📑 Table of Contents
Duta Besar Negeri Moor untuk Ratu Elizabeth I dari Inggris
Belahan bumi utara pada tahun 467 Masehi menampakkan kerajaan Moor setelah jatuhnya kekaisaran Roma

Moor (bahasa Arab: ู…ูˆุฑูŠูˆู†; bahasa Spanyol: Moro) adalah orang Muslim dari zaman pertengahan yang tinggal di Al-Andalus (Semenanjung Iberia termasuk Spanyol dan Portugis zaman sekarang) dan juga Maroko dan Afrika barat, yang budayanya disebut Moorish. Kata ini juga digunakan di Eropa untuk menunjuk orang yang memiliki keturunan Arab atau Afrika. Nama Moor berasal dari suku kuno Maure dan kerajaan Mauritania.

Lihat pula

sunting

Bibliografi

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Amenemhat III

Culture, and Science of Egypt's Great Monuments, Grove Press 2002, p.427 Ivan van Sertima, Egypt Revisited, Transaction Publishers 1989, p.109 Marshall Clagett

Pemberontakan Zanj

Princeton: Markus Wiener Publishers. ISBNย 1-55876-162-4. Rashidi, Runoko; van Sertima, Ivan (1988). African Presence In Early Asia. New Brunswick: Transaction

Matematika Islam abad pertengahan

geometri Hogendijk 1999. Katz 1993. Smith 1958, Vol. 1, Chapter VII.4. Sertima, Ivan Van (1992), Golden age of the Moor, Volume 11, Transaction Publishers

Teori kontak lintas samudra pra-Columbus

Academy of Sciences, June 19, 2007, v. 104, n. 25, pp.ย 10335โ€“10339. Van Sertima, Ivan (1976). They Came Before Columbus. Random House. ISBNย 0-394-40245-6

Pemindahan penduduk

95". Albion. 23 (1): 133โ€“135. doi:10.2307/4050567. ISSNย 0095-1390. Sertima, Ivan Van (1986-01-01). African Presence in Early Europe. Transaction Books