Júlia Lopes de Almeida
Sketsa yang tercantum dalam edisi pertama dari Ância Eterna
Sketsa yang tercantum dalam edisi pertama dari Ância Eterna
Lahir(1862-09-24)24 September 1862 Rio de Janeiro, Brasil
Meninggal30 Mei 1935(1935-05-30) (umur 72) Rio de Janeiro, Brasil
PekerjaanPenulis, jurnalis, Pengajar dan Advokat Hak Asasi Wanita.
Karya terkenalMemórias de Marta, A Família Medeiros, Livro das Noivas, A Falência, Ância Eterna, Eles e Elas, Correio da Roça

Júlia Valentina de Silveira Lopes de Almeida (24 Sep 1862 – 30 Mei 1934) adalah salah satu wanita Brasil pertama yang meraih pujian dan penerimaan sosial sebagai penulis. Dalam kariernya yang berjalan selama lima deade, ia menulis berbagai genre sastra; tetapi, karya fiksinya, yang ditulis di bawah pengaruh naturalis Émile Zola dan Guy de Maupassant, yang telah mencuri perharian dari para kritikus. Novel-novel terkenalnya meliputi Memórias de Marta (Memoir Marta), novel Brasil pertama yang mengambil tema perkotaan, A Família Medeiros (Keluarga Medeiros), dan A Falência (Kebangkrutan). Mendapat pengaruh dan apresiasi dari rekan-rekannya seperti Aluísio Azevedo, João do Rio[1] dan João Luso,[2] ia diingat sebagai advokat awal dari peran gender yang dimodernisasikan dan meningkatkan hak asasi wanita, sebagai pendahulu dari penulis-penulis wanita berikutnya Clarice Lispector, dan untuk dukungannya terhadap abolisi. Ia menikah dengan penyair Filinto de Almeida.

Kehidupan

sunting

Lopes de Almeida lahir pada 24 September 1862 di Rio de Janeiro. Ia adalah putri dari Visconde de São Valentim. Kariernya dimulai dalam surat kabar Campinas, Gazeta de Campinas, pada 1881.

Karya

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Rio, João de. "Um Lar de Artistas". O Momento Literário. Ed. Rosa Gens. Rio de Janeiro: Edições do Departamento Nacional de Livro, 1994. 28–37. Print.
  2. ^ Luso, João. "D. Júlia Lopes de Almeida." Revista de Academia Brasileira de Letras 45.151 (1934): 363–370. Print.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dinasti Julio-Claudian

ini dinamai sesuai dengan nama dua keluarga besar Romawi, yaitu gens Julia dan gens Claudia. Keluarga ini terdiri dari lima kaisar pertama Romawi: Augustus

Yulius Kaisar

Republik Romawi dan naiknya Kekaisaran Romawi. Sebagai anggota keluarga gens Iulia, salah satu keluarga bangsawan tertua di Roma, Kaisar memulai kariernya

Konvensi penamaan orang Romawi

nomen gentile, atau gentilicium) dan cognomen (nama dalam garis keluarga gens). Kadang kala selain ketiga nama tersebut masih ada pula cognomen kedua atau

Hidangan Romawi kuno

Ancient and Medieval Gastronomy, University of Chicago Press (2001), p. 187. Julia F. Morton (1987). "Lemon | Lemon in Fruits of Warm Climates". Purdue University

Valeria Messalina

Tiberius Claudius Caesar Britannicus Wangsa Julio-Claudius (dari pernikahan) gens Valeria (dari lahir) Ayah Marcus Valerius Messalla Barbatus Ibu Domitia Lepida

Augustus

lahir dalam sebuah