CORDIC (singkatan dari COordinat Rotation DIgital Computer), juga dikenal sebagai algoritma Volder, atau: Metode digit-by-digit Circular CORDIC (Jack E. Volder), Linear CORDIC, Hyperbolic CORDIC (John Stephen Walther), dan Generalized Hyperbolic CORDIC (GH CORDIC) (Yuanyong Luo et al.), adalah algoritma sederhana dan efisien untuk menghitung fungsi trigonometri, fungsi hiperbolik, akar kuadrat, perkalian, divisi, dan eksponensial dan logaritma dengan basis sembarang, biasanya konvergen dengan satu digit (atau bit) per iterasi. Oleh karena itu, CORDIC juga merupakan contoh dari algoritma digit-demi-digit. CORDIC dan metode terkait lainnya, yang dikenal sebagai perkalian semu dan pembagian semu atau penggabungan faktor, biasanya digunakan ketika tidak ada pengganda perangkat keras yang tersedia (misalnya dalam mikrokontroler sederhana dan FPGA), karena satu-satunya operasi yang diperlukan adalah penambahan, pengurangan, pergeseran bit, dan tabel pencarian. Dengan demikian, mereka semua termasuk dalam kelas algoritma geser-dan-tambah. Dalam ilmu komputer, CORDIC sering digunakan untuk mengimplementasikan aritmetika titik-mengambang ketika platform target kekurangan pengganda perangkat keras karena alasan biaya atau ruang.

Bacaan lebih lanjut

sunting

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Alam semesta

S2CIDย 1616362. Aurich, Ralf; Lustig, S.; Steiner, F.; Then, H. (2004). "Hyperbolic Universes with a Horned Topology and the CMB Anisotropy". Classical and

Daftar tetapan matematis

continued fraction representation Particular values of the Riemann zeta function 1 dapat diberikan sebagai sebuah gagasan primitf dalam Aritmetika Peano

Daftar bentuk matematika

spheroid Cone Ellipsoid Hyperboloid of one sheet Hyperboloid of two sheets Hyperbolic paraboloid (a ruled surface) Paraboloid Sphericon Oloid Dini's surface

Fungsi hiperbolik invers

0-19-850763-1, Section 0.2.13: "The inverse hyperbolic functions", hlm. 68: "The Latin names for the inverse hyperbolic functions are area sinus hyperbolicus

Layang-layang (geometri)

Dunham, Douglas; Lindgren, John; Witte, Dave (1981), "Creating repeating hyperbolic patterns", dalam Green, Doug; Lucido, Tony; Fuchs, Henry (ed.), Proceedings

Logaritma

(2011) Journey through Mathematicsโ€“Creative Episodes in its History, ยง2.4 Hyperbolic logarithms, hlm. 117, Springer ISBN 978-0-387-92153-2 Florian Cajori (1913)

Daftar masalah matematika yang belum terpecahkan

sebagai judul (link) "THREE DIMENSIONAL MANIFOLDS, KLEINIAN GROUPS AND HYPERBOLIC GEOMETRY" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2016-04-10

Daftar penemuan di dunia Islam pertengahan

figures were acute of obtuse, embodied the first few theorems of the hyperbolic and the elliptic geometries. Their other proposals showed that various