Sebuah uji coba rudal LGM-30 Minuteman Amerika Serikat
Perbandingan beberapa peluru kendali balistik antar benua.

Peluru kendali balistik antarbenua (bahasa Inggris: intercontinental ballistic missile) atau ICBM adalah peluru kendali balistik yang mempunyai jangkauan yang sangat jauh (di atas 5,500ย km[1] hingga mencapai 15,000ย km). Peluru kendali balistik antar benua dirancang untuk dapat membawa senjata nuklir, senjata biologi, senjata kimia, maupun hulu ledak konvensional (meskipun tidak bernilai politis maupun ekonomis)

Uni Soviet Uni Soviet/Rusia Rusia

sunting

Aktif

sunting

Non-aktif

sunting

Amerika Serikat Amerika Serikat

sunting

Aktif

sunting

Non-aktif

sunting

Tiongkok Tiongkok

sunting
  • DF-4 (CSS-3):
  • 1975, berbasis silo, 5,500โ€“7,000ย km
  • DF-5 and 5A (CSS-4):
  • berbasis silo, (1981) 13,000โ€“ (1983) 15,000ย km
  • DF-31 (CSS-9):
  • 2006, road mobile, jangkauan 7,250โ€“8,000ย km.
  • DF-31A:
  • 2007, road-mobile, 11,270ย km, MIRV - 3
  • DF-41 (CSS-X-10):
  • 2010, road-mobile, 10,000โ€“12,000ย km,

    Britania Raya Britania Raya

    sunting

    Prancis Prancis

    sunting

    India India

    sunting

    Korea Utara Korea Utara

    sunting

    Lihat pula

    sunting

    Referensi

    sunting
    1. ^ "Intercontinental Ballistic Missiles". Special Weapons Primer. Federation of American Scientists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 November 2015. Diakses tanggal 2012-12-14.

    Pranala luar

    sunting


    ๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

    Rudal balistik jarak menengah antara

    antara rudal balistik jarak menengah (MRBM) dan rudal balistik antarbenua (ICBM). Mengklasifikasikan rudal balistik berdasarkan jangkauan sebagian besar

    Avangard (kendaraan layang hipersonik)

    hypersonic glide vehicle (HGV) Rusia, yang dapat dibawa sebagai muatan MIRV pada ICBM berat seperti UR-100UTTKh, R-36M2 dan RS-28 Sarmat. Mereka dapat mengirimkan

    START I

    dari 6.000 hulu ledak nuklir dan total 1.600 rudal balistik antarbenua (ICBM) dan pembom. START merundingkan perjanjian pengendalian senjata terbesar

    LGM-30 Minuteman

    Minuteman I dan Minuteman II merupakan peluru kendali nuklir Amerika Serikat (ICBM) yang beroperasi dari 1960 sehingga 1997. Minuteman III operasional pada

    DF-31

    harfiah "Angin Timur 31", alias CSS-10) adalah rudal balistik antar benua (ICBM) range panjang, road-mobile, tiga tahap, propelan padat dalam seri rudal

    DF-41

    NATO reporting name: CSS-X-20) adalah sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat tiga tahap yang dikembangkan oleh Republik Rakyat Tiongkok

    SM-65 Atlas

    SM-65 Atlas adalah rudal balistik antar benua (ICBM) pertama yang dikembangkan dan digunakan oleh Amerika Serikat. Rudal ini dibangun untuk Angkatan Udara

    Peluru kendali balistik

    dengan dorongan mesin roket, ketinggian tergantung jarak tempuh rudal, untuk ICBM, bisa mencapai 400ย km. Mid-course Phase; Fase di mana rudal berada di luar