Pertempuran antara kaum Husite (kiri) dan prajurit salib Katolik pada abad ke-15
Wilayah Mahkota Bohemia selama Peperangan Husite. Gerakan ini dimulai selama masa Renaisans di Praha dan dengan cepat menyebar ke selatan dan kemudian ke wilayah-wilayah Kerajaan Bohemia lainnya. Pada akhirnya, gerakan ini berkembang ke wilayah-wilayah kekuasaan Mahkota Bohemia yang lainnya juga.

Husite (bahasa Ceko: Husitรฉ atau Kaliลกnรญci, "Kaum Piala"; Latin: Hussitae) adalah gerakan Kristen proto-Protestan di Ceko yang dipengaruhi oleh Ritus Bizantin dan John Wycliffe (fl. 1401โ€“1415). Gerakan ini merupakan bagian dari Reformasi Bohemia.

Wilayah-wilayah Ceko awalnya telah dijadikan Kristen oleh misionaris Yunani Bizantium Santo Sirilus dan Metodius, yang memperkenalkan Ritus Bizantin dalam bahasa liturgis Slavia Gerejawi Kuno dan tradisi Bizantium mengenai Perjamuan dalam dua rupa yang diselenggarakan dengan sendok kudus. Namun, selama abad-abad berikutnya, Ritus Romawi dalam bahasa Latin Gerejawi, yang lebih sulit dimengerti daripada bahasa Slavia oleh penutur asli bahasa Ceko Kuno, dipaksakan kepada orang-orang Ceko meskipun ada perlawanan dari masyarakat, oleh uskup-uskup yang berbahasa Jerman, dimulai dengan Wiching, dari Kekaisaran Romawi Suci. (Lihat pula Biara Sรกzava).[1] Karena kenangan budaya mengenai perjamuan dalam dua rupa dan Liturgi Ilahi dalam bahasa yang lebih dekat dengan bahasa vernakular mereka masih ada hingga memasuki masa Renaisans, gagasan-gagasan Jan Hus dan orang-orang lain sepertinya dengan cepat mendapat dukungan masyarakat luas. Setelah Hus diadili dan dihukum mati dalam Konsili Konstanz,[2] terjadi serangkaian perang salib, perang saudara, dan kompromi antara berbagai faksi dengan berbagai agenda teologis yang berbeda. Pada akhir Peperangan Husite (1420โ€“1434), kaum Utraquis yang sekarang didukung Katolik menjadi pemenang dari konflik yang terjadi mengalahkan Jan ลฝiลพka dan kaum Taborit, yang memeluk pengajaran yang lebih radikal dari John Wycliffe dan kaum Lollardi, dan menjadi kelompok Husite yang dominan di Bohemia.

Kaum Katolik dan Utraquis diberikan kesetaraan hukum di Bohemia setelah perdamaian agama Kutnรก Hora pada tahun 1485. Bohemia dan Moravia, atau yang sekarang menjadi wilayah Ceko, tetap menjadi mayoritas Husite selama dua abad. Katolik Roma baru dipaksakan kembali oleh Kaisar Romawi Suci Ferdinand II menyusul Pertempuran Gunung Putih pada tahun 1620 dan selama Perang Tiga Puluh Tahun.

Tradisi Husite terus dilestarikan dalam Gereja Moravia, Persatuan Saudara dan, sejak pembubaran Austria-Hungaria, oleh Gereja Husite Cekoslowakia yang didirikan kembali.[3] Warisan dari Santo Sirilius dan Metodius yang dihidupkan kembali juga terus berlanjut dalam Gereja Ortodoks di Tanah Ceko dan Slowakia dan Eksarkat Apostolik Gereja Katolik Yunani di Ceko.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Dvornik, F. (1964). "The Significance of the Missions of Cyril and Methodius". Slavic Review. 23 (2): 195โ€“211. doi:10.2307/2492930. JSTORย 2492930. S2CIDย 163378481.
  2. ^ Oxford Dictionary of the Christian Church (Oxford University Press 2005 ISBN 978-0-19-280290-3), article "Constance, Council of"
  3. ^ Nฤ•mec, Ludvรญk "The Czechoslovak heresy and schism: the emergence of a national Czechoslovak church," American Philosophical Society, Philadelphia, 1975, ISBN 0-87169-651-7

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Peperangan Husite

Peperangan Husite, juga disebut Peperangan Bohemia atau Revolusi Husite, adalah konflik yang berlangsung antara kelompok Husite melawan raja-raja Eropa

Protestanisme

Lipany pada masa Perang Husite. Ada dua kubu di dalam golongan Husite, yakni kubu moderat dan kubu radikal. Pecahan-pecahan Husite lainnya yang lebih kecil

Perang Salib

25 September, menawan 3.000 orang. Perang Salib Husite, dikenal juga dengan sebutan Peperangan Husite atau Peperangan Bohemia, merupakan aksi militer

Pertempuran Bukit Vรญtkov

adalah bagian dari Perang Husite. Pertempuran tersebut merupakan peperangan antar Sigismund, Kaisar Romawi Suci melawan pasukan Husite di bawah komando Jan

Jan Hus

sebagai seorang reformator gereja. Pengikut-pengikutnya disebut sebagai kaum Husite, yang termasuk sebagian besar penduduk Ceko di Bohemia. Satu abad kemudian

Kekristenan

Kecil Irvingian Pergerakan Kekudusan Protestan Timur Protoprotestanisme (Husite dan Waldensian) Schwenkfelder Serikat Handai-Tolan Serikat Persaudaraan

Rumpun suku bangsa Slavia

Gereja Lutheran terutama di antara Slavia Barat, seperti Bohemia (Ceko), Husite, dan Lutheran Goral Silesia. Beberapa kelompok etnis Slavia secara tradisional

Ceko

mulai mengikuti ajaran dari Jan Hus. Pergerakan tersebut disebut dengan Husite. Menurut sensus tahun 2011, 34.5% penduduk Ceko tidak beragama, 10.3% Katolik