Artikel ini mungkin termasuk rintisan permanen. Artikel dapat dikatakan layak, tetapi sumbernya terbatas. |
| Anton Indracaya | |
|---|---|
| Lahir | 1953 Padang, Sumatera Barat, Indonesia |
| Meninggal | 2001 (umurย 47โ48) Jakarta, Indonesia |
| Almamater | Universitas London |
| Pekerjaan |
|
Anton Indracaya (1953 โ 2001) adalah seorang aktor, dosen, dan psikolog berkebangsaan Indonesia.
Profil
suntingAnton lahir di Padang dan menempuh pendidikan sarjananya di Universitas London. Minatnya terhadap dunia akting mulai tumbuh sejak masa kuliah, ketika ia rutin menonton berbagai pementasan teater yang diselenggarakan oleh almamaternya. Ia kemudian melamar untuk berperan dalam salah satu pementasan teater dan berhasil diterima. Bahkan, Anton sempat dipercaya untuk menyutradarai dua pertunjukan di London Academy of Performing Arts.[1]
Saat kembali ke tanah air, Anton yang bertubuh gemuk ini sering diminta memerankan tokoh manajer dan dokter. Film pertama yang dibintanginya adalah Duo Kribo, disutradarai oleh Eduard Pesta Sirait dan diproduksi pada tahun 1977. Dalam film tersebut, Anton berperan sebagai manajer perusahaan rekaman yang mengontrak Ahmad Albar dan Ucok Aka Harahap. Sampai dengan tahun 1986, tercatat sekitar 30 judul film yang telah dibintanginya. Pada tahun 1985 saja, Anton tampil dalam 19 judul film, sebagian besar sebagai pemeran pembantu atau figuran. Sutradara Arizal dua kali melibatkannya dalam film komedi Warkop Prambors, yaitu Gantian Dong sebagai tamu asal Jepang yang menampar pipi Indro, dan Kesempatan dalam Kesempitan sebagai bos perusahaan rokok yang memecat Kaharuddin Syah dan kemudian menerima Dono kembali bekerja. Selain itu, ia juga tampil dalam berbagai film lain, diantaranya: Bila Saatnya Tiba, Serpihan Mutiara Retak, dan Susana Susana Buktikan Cintamu. Film-film lain yang turut dibintanginya meliputi Melintas Badai, Untuk Sebuah Nama, Yang Masih di Bawah Umur, dan Gadis Hitam Putih.
Pasca-kerusuhan Mei 1998, Anton kemudian menjadi pendamping bagi delapan korban pemerkosaan dalam tragedi tersebut. Ia menuturkan bahwa para korban yang ia dampingi ditemuinya di beberapa rumah sakit di Jakarta melalui sejumlah dokter kenalannya.[2] Ia juga pernah memandu acara gelar wicara berjudul Serambi (Serba Misteri Budaya Indonesia) yang ditayangkan oleh TPI dan TIRAI (Tayangan Ilmiah Rahasia Ayah & Ibu) yang ditayangkan oleh ANTV.[3][4]
Filmografi [5]
suntingFilm
sunting| Tahun | Judul | Catatan |
|---|---|---|
| 1987 | Luka di Atas Luka | |
| 1988 | Kamus Cinta Sang Primadona | |
| Tertangkap Basah | ||
| 1989 | Jeram Cinta | |
| 1991 | Lupus V: Iiih Syereeem! | |
| Tuan, Nyonya dan Pembantu |
| Tahun | Judul | Peran | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1984 | Kabut Perkawinan | ||
| Susana-Susana Buktikan Cintamu | |||
| 1985 | Arie Hanggara | ||
| Serpihan Mutiara Retak | |||
| Bila Saatnya Tiba | Bobby | ||
| Gadis Hitam Putih | |||
| Madu dan Racun | |||
| Kidung Cinta | |||
| Melintas Badai | |||
| Film dan Peristiwa | |||
| Untuk Sebuah Nama | |||
| Yang Kukuh, Yang Runtuh | |||
| Pondok Cinta | |||
| 1986 | Di Dadaku Ada Cinta | ||
| Mandi Madu | |||
| Ranjang Setan | |||
| Jangan Kirimi Aku Bunga | |||
| Merangkul Langit | |||
| Tinggal Sesaat Lagi | |||
| Biarkan Bulan Itu | |||
| Menggapai Matahari | |||
| Menumpas Teroris | |||
| 1987 | Selamat Tinggal Jeanette | ||
| Tatkala Mimpi Berakhir | |||
| Depan Bisa Belakang Bisa | |||
| Misteri Rumah Tua | |||
| Johny Indo: Kisah Nyata Seorang Narapidana | |||
| Pelet | |||
| Aku Benci Kamu | |||
| Tirai Perkawinan | |||
| Nada-Nada Rindu | |||
| Lupus II: Makhluk Manis dalam Bis | |||
| 1988 | Saskia | ||
| Arini II, Biarkan Kereta Itu Lewat | |||
| Elegi buat Nana | |||
| Putri Kuntilanak | |||
| Ngipri Monyet | |||
| Siapa Menabur Benci akan Menuai Bencana | |||
| 1989 | Giliran Saya Mana | ||
| 1990 | Dua Kekasih | ||
| 1991 | Lupus V: Iiih Syereeem! | ||
| Sudah Pasti Tahan | |||
| 1992 | Salah Masuk |
Televisi
sunting| Tahun | Judul | Stasiun | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1996 | Kisah Misteri | ANTV | Sebagai produser |
| 1996โ1997 | Serambi (Serba Misteri Budaya Indonesia) | TPI | Sebagai pembawa acara |
| 1996โ1998 | TIRAI (Tayangan Ilmiah Rahasia Ayah & Ibu) | ANTV | Sebagai pembawa acara |
Referensi
sunting- ^ "Anton Indracaya: Psikolog yang betah di film". Harian Waspada. 29 Oktober 1987. Diakses tanggal 2 Agustus 2025.
- ^ "Setiap bertemu dengan lelaki, anak yatim itu histeris". Tempo.co. 3 Oktober 1998. Diakses tanggal 9 November 2025.
- ^ "Talk Show". Bali Post. 12 Desember 1999. Diakses tanggal 9 November 2025.
- ^ "TIRAI (Tayangan Ilmiah Rahasia Ayah & Ibu)". Berita Yudha. 16 Desember 1996. Diakses tanggal 9 November 2025.
- ^ "Warkop Garap Film Iklan". Bali Post. 4 April 1993. Diakses tanggal 2 Agustus 2025.
Pranala luar
sunting- Anton Indracaya di IMDb (dalam bahasa Inggris)