Istana Olahraga Gelora Bung Karno
Gelora Bung Karno Sport Palace
Peta
Nama lamaIstana Olahraga Senayan
(hingga 24 September 1962, 1969–2001)
LokasiGelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Koordinat6°13′13.2″S 106°48′22.5″E / 6.220333°S 106.806250°E / -6.220333; 106.806250
Transportasi umum
PemilikPemerintah Indonesia
(melalui Kementerian Sekretariat Negara)
OperatorPusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno
Kapasitas10.000 (1962–2008)
9.500 (2008–2016)
7.166 (2018–sekarang[2]
Ukuran lapangan50 x 25 meter (55 x 27 yd)
PermukaanKayu
Papan skorSeiko
Konstruksi
Mulai pembangunan8 Februari 1960 (seluruh komplek)
Dibuka21 Mei 1961
Direnovasi2016–2018
Ditutup2016–2018
Dibuka kembali23 Januari 2018
Biaya$12.500.000 (1958, seluruh komplek)
Rp132 miliar (2016–2018, setara dengan sekitar US$10 juta dengan nilai tukar tahun 2016) [1]
ArsitekFriedrich Silaban (seluruh Komplek Olahraga Gelora Bung Karno)[butuh rujukan]
Pemakai
Bulu tangkis:
Indonesia Terbuka (sejak 1982)
Indonesia Masters (sejak 2018)
Bola basket:
Tim nasional bola basket Indonesia
Situs web
https://gbk.id/venue/istora-senayan-2/

Istora Gelora Bung Karno (singkatan dari Istana Olahraga Gelora Bung Karno, disebut pula Istora Senayan) adalah sebuah istana olahraga tertutup yang berlokasi di dalam kompleks Gelanggang Olahraga Bung Karno di daerah kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Kapasitas arena ini setelah renovasi dan dibuka kembali pada tahun 2018 adalah sebesar 7,166.[3] Arena ini sering digunakan sebagai lokasi turnamen bulu tangkis, terutama ajang tahunan Indonesia Terbuka dan Indonesia Masters, serta Tim nasional bola basket Indonesia. Acara perdananya adalah Piala Thomas 1961.[4]

Gedung olahraga ini digunakan sebagai kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka Pesta Olahraga Asia 1962.[5] Istora dibuka sejak tanggal 21 Mei 1961 sebelum Piala Thomas 1961 yang diadakan di Jakarta.[4] Arena ini direnovasi untuk menjadi tuan rumah Pesta Olahraga Asia 2018 dan Pesta Olahraga Difabel Asia 2018.[6] Acara pertamanya pasca-renovasi adalah Indonesia Masters 2018. Selama Pesta Olahraga Asia 2018, Istora menjadi lokasi pertandingan bulu tangkis[7] serta bola basket,[8] sementara selama Pesta Olahraga Difabel Asia 2018, arena ini merupakan tuan rumah pertandingan bulu tangkis.[9]

Gelanggang ini menjadi lokasi pertandingan pada Piala Asia FIBA 2022. Awalnya gelanggang ini direncanakan menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia Bola Basket FIBA 2023, tetapi kemudian dipindahkan ke Arena Indonesia.

Sejarah

sunting

Sebagai seorang arsitek dan sarjana teknik sipil, Soekarno mengusulkan lokasi komplek olahraga di dekat Jalan M. H. Thamrin dan Menteng (Karet, Pejompongan, atau Dukuh Atas) untuk Pesta Olahraga Asia 1962. Kemudian ia ditemani oleh Friedrich Silaban untuk meninjau lokasi kompleks olahraga yang diusulkan tersebut dengan helikopter. Silaban tidak setuju dengan pemilihan Dukuh Atas karena ia berpendapat bahwa pembangunan kompleks olahraga di tengah kawasan pusat kota berpotensi menciptakan kemacetan lalu lintas yang besar. Sukarno menyetujui rekomendasi Silaban dan sebagai gantinya menugaskan proyek tersebut ke daerah Senayan dengan luas sekitar 300 hektar.[10]

Pembangunan kompleks olahraga dimulai pada 8 Februari 1960, pembangunan Istora selesai pada 21 Mei 1961, bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Thomas 1961 yang diselenggarakan pada bulan Juni tahun tersebut.

