Ilmu pertanian (agricultural science) adalah bidang kajian luas yang mempelajari pertanian. Sebagaimana rumpun ilmu kesehatan, bidang ini merupakan bagian dari rumpun ilmu-ilmu hayati (biosains) yang bersifat terapan dan multidisiplin. Dengan inti biologi, ilmu ini mendayagunakan pula matematika, statistika, ilmu pengetahuan alam, ilmu ekonomi dan sosial, serta berbagai teknologi dari rumpun keilmuan lainnya. Ilmu pertanian tidak serta-merta sama dengan pertanian maupun agronomi (ilmu pendayagunaan tanaman). Pertanian adalah serangkaian aktivitas yang mengubah lingkungan untuk menghasilkan produk hewani dan nabati yang bermanfaat bagi manusia. Agronomi adalah kajian yang terkait dengan budidaya serta pemanfaatan lain tanaman. Ilmu pertanian mencakup budidaya tumbuhan dan hewan, di darat maupun di air.

Ilmu pertanian mencakup riset dan pengembangan di bidang:

Sejarah ilmu pertanian

sunting
Norman Borlaug, bapak Revolusi Hijau

Ilmu pertanian dimulai dengan karya Gregor Mendel di bidang genetika, namun ilmu pertanan modern bisa dikatakan dimulai pada abad ke-18 ketika pupuk kimia memengaruhi fisiologi tanaman. Intensifikasi pertanian dimulai sejak tahun 1960an di negara maju dan negara berkembang, sering kali disebut dengan Revolusi Hijau, yang merupakan kemajuan yang dibuat dalam menseleksi dan meningkatkan kualitas tanaman dan hewan ternak untuk produktivitas tinggi, juga penggunaan input tambahan seperti pupuk dan pestisida.

Pertanian merupakan intervensi terbesar manusia terhadap alam, sehingga memiliki dampak bagi lingkungan secara umum. Pertanian intensif, pertanian industri, serta peningkatan populasi telah menarik perhatian ilmuwan pertanian mengenai pentingnya pengembangan metode pertanian baru untuk menangani hal tersebut.Hal ini termasuk bidang teknolgi yang mengasumsikan bahwa seluruh solusi masalah teknologi ada pada teknologi yang lebih baik, dan pertanian juga merupakan teknologi. Solusi yang dipertimbangkan mulai dari manajemen hama terpadu, manajemen sampah, arsitektur lanskap, dan genomika. Teknologi baru, seperti bioteknologi dan ilmu komputer dan kemajuan teknologi lainnya telah memungkinkan untuk mengembangkan bidang penelitian baru, termasuk di bidang rekayasa genetik, agrofisika, statistika pertanian, dan pertanian presisi.

Ilmuwan pertanian ternama

sunting

Ilmu pertanian dan krisis pertanian

sunting

Ilmu pertanian bertujuan untuk memberi makan populasi dunia sambil mencegah masalah keamanan hayati yang mampu memengaruhi kesehatan manusia dan lingkungan. Hal ini membutuhkan manajemen yang baik terhadap sumber daya alam dan menghargai lingkungan.

Aspek ekonomi, lingkungan, dan aspek sosial dari ilmu pertanian adalah subjek yang terus diperdebatkan. Krisis terbaru seperti flu burung dan penyakit sapi gila serta isu organisme termodifikasi secara genetik menggambarkan kompleksnya dunia pertanian yang harus ditangani dengan ilmu pertanian, secara sosial maupun eksakta.

Bidang ilmu terkait

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  • Claude Bourguignon, Regenerating the Soil: From Agronomy to Agrology, Other India Press, 2005
  • Pimentel David, Pimentel Marcia, Computer les kilocalories, Cรฉrรจs, n. 59, sept-oct. 1977
  • Russell E. Walter, Soil conditions and plant growth, Longman group, London, New York 1973
  • Salamini Francesco, Oezkan Hakan, Brandolini Andrea, Schaefer-Pregl Ralf, Martin William, Genetics and geography of wild cereal domestication in the Near East, in Nature, vol. 3, ju. 2002

Bahan bacaan terkait

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pertanian

lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. Kelompok ilmu-ilmu pertanian mengkaji pertanian dengan dukungan ilmu-ilmu pendukungnya

Institut Pertanian Bogor

Indonesia dan berdiri menjadi sebuah institut pertanian. Pada tanggal 7 November 2017 lalu Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi mendapatkan status akreditasi

Pertanian organik

Pertanian organik adalah sistem budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis. Beberapa tanaman Indonesia

Daftar perguruan tinggi pertanian di Indonesia

Tinggi Ilmu Pertanian Rejang Lebong, Curup, Kabupaten Rejang Lebong Universitas Bengkulu, Bengkulu Universitas Dehasen, Bengkulu Politeknik Pertanian Tembilahan

Universitas Ilmu Pertanian Swedia

Universitas Ilmu Pertanian Swedia (Bahasa Inggris: Swedish University of Agricultural Sciences; Bahasa Swedia: Sveriges lantbruksuniversitet) (SLU) adalah

Teknik pertanian

Teknik pertanian (Inggris: agricultural engineering), atau dikenal sebagai teknik pertanian dan biosistem (Inggris: agricultural and biosystems engineering)

Sejarah pertanian

Sejarah pertanian adalah bagian dari sejarah kebudayaan manusia. Pertanian muncul ketika suatu masyarakat mampu menjaga ketersediaan pangan bagi dirinya

Teknologi pertanian

Teknologi pertanian adalah penerapan dari ilmu-ilmu terapan dan teknik pada kegiatan pertanian. Teknologi pertanian merupakan penerapan prinsip-prinsip