📑 Table of Contents
Hiperglikemia
Nama lainGula darah tinggi, hyperglycรฆmia
Gambaran artistik tentang hiperglikemia. Segi enam putih pada gambar mewakili molekul glukosa, yang jumlahnya meningkat pada gambar bawah.
SpesialisasiEndokrinologi

Hiperglikemia (bahasa Inggris: hyperglycemia, hyperglycaemia, high blood sugar) adalah suatu kondisi tingginya rasio gula dalam plasma darah (lebih dari 120mg/100ml).[1] Hiperglikemia biasanya mengacu pada rasio plasma gula darah yang lebih tinggi daripada 10 mmol/l atau 180 mg/dl. Gejala hiperglikemia sering tidak terasa hingga rasio gula mencapai 15โ€“20 mmol atau 270โ€“360 mg/dl, walaupun rasio di atas 7 mmol/l atau 125 mg/dl dapat mengakibatkan kerusakan organ tubuh. Penyakit yang dapat menyebabkan gejala hiperglikemia adalah diabetes melitus baik tipe 1 atau tipe 2.

Faktor penyebab

sunting

Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kondisi hiperglikemia adalah penurunan sekresi insulin, penurunan pemanfaatan glukosa, dan peningkatan produksi glukosa. Terdapat beberapa penyebab sekunder yang memicu hiperglikemia, di antaranya: kerusakan pankreas, gangguan endokrin yang menyebabkan resistensi insulin perifer, penggunaan obat-obatan (glukokortikoid, fenitoin, dan estrogen), diabetes gestasional, total nutrisi orang tua, dan infus dekstrosa. Kondisi lain seperti hiperlipidemia, hipertensi, dan sindrom ovarium polisiklik juga menjadi faktor risiko utama hiperglikemia [2]

Gejala

sunting

Pada kasus hiperglikemia berat dapat timbul gejala seperti poliuria, polidipsia, dan penurunan berat badan. Penderita dapat mengalami perkembangan gejala neurologis seperti lesu, defisit neurologis fokal, atau perubahan status mental seiring dengan peningkatan kadar gula darah[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Astari, Rika; Triana, Winda (2018). Kamus Kesehatan Indonesia-Arab (PDF). Sleman, Yogyakarta: Trussmedia Grafika. hlm.ย 164. ISBNย 978-602-5747-22-9.
  2. ^ a b Mouri, MIchelle; Badireddy, Madhu (2023). Hyperglycemia. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. PMIDย 28613650.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Rhizopus

relationship to hyphal damage mediated by human neutrophils and effects of hyperglycemia and ketoacidosis". Infection and Immunity. 38 (3): 1123โ€“29. Zheng RY

Darma

Textile Materials". doi:10.1201/9780429032318. Howorka, Kinga (1996). Hyperglycemia. Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg. hlm.ย 112โ€“113. ISBNย 978-3-540-60352-8

Diabetes gestasional

(28 Agustus 2019). "Prevalence of hyperglycemia in pregnancy and influence of body fat on development of hyperglycemia in pregnancy among pregnant women

Penghambat glukosidase alfa

(2024-10-09). Dardari, Dured (ed.). "Suppression of the postprandial hyperglycemia in patients with type 2 diabetes by a raw medicinal herb powder is weakened

Penyakit perlemakan hati nonโ€“alkoholik

of Nonalcoholic Hepatic Steatosis, Hepatic Insulin Resistance, and Hyperglycemia by Moderate Weight Reduction in Patients With Type 2 Diabetes". Diabetes

Protein transpor natrium-glukosa

hSGLT1 and hSGLT2: potential therapeutic agents for the control of hyperglycemia in diabetes". Laboratory for Molecular Pathobiochemistry and Clinical

Nutrisi parenteral

"Hypocaloric total parenteral nutrition: effectiveness in prevention of hyperglycemia and infectious complicationsโ€”a randomized clinical trial". Critical

Nebivolol

Restores Nitric Oxide/Redox Balance and Enhances Endothelial Function in Hyperglycemia". Journal of the American Heart Association. 5 (2): e002824. doi:10