Rabun dekat
SpesialisasiOptometri, Oftalmologiย Sunting ini di Wikidata
Hipermetropi

Rabun dekat atau hipermetropia adalah kelainan refraksi mata di mana bayangan dari sinar yang masuk ke mata jatuh di belakang retina. Hal ini dapat disebabkan karena bola mata yang terlalu pendek atau kelengkungan kornea yang kecil. [1] Penderita kelainan refraksi ini tidak dapat membaca pada jarak yang normal (30ย cm), karena itu penderita harus menjauhkan bahan bacaannya untuk dapat membaca secara jelas. Penderita juga akan sulit untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Perbaikan penglihatan dapat dilakukan dengan memakai kacamata dengan lensa sferis positif (cembung).

Referensi

sunting
  1. ^ (Inggris) "Hyperopia (farsightedness)". American Optometric Association. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-05-04. Diakses tanggal 2011-07-02.

Lihat pula

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Bedah refraktif

refraktif dipakai untuk mengobati penyakit penglihatan umum seperti miopia, hiperopia, presbiopia dan astigmatisme. DJO|Digital Journal of Ophthalmology

Trifluoperazin

yang berlebihan (midriasis), yang meningkatkan kemungkinan pasien dengan hiperopia mengembangkan glaukoma. Trifluoperazine dikontraindikasikan pada depresi

Rabun jauh

penglihatan' (GEN แฝ ฯ€ฯŒฯ‚code: grc is deprecated (ลpos)). Lawan dari miopia adalah hiperopia, atau rabun dekat. Orang berabun jauh dapat melihat secara jelas hingga

Domba

pandang dapat diperluas dengan memiringkan kepala. Mata domba menunjukkan hiperopia yang sangat rendah dan sedikit astigmatisme. Karakteristik visual seperti

Siklopentolat

fokusnya (akomodasi) untuk melihat dalam jarak jauh dan dekat. Koreksi hiperopia laten pada anak-anak sering kali dapat mencegah atau terkadang memperbaiki