Pada masa Orde Baru, akibat kebijakan De-Soekarnoisasi oleh pemerintahan junta militer di bawah Soeharto, kompleks ini diubah namanya menjadi Kompleks Olahraga Gelora Senayan dan Istora juga diubah namanya menjadi Istora Senayan pada tahun 1969. Namun, sejak 17 Januari 2001, presiden Indonesia saat itu Abdurrahman Wahid mengembalikan nama kompleks olahraga tersebut menjadi Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, termasuk Istora. Namun demikian, nama Istora Senayan masih dipakai secara tidak resmi.[11]

Istora, sampai dengan tahun 2016, memiliki lobi indoor. Lapangan dan tribun dalam arena ini dikelilingi oleh ruangan multi-fungsi.[12] Seluruh fasilitas ini dihancurkan saat renovasi dilakukan di kemudian hari.

Selama renovasi terakhir, sudah ada beberapa kursi tunggal biru delft yang dipasang di bagian tengah tribun barat dan timur beserta tribun kayu kuning (4 sudut) dan hijau (bagian tengah tribun utara dan selatan). Kursi-kursi tersebut dibuang dan diganti dengan kursi tunggal, yang terdiri dari 3 warna abu-abu. Namun, untuk melestarikan kenangan akan Istora lama, ada lima baris kursi yang menggunakan tribun kayu serba cokelat baru, yang ditempatkan di dekat Gerbang 1. Renovasi Istora Senayan periode 2016 - 2018 untuk Pesta Olahraga Asia 2018 menelan biaya Rp132 miliar (setara dengan sekitar US$10 juta dengan nilai tukar rupiah tahun 2016).

Penggunaan

sunting

Selain digunakan dalam Pesta Olahraga Asia, Pesta Olahraga Asia Tenggara dan Pekan Olahraga Nasional, gedung olahraga ini telah berkali-kali dipilih sebagai arena pertandingan olahraga yang memerlukan arena tertutup. Sepanjang sejarah olahraga di Indonesia, di tempat ini telah dilakukan pertandingan-pertandingan olahraga internasional sehingga nama Indonesia dapat dikenal di seluruh dunia melalui olahraga, antara lain:

Kompetisi olahraga ternama

sunting

Kejuaraan tinju tingkat dunia

sunting

Kejuaraan bulu tangkis Piala Thomas & Piala Uber

sunting
  • Piala Thomas (1961, 1967, 1973, 1979)
  • Piala Uber (1975)
  • Piala Thomas dan Uber (1986, 1994, 2004, 2008)

Kejuaraan bulu tangkis BWF Super Series

sunting

Penggunaan politik

sunting

Gedung olahraga ini juga pernah digunakan sebagai lokasi pertemuan politik nasional sebagai berikut:

  • Sidang Umum IV MPRS, 21 Juni - 5 Juli 1966
  • Sidang Istimewa MPRS, 7-12 Maret 1966

Konser

sunting

Sebagai arena tertutup serbaguna, Istora telah berpengalaman menggelar beberapa konser artis internasional. Untuk daftar artis yang pernah atau akan menggelar konser di Istora, lihat Daftar konser di Gelanggang Olahraga Bung Karno.

