Ipso facto adalah ungkapan dalam bahasa Latin, yang diterjemahkan secara langsung menjadi "oleh kenyataan itu sendiri",[1] yang berarti bahwa fenomena tertentu merupakan konsekuensi langsung, efek yang dihasilkan, dari aksi tersebut, bukannya dibawa oleh tindakan sebelumnya. Ini adalah istilah seni yang digunakan dalam filsafat, hukum, dan ilmu pengetahuan. Contoh di bidang hukum, seperti pencucian uang: perbuatan itu tidak ipso facto ilegal hanya karena itu adalah pertukaran, tetapi dilakukan untuk menutupi sesuatu yang lain, sehingga tindakan tersebut menempatkan individu yang bersangkutan dalam tanda tanya. Sebuah idiom umum bahasa Inggris dengan arti yang sama adalah "dalam dirinya sendiri". Bandingkan juga "dengan sendirinya" dan "per se".

Selain kegunaannya di bidang teknis, frasa ini sering terjadi dalam bidang sastra, khususnya di lampiran ilmiah: misalnya, "Faustus telah menyerah atas nyawanya, dan, ipso facto, tidak mampu untuk bertobat" (dari Christopher Marlowe, The Tragical History of Dr. Faustus) atau "prasangka ini berakar pada gagasan bahwa setiap gelandangan, ipso facto, adalah bajingan" (dari George Orwell, Down and Out in Paris and London).

Dalam hukum kanon Katolik

sunting

Ipso facto menunjukkan peristiwa saat seseorang secara otomatis kehilangan keanggotaan dalam sebuah organisasi keagamaan, karena terbukti bersalah atas tindakan tertentu.[2] Dalam hukum kanon Gereja Katolik, frasa latae sententiae lebih sering digunakan daripada ipso facto jika hal yang dibahas berkaitan dengan hukuman gerejawi seperti ekskomunikasi. Hal ini menunjukkan bahwa selalu ada efek yang menyertainya bahkan jika tidak ada putusan (dalam bahasa Latin, sententia) yang diucapkan oleh pengadilan tinggi atau pengadilan gerejawi.

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Dominik, William J. (2006). Words & Ideas. Wauconda, Ill.: Bolchazy-Carducci. hlm.ย 163. ISBNย 0-86516-485-1.
  2. ^ "dismissal ipso facto". New Catholic Dictionary. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-18. Diakses tanggal 18 Februari 2012.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Adipati

merupakan gelar bangsawan tertinggi setelah raja. Seorang Adipati secara ipso facto bisa saja atau bukan anggota dari kaum bangsawanan suatu negara: di Britania

Richard Williamson (uskup)

Marcel Lefebvre, yang kemudian dikenai ekskomunikasi otomatis secara ipso facto. Validitas ekskomunikasi tersebut dipersengketakan oleh SSPX yang berkata

Daftar bidat menurut Gereja Katolik

merupakan dosa yang mendatangkan laknat kekal di akhirat maupun ekskomunikasi ipso facto di dunia. Dalam hal ini, "perkara iman" berarti dogma-dogma ketetapan

Piagam Madinah

ย 4. Yakin 2016, hlm.ย 11. Kamil 2013, hlm.ย 112. Yakin 2016, hlm.ย 11.: "Ipso facto Nabi ingin menguasai wilayah Madinah, karena itu dilakukan langkah-langkah

Zรผrich

oleh semua, selanjutnya pada tahun 1875 sepuluh tahun tempat tinggal ipso facto diberikan hak burghership, dan pada tahun 1893 sebelas distrik terpencil

Hospitium

pelayanan yang baik (belum jelas apakah mereka dianggap sebagai musuh secara ipso facto, sebagaimana lazimnya diduga; sebaliknya mereka dianggap sebagai tamu)

Konsili Kartago

Afrika berani untuk mengajukan banding ke Roma, "orang yang sama adalah ipso facto diusir dari para pendeta". (Kanon 34) Sinode Vandal Kartago (484) merupakan

Protokol I Konvensi Jenewa

maupun di waktu lain berikutnya, yang menyatakan bahwa mereka mengakui ipso facto dan tanpa persetujuan khusus dan berkaitan dengan Pihak yang berkontrak