 2 atmosfer, portlandit dan kalsium silikat hidrat (CSH) dari pasta semen yang mengeras menjadi semakin terkarbonasi dan pH

Metana klatrat

Metana klatrat (atau metana hidrat, hidrometana, es metana) adalah metana (CH4) yang terperangkap dalam struktur kristal air, membentuk suatu wujud yang