Jedor adalah sebuah alat musik tradisional yang masih termasuk bedug namun berukuran kecil.[1][2] Berbeda dengan bedug, jedor ini memiliki penyetel sendiri untuk kekencangan kulit hewan pada kedua sisinya dengan menggunakan besi yang ujungnya berulir.[3]

Jedor identik pertautan budaya antara Arab dan Jawa. Keberadaannya dikaitkan pada proses persebaran Islam dan berkembang di sepanjang pantai utara Jawa Timur.[4][5] Wilayah Jipang (Blora dan Bojonegoro), menjadi tempat munculnya tradisi Jedoran. Sampai saat ini, seni Jedoran masih banyak dimainkan di Wilayah Jipang. Hanya, keberadaannya terancam hilang.[6]

Daftar Pustaka

sunting
  1. ^ Sutaryo (1979). Kesenian angguk di desa Garongan: (sebuah penelitian). Universitas Gadjah Mada, Lembaga Pengkajian Kebudayaan Indonesia. hlm.ย 8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Kayam, Umar; Putra, Heddy Shri Ahimsa (2000). Ketika orang Jawa nyeni. Diterbitkan oleh Galang Press dan Yayasan Adhi Karya untuk Pusat Penelitian Kebudayaan dan Perubahan Sosial, Universitas Gadjah Mada. hlm.ย 130. ISBNย 978-979-9341-02-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ r.search.yahoo.com https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrx.OV4V4RpDQIAUZzLQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzIEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1771490424/RO=10/RU=https://www.netralnews.com/jidor-alat-musik-tradisional-yang-tetap-menggema-di-tengah-modernisasi/TFhVUHFQRXY5ZWVOL1R0VHljdVU4QT09/RK=2/RS=gSDsOcOfeiO5md0zRFPbCV3i004-. Diakses tanggal 2026-02-05.
  4. ^ Ensiklopedi musik Indonesia. Vol.ย 2. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah. 1985. hlm.ย 128. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ Ensiklopedi seni musik dan seni tari daerah: laporan penelitian dan pencatatan kebudayaan daerah Jawa Timur. Dinas P dan K Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jatim. 1986. hlm.ย 159. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ r.search.yahoo.com https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awrx.OWQV4RpHgIAEfrLQwx.;_ylu=Y29sbwNzZzMEcG9zAzIEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1771490449/RO=10/RU=https://radarpati.jawapos.com/feature/2245520882/melihat-lebih-dekat-kesenian-jedoran-khas-kabupaten-blora-yang-kini-sudah-langka/RK=2/RS=aigRzrpsvmmFMJJVGES6I0uB_XE-. Diakses tanggal 2026-02-05.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kabupaten Tulungagung

antaranya: Wayang Kulit Purwo/Ringgit Purwo Jaranan senterewe Reog Kendang Tiban Jedor Kentrung Manten kucing Langen Beksan Tayub Tulungagung Sendra Tari Setyo

Wijaya Karya

Cianjur ex TTS Shortcut Kampung Sawah - Jedor, Jatikramat - Jatiasih, Pabrik Gula Jatiwarna - Manjah Kidul dan Jedor - Tepus. Perbaikan rel Citayam - Nambo

Kabupaten Bojonegoro

memiliki keseimbangan dalam sisi religius dan kebudayaan. Seni Kentrung, Seni Jedoran, Seni Sandur, dan Seni Wayang Thengul adalah bentuk perpaduan antara Pesisir

Suku Osing

Kuntulan, Kendang Kempul, Janger, Jaranan, Jaran Kincak, Angklung Caruk dan Jedor. Kesenian lain yang masih dipelihara adalah tembang dolanan, khususnya oleh

Daftar tempat wisata di Indonesia

Rakyat Slawi (TRASA) Taman Bungah Praba Lintang Curug Luhur Curug pitu Curug Jedor Bukit Bintang Danau Beko Sindang Kemadu Goa Lawa Songgom Jembatan Gantung

Tari Angguk

antaranya adalah: kendang bedug tambur kencreng rebana kecil rebana besar jedor "Muhibah Budaya di Ponorogo, Ngumpulke Balung Pisah". Pemerintah DIY. 29

Tari Prajuritan

25 sentimeter. Kendang dhodhog, yaitu beduk berukuran lebih kecil dari jedor yang terbuat dari kayu jati. Salah satu sisinya ditutup menggunakan kulit

Tari Badui

musik tradisional yaitu genderang tambur, 3 buah terbang genjreng, 1 buah jedor dan kadang-kadang digunakan pula peluit sebagai pemberi aba-aba. Selain