📑 Table of Contents
HW Group
IndustriGaya hidup
Didirikan2014
Kantor pusatThe Breeze BSD Unit L02.
BSD Green Office Park
Jl. BSD Grand Boulevard, BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten 15345
Tokoh kunci
Eka Setia Wijaya
Ivan Tanjaya
(pendiri bersama)
Situs webSitus web resmi

HW Group atau biasa disingkat HWG adalah sebuah kelompok usaha dengan fokus bisnis yang bergerak di bidang gaya hidup (lifestyle) dan memiliki jaringan usaha yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Bisnis hiburannya melingkupi restoran, rub, kelab malam, hingga acara musik.[1][2][3]

Sampai saat ini, HWG memiliki 8 jenama kelab malam dan bar, seperti Rocca Osteria & Bar, Helen's Live Bar, Gold Dragon Bar, Golden Tiger Club, W Superclub, Pentagon Club, Phoenix Gastro Bar, hingga Atlas Beach Fest.[1] Hampir semua jenamanya memiliki beberapa cabang di Indonesia, mulai dari Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Makassar, Medan, Pekanbaru, Bali dan kota-kota lainnya.

Sedangkan acara musik tahunan, Holyfest, diselenggarakan HW Group di Bali dengan mengundang musisi lokal papan atas hingga pemusik internasional.

Sejarah

sunting

HW Group didirikan pada 2014 oleh Eka Setia Wijaya dan Ivan Tanjaya. Awalnya, mereka berdua mendirikan restoran nasi goreng dengan nama "Kedai Opa" pada tahun 2014, tetapi usaha tersebut hanya bertahan tiga bulan saja. Setelah kegagalan bisnis tersebut, Ivan dan Eka mendirikan ulang usahanya dengan format restoran dengan live music. Nama Holywings dipakai karena terinspirasi dari nama restoran steik bernama "Holycow".[2][3] Seiring berjalannya waktu dan meluasnya unit usaha, kini beberapa nama terkenal seperti Hotman Paris Hutapea dan Nikita Mirzani, ikut bergabung menjadi investor HWG.

Kontroversi

sunting

Pada akhir tahun 2021, Holywings melanggar aturan PPKM ditengah tingginya kasus Covid-19. Berdasarkan catatan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta salah satu cabang Holywings yang berada Kemang, Jakarta Selatan tercatat telah melakukan pelanggaran sebanyak tiga kali.[4]

Pada 5 September 2021, Kafe Holywings Epicentrum yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan terbukti melanggar PPKM. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa aturan yang dilanggar adalah batasan jam operasional di saat pemberlakukan PPKM level 3 Jakarta ketika Covid-19.[5]

Pada 23 Juni 2022, Holywings kembali mebuat heboh karena membuka promosi minuman alkohol gratis setiap Kamis untuk mereka yang bernama "Muhammad" dan "Maria". Promosi ini diunggah di akun Instagram @holywingsindonesia dan @holywingsbar. Sontak hal itu mendapat kecaman dari warganet dan dilaporkan sebagai penistaan agama. Warganet keberatan dengan penggunaan nama Nabi Muhammad dan Maria disandingkan dengan minuman keras yang berkonotasi negatif. Dari kejadian ini 6 karyawan manajemen Holywings menjadi tersangka.[6][7][8]

Rujukan

sunting
  1. ^ a b Group, HW. "HWG". HWGroup. Wayback Machine. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-02-23. Diakses tanggal 23 Februari 2023. ;
  2. ^ a b "Siapa Pemilik Holywings di Kemang yang Viral karena Bikin Kerumunan dan Akhirnya Dibekukan: Dulunya Cuma Jualan Nasi Goreng hingga Belajar ke China". VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-19. Diakses tanggal 2022-06-29.
  3. ^ a b Ratriani, Virdita Rizki (2022-06-27). Ratriani, Virdita (ed.). "Apa Itu Holywings dan Siapa Pemiliknya?". Kontan.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-19. Diakses tanggal 2022-06-29.
  4. ^ CNN Indonesia. (27 Juni 2022). "Jejak Kontroversi Holywings Berujung Penutupan Seluruh Outlet di DKI". Cnnindonesia.com | Diakses pada 27 Maret 2025
  5. ^ CNN Indonesia. (27 Juni 2022). "Jejak Kontroversi Holywings Berujung Penutupan Seluruh Outlet di DKI". Cnnindonesia.com | Diakses pada 27 Maret 2025
  6. ^ Hasibuan Linda. (29 Juni 2022). "Holywings Sebenarnya Punya Siapa? Tuai Kontroversi-Ditutup". Cnbcindonesia.com | Diakses pada 27 Maret 2025
  7. ^ Orami. (30 Juni 2022). "5 Kontroversi Holywings, dari Langgar PPKM hingga Promosi Miras!". Orami.co.id | Diakses pada 27 Maret 2025
  8. ^ Pitoko, Ridwan Aji. (25 Juni 2022). "Gak Kapok-Kapok! Ini Deretan Kontroversi yang Melibatkan Holywings". Idntimes.com | Diakses pada 27 Maret 2025

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

HW Sport Show

HW Sports Show (disingkat HSS) adalah sebuah gelaran tinju profesional dan amatir Indonesia yang diselenggarakan oleh HW Group yang bekerja sama dengan

Mister Aloy

berinteraksi di panggung mengantarkannya menjadi duta merek Holywings Group (HW Group) pada tahun 2019. Seiring waktu, Aloy mulai aktif di media sosial dengan

Agnez Mo

Bias, seorang komponis menyampaikan somasi terbuka kepada Agnez Mo dan HW Group karena Agnez membawakan lagu "Bilang Saja" tanpa membayar royalti. Somasi

Judika

Sukses Meriahkan W Atlas Superclub di HW Group". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2023-03-20. Bali, Nusa. "HW Group Hadirkan Judika di W Atlas Superclub

Kapal induk kelas Nimitz

Nimitz, kapal pertama di kelas ini ditugaskan pada 3 Mei 1975, dan USS George H.W. Bush, kapal kesepuluh dan terakhir dari kelas ini ditugaskan pada 10 Januari

Phillips Academy Andover

banyak alumni terkenal sepanjang sejarahnya, termasuk presiden Amerika George H.W. Bush dan George W. Bush, kepala negara asing, banyak anggota DPR Amerika

Samsung Galaxy Chat GT-B5330

untuk kenyamanan olah grafis, Samsung Galaxy Chat mengandalkan Videocore IV HW yang dikembangkan oleh Broadcom. VideoCore IV meningkatkan dukungan untuk

Penutupan pemerintahan di Amerika Serikat

Effects Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "note", tapi tidak ditemukan tanda <references group="note"/> yang berkaitan