Galeri

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Femi Diah (18 October 2017). "Potensi Masalah Setelah Istora Tiba-Tiba Jadi Venue Basket Asian Games 2018". Detik.com. Diakses tanggal 10 December 2017.
  2. ^ Ganesha, Amal (23 January 2018). "Jokowi Inaugurates Newly Renovated Istora Sports Hall". jakartaglobe.id. Diakses tanggal 3 October 2018.
  3. ^ Velarosdela, Rindi Nuris (31 Agustus 2018). Belarminus, Robertus (ed.). "Perubahan pada Kursi Penonton di Istora Senayan demi Asian Games". Kompas.com. Diakses tanggal 31 Agustus 2018.
  4. ^ a b Abdiel, Bagas (18 Januari 2017). "Indonesia Pertahankan Piala Thomas 1961 di Istora Senayan". Okezone.com. Diakses tanggal 10 Desember 2017.
  5. ^ Nailufar, Nibras Nada (10 Juli 2018). Belarminus, Robertus (ed.). "Riwayat Stadion Utama GBK dan Ambisi Soekarno". Kompas.com. Diakses tanggal 11 Juli 2018.
  6. ^ Raya, Mercy (25 Januari 2018). "'Istora Sudah Layak Gelar Asian Games'". detikcom. Diakses tanggal 27 Januari 2018.
  7. ^ Sawitri, Yus Mei (17 Agustus 2018). Prayugi, Wiwig (ed.). "Asian Games 2018: Istora Senayan, Surga atau Kuburan bagi Tim Bulutangkis Indonesia?". Liputan6.com. Diakses tanggal 18 Agustus 2018.
  8. ^ Rida, Muhammad Ivan (30 Agustus 2018). "Asian Games 2018: Hanya Dalam Waktu 46 Jam, Istora Senayan Disulap Jadi Venue Basket". Bola.com. Diakses tanggal 31 Agustus 2018.
  9. ^ Pambudhy, Agung (5 Oktober 2018). "Atlet Asian Para Games Jajal Istora Senayan". detikcom. Diakses tanggal 6 Oktober 2018.
  10. ^ "Sukarno dan GBK". Historia. 17 Maret 2015. Diakses tanggal 10 Agustus 2024.
  11. ^ "De-Soekarnoisasi, Upaya Soeharto Melemahkan Pengaruh Soekarno". Kompas.com. 4 November 2021. Diakses tanggal 10 Agustus 2024.
  12. ^ "Unit 3 : Istora". gelorabungkarno.co.id. PPKGBK. 4 September 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-02. Diakses tanggal 18 Oktober 2018.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Stasiun MRT Istora Mandiri

Stasiun MRT Istora Mandiri (IST) adalah sebuah stasiun moda raya terpadu yang melayani Jalur Utara–Selatan MRT Jakarta. Stasiun ini terletak di wilayah

Daftar konser di Gelanggang Olahraga Bung Karno

Bung Karno yang paling sering digunakan untuk konser adalah Stadion Utama, Istora, Tennis indoor dan Arena Indonesia. NCT Dream, The Dream Show 3: Dream()Scape

Istora Deli

Istora Deli (singkatan dari Istana Olahraga Deli) adalah Gedung Olahraga dalam ruangan di Kompleks Olahraga Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara

Istora Lukas Enembe

Istora Lukas Enembe (singkatan dari Istana Olahraga Lukas Enembe, sebelumnya Istora Papua Bangkit) adalah Gedung Olahraga dalam ruangan di Kompleks Olahraga

Anugerah Musik Indonesia 2001

untuk dedikasi dan kinerja insan musik saat itu. Acara yang bertempat di Istora Senayan Jakarta tanggal 5 Oktober 2001 dan disiarkan langsung stasiun televisi

Pandji Pragiwaksono

Komoidoumenoi diumumkan akan berjalan mulai bulan April dan ditutup di Istora Senayan Jakarta, di bulan Desember 2020. Namun tertunda ke tahun 2021 karena

Marapthon

Festivaaal Marapthon: The Last Tale. Acara ini dijadwalkan pada 20 Mei 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Marapthon Season 3 diplot sebagai musim terakhir Marapthon

Miss Mega Bintang Indonesia 2024

Yogyakarta dan malam final berakhir di Kota Jakarta, pada tanggal 19 Mei 2024 di Istora Gelora Bung Karno. Diakhir acara Ritassya Wellgreat dari Palembang, Sumatera