Hidrogenasi asam maleat
Hidrogenasi asam maleat

Hidrogenasi adalah istilah yang merujuk pada reaksi kimia yang menghasilkan adisi hidrogen (H2). Proses ini umumnya terdiri dari adisi sepasang atom hidrogen ke sebuah molekul. Penggunaan katalis diperlukan agar reaksi yang berjalan efisien dan dapat digunakan; hidrogenasi non-katalitik hanya berjalan dengan kondisi temperatur yang sangat tinggi. Hidrogen beradisi ke ikatan rankap dua dan tiga hidrokarbon.[1]

Oleh karena pentingnya hidrogen, banyak reaksi-reaksi terkait yang telah dikembangkan untuk kegunaannya. Kebanyakan hidrogenasi menggunakan gas hidrogen (H2), tetapi ada pula beberapa yang menggunakan sumber hidrogen alternatif; proses ini disebut hidrogenasi transfer. Reaksi balik atau pelepasan hidrogen dari sebuah molekul disebut dehidrogenasi. Reaksi di mana ikatan diputuskan ketika hidrogen diadisi dikenal sebagai hidrogenolisis. Hidrogenasi berbeda dengan protonasi atau adisi hidrida; pada hidrogenasi, produk yang dihasilkan mempunyai muatan yang sama dengan reaktan.

Contoh reaksi hidrogenasi adalah adisi hidrogen ke asam maleat, menghasilkan asam suksinat seperti gambar di samping.[2] Beberapa aplikasi penting hidrogenasi ditemukan dalam bidang petrokimia, farmasi, dan industri makanan. Hidrogenasi lemak takjenuh menghasilkan lemak jenuh, dan kadang pula lemak trans.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Hudlický, Miloš (1996). Reductions in Organic Chemistry. Washington, D.C.: American Chemical Society. hlm. 429. ISBN 0-8412-3344-6.
  2. ^ Catalytic Hydrogenation of Maleic Acid at Moderate Pressures A Laboratory Demonstration Kwesi Amoa 1948 Journal of Chemical Education • Vol. 84 No. 12 December 2007

Bacaan lebih lanjut

sunting

Organic Syntheses, Coll. Vol. 7, p. 226 (1990).http://orgsynth.org/orgsyn/pdfs/CV7P0226.pdf. Organic Syntheses, Coll. Vol. 8, p. 609 (1993). http://orgsynth.org/orgsyn/pdfs/CV8P0609.pdf. Organic Syntheses, Coll. Vol. 5, p. 552 (1973). http://orgsynth.org/orgsyn/pdfs/CV5P0552.pdf Organic Syntheses, Coll. Vol. 3, p. 720 (1955). http://orgsynth.org/orgsyn/pdfs/CV4P0603.pdf Organic Syntheses, Coll. Vol. 6, p. 371 (1988). http://orgsynth.org/orgsyn/pdfs/CV6P0371.pdf early work on transfer hydrogenation: Davies, R. R.; Hodgson, H. H. J. Chem. Soc. 1943, 281. Leggether, B. E.; Brown, R. K. Can. J. Chem. 1960, 38, 2363. Kuhn, L. P. J. Am. Chem. Soc. 1951, 73, 1510.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Senyawa aromatik

SN2 biasa, karena terjadi pada atom karbon trigonal (hibridisasi sp2). Hidrogenasi arena menghasilkan cincin jenuh. Senyawa 1-naftol direduksi sepenuhnya

Kortisol

disekresi oleh kelenjar hipofisis, juga merupakan hasil reaksi organik hidrogenasi pada gugus 11-keto molekul hormon kortison yang dikatalis oleh enzim

Ekstraksi minyak serpih

kerogen dalam serpih minyak menjadi menjadi serpih minyak oleh pirolisis, hidrogenasi, atau thermal dissolution. Minyak serpih yang dihasilkan digunakan sebagai

Minyak bayi

Guineensis (minyak sawit) Glycine Soja Oil ( minyak kedelai ) Minyak Zaitun Terhidrogenasi ( minyak zaitun ) Minyak Persea Gratissima ( minyak alpukat ) Minyak

Nikel

memiliki kegunaan pembuatan bahan kimia khusus, seperti katalis untuk hidrogenasi (untuk ini digunakan nikel Raney), katoda untuk baterai, pigmen, dan

Butterscotch

"butterscotch chips", yaitu kepingan kecil yang dibuat dengan lemak terhidrogenasi (padat) agar memiliki tekstur dan fungsi yang mirip dengan chocolate

Karbon monoksida

dari alkena, CO, dan H2. Metanol diproduksi dari hidrogenasi CO. Pada reaksi yang berkaitan, hidrogenasi CO diikuti dengan pembentukan ikatan C-C, seperti

Asam lemak

tidak dijumpai di alam dan merupakan hasil pengolahan manusia (misalnya, hidrogenasi). Perbedaan geometri antara berbagai jenis asam lemak tak jenuh, dan