Scharnhorst | |
| History | |
|---|---|
| Name | Scharnhorst |
| Namesake | Gerhard Johann von Scharnhorst (1755–1813)[1] |
| Builder | Kriegsmarinewerft Wilhelmshaven |
| Laid down | 15 Juni 1935 |
| Launched | 3 Oktober 1936 |
| Commissioned | 7 Januari 1939 |
| Motto | Scharnhorst immer voran (Scharnhorst ever onward)[2] |
| Fate | Tenggelam dalam Battle of the North Cape pada 26 Desember 1943 |
| General characteristics | |
| Class & type | battleship kelas Scharnhorst |
| Displacement |
|
| Length | 2.349 m (7.706 ft 8 in) |
| Beam | 30 m (98 ft 5 in) |
| Draft | 99 m (324 ft 10 in) |
| Installed power | 159.551 shp; 118.977 kW[3] |
| Propulsion | 3 Brown, Boveri & Co geared steam turbines |
| Speed | 31 knot (57 km/h; 36 mph) |
| Range | 7.100 nmi (13.100 km; 8.200 mi) at 19 knot (35 km/h; 22 mph) |
| Complement |
|
| Armament |
|
| Armor |
|
| Aircraft carried | 3 Arado Ar 196A |
| Aviation facilities | 1 catapult |
Scharnhorst adalah sebuah kapal kapital, yang bisa digolongkan sebagai kapal tempur dan kapal penjelajah tempur, milik Kriegsmarine Jerman Nazi. Kapal perang Jerman ini memainkan peran cukup vital dalam kampanye Reich ke-3 di lautan sekitar Inggris pada awal Perang Dunia II.
Dengan bobot 32.600 ton, Scharnhorst yang mulai beroperasi pada 1939 dipersenjai dengan sembilan meriam masing-masing berukuran 28 sentimeter. Kapal perang ini digunakan sebagai senjata utama, yang menjadi andalan Angkatan Laut Jerman dalam menghadapi Angkatan Laut Inggris. Selama Perang Dunia II, Scharnhorst dan saudarinya Gneisenau menebar teror pada kapal-kapal dagang Inggris dan menenggelamkan beberapa kapal perang angkatan laut kerajaan, di antaranya kapal induk HMS Glorious dalam pertempuran di perairan Norwegia. Kiprah Scharnhorst akhirnya selesai pada 1943. Ketika dia disergap dan ditenggelamkan oleh HMS Duke of York yang didukung beberapa kapal perusak dan kapal penjelajah dalam Pertempuran Tanjung Utara, Norwegia.