Infection and Immunity  
Berkas:Low resolution infection&immunity cover image.jpg
Singkatan (ISO)Infect. Immun.
Disiplin ilmuPenyakit infeksi
BahasaInggris
Disunting olehAndreas J. Bäumler
Detail publikasi
PenerbitAmerican Society for Microbiology (Amerika Serikat)
Sejarah penerbitan1967–sekarang
FrekuensiBulanan
Akses terbukaTertunda
Faktor dampak2.8 (2024)
Pengindeksan
ISSN0019-9567 (print)
1098-5522 (web)
LCCN70234261
CODENINFIBR
OCLC01753126
Pranala

Infection and Immunity adalah sebuah jurnal kedokteran tinjauan sejawat yang diterbitkan oleh American Society for Microbiology. Jurnal ini berfokus pada interaksi antara patogen bakteri, jamur, atau parasit dengan inangnya. Bidang yang dicakup meliputi patogenesis molekuler, mikrobiologi seluler, infeksi bakteri, respons inang dan inflamasi, infeksi jamur dan parasit, imunitas mikrob dan vaksin, serta genomika molekuler. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian utama, editorial, komentar, tinjauan singkat (minireviews), dan laporan sorotan yang menampilkan artikel-artikel dengan kepentingan khusus yang dipilih oleh editor. Artikel-artikel di dalamnya dapat diakses secara bebas setelah 6 bulan (jurnal akses terbuka tertunda). Melalui "Global Outreach Program"-nya, akses daring gratis tersedia bagi mikrobiolog yang memenuhi syarat di negara-negara berkembang tertentu.

Sejarah

sunting

Jurnal ini didirikan pada tahun 1970. Sebelum waktu tersebut, artikel penelitian asli yang mencakup topik infeksi dan imunitas diterbitkan dalam bagian dari Journal of Bacteriology. Seiring dengan pertumbuhan bagian tersebut, kebutuhan akan jurnal terpisah yang menerbitkan penelitian tinjauan sejawat di bidang ini menjadi nyata.[1] Pemimpin redaksi pertamanya adalah Erwin Neter (SUNY Buffalo).

Pemimpin redaksi

sunting

Berikut adalah tokoh-tokoh yang pernah menjabat sebagai pemimpin redaksi Infection and Immunity:[butuh rujukan]

  • 1970–1979: Erwin Neter
  • 1980–1989: Joseph W. Shands, Jr.
  • 1990–1999: Vincent A. Fischetti
  • 2000–2007: Alison D. O'Brien
  • 2007–2017: Ferric C. Fang
  • 2017–sekarang: Andreas J. Bäumler

Pengabstrakan dan pengindeksan

sunting

Jurnal ini diabstraksikan dan diindeks dalam:

Menurut Journal Citation Reports, jurnal ini memiliki faktor dampak tahun 2024 sebesar 2,8. [2]

Referensi

sunting
  1. ^ Campbell L.L. (1969). "Growth—and more fission". J. Bacteriol. 100 (2): 555–556. doi:10.1128/jb.100.2.555-556.1969. PMC 250126. PMID 16559071.
  2. ^ 2024 Journal Citation Reports. Web of Science (Edisi Science). Thomson Reuters. 2025.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Diplomatic Immunity (novel)

Diplomatic Immunity adalah sebuah novel fiksi ilmiah tahun 2002 karya penulis Amerika Lois McMaster Bujold, bagian dari Vorkosigan Saga. Karya tersebut

MasterChef Indonesia (musim 13)

mendapatkan Immunity Pin   (PIN) Hidangan kontestan menjadi yang terbaik dari babak Pressure Test secara sukarela dan berhak mendapatkan Immunity Pin   (HIGH)

Virus hanta

September 2021). "Viruses Run: The Evasion Mechanisms of the Antiviral Innate Immunity by Hantavirus". Front Microbiol. 12 759198. doi:10.3389/fmicb.2021.759198

Sistem imun

bertahan tanpa terkena penyakit lagi. Lambat laun, diciptakan istilah "immunity" yang diturunkan dari istilah Latin "immunitas" untuk menggambarkan resistensi

Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia

2027 Dilantik". Ini Kalteng. Diakses tanggal 2023-10-02. "Percepat Herd Immunity di Kaltara, DPD PIKI Laksanakan Vaksinasi Massal". Dinas Komunikasi, Informatika

Sistem imun bawaan

bawaan (bahasa Inggris: innate immune system, genetic immunity, native immunity, natural immunity, inherent immunitycode: en is deprecated ) adalah mekanisme

Sofia (lagu Clairo)

merilis lagu tersebut sebagai singel ketiga dari album studio debutnya Immunity pada 26 Juli 2019. Lagu tersebut ditulis oleh Clairo and Rostam Batmanglij

W. Ian Lipkin

Columbia University. Lipkin juga merupakan direktur Center for Infection and Immunity, sebuah laboratorium akademik untuk pelacakan mikroba dalam penyakit akut