ICESat (Ice, Cloud, and land Elevation Satellite), bagian dari Earth Observing System NASA, adalah sebuah misi satelit untuk mengukur neraca massa es, awan dan ketinggian aerosol, serta karakteristik topografi lahan dan vegetasi. ICESat diluncurkan 13 Januari 2003 dengan roket Delta II dari Vandenberg Air Force Base di California, orbit dekat-kutub-dekat melingkar dengan ketinggian sekitar 600 km. Dioperasikan selama tujuh tahun sebelum pensiun pada bulan Februari 2010, setelah muatan ilmiah menutup dan ilmuwan tidak dapat restart satelit.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

ICESat-2

ICESat-2 (Ice, Cloud, dan tanah Elevation Satelit 2), bagian dari Earth Observing System NASA, adalah sebuah misi satelit yang direncanakan untuk mengukur

Kompleks Peluncuran Antariksa 2 Vandenberg

September 1959 PGM-17 Thor Peluncuran terakhir 15 September 2018 Delta II / ICESat-2 Roket terkait PGM-17 Thor Thor-Agena Delta Delta II Firefly Alpha (masa

Earth Observing System

Mei 2008 Aktif Vandenberg NASA Mengumpulkan informasi air di sistem Bumi ICESat 12 Januari 2003 14 Agustus 2010 Vandenberg NASA Mengukur keseimbangan massa

Helen Fricker

terpilih NASA ICESat Science Team (sejak 2006), terlibat dalam misi Ice, Cloud and land Elevation (ICESat) sejak 1999, anggota ICESat-2 Science Definition

RS-27

operasional selama 265 detik. Mesin RS-27A terakhir digunakan untuk peluncuran ICESat-2 pada tanggal 15 September 2018. Mesin roket Rocketdyne H-1 (mesin roket)

Aprille Ericsson-Jackson

juta sebagai Pejabat IM untuk Satelit Ketinggian Es, Awan, dan Daratan (ICESat-2/ATLAS), yang mengukur perubahan ketinggian atmosfer dan permukaan laut

CHIPSat

Januari 2003 dari Vandenberg Air Force Base kapal Delta II dengan besar ICESat, dan memiliki durasi misi yang dimaksudkan dari satu tahun. CHIPSat adalah

Delta II

terakhir Delta 6000: 24 Juli 1992 (Geotail) Delta 7000: 15 September 2018 (ICESat-2) Delta 7000H: 10 September 2011 (GRAIL) Tingkat (Seri 6000) – Castor 4A