📑 Table of Contents

Jakob Wassermann
Jakob Wassermann, sebelum tahun 1934
Lahir(1873-03-10)10 Maret 1873
Fürth, Kekaisaran Jerman
Meninggal1 Januari 1934(1934-01-01) (umur 60)
Altaussee, Austria
KebangsaanJerman
IMDB: nm0913708 Allocine: 81962
Musicbrainz: 10404f37-0fb3-4e9b-914b-71aa1ea88d96 Find a Grave: 200910557 Modifica els identificadors a Wikidata

Jakob Wassermann (bahasa Ibrani: יעקב וסרמן‎; 10 Maret 1873 – 1 Januari 1934) adalah seorang penulis dan novelis Jerman berdarah Yahudi.

Kehidupan

sunting

Lahir di Fürth, Wassermann adalah putra dari penjaga toko dan kehilangan ibunya pada masa kecil. Ia menggemari sastra dan menerbitkan sejumlah karya di surat-surat kabar kecil.

Catatan

sunting

Referensi

sunting
  • John Carl Blankenagel: The writings of Jakob Wassermann. Boston, The Christopher publishing house, 1942.
  • Henry Miller: Reflections on The Maurizius case: a humble appraisal of a great book. Santa Barbara, Calif.: Capra Press, 1974.
  • Alice Cohn Hanberg: The humanism of Jakob Wassermann. Thesis-University of California. Microfilm. Los Angeles, University of California, Library Photographic Service, 1953.
  • Stephen H. Garrin: The concept of justice in Jakob Wassermann’s trilogy. Bern: Lang, 1979.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar penulis yang dilarang di Jerman Nazi

Ernst Toller Friedrich Torberg B. Traven Leon Trotsky Kurt Tucholsky Jakob Wassermann Armin T. Wegner H. G. Wells Franz Werfel Oscar Wilde Eugen Gottlob

Jerman Nazi

Alfred Kerr, Marcel Proust, Erich Maria Remarque, Upton Sinclair, Jakob Wassermann, H. G. Wells, dan Émile Zola dibakar di depan umum. Karya-karya pasifisme

The Sandwich Girl

1933 yang disutradarai oleh Carl Boese dan dibintangi oleh Lucie Englisch, Jakob Tiedtke, dan Else Reval. Set film tersebut dirancang oleh pengarah gambar

Pension Schöller (film 1930)

disutradarai oleh Georg Jacoby dan dibintangi oleh Paul Henckels, Elga Brink dan Jakob Tiedtke. Film tersebut adalah sebuah adaptasi dari sandiwara tahun 1890

Daftar Uncial Perjanjian Baru

umumnya berusia lebih muda. Pada tahun 1751, teolog Perjanjian Baru Johann Jakob Wettstein hanya mengenal 23 codex uncial Perjanjian Baru. Sampai tahun 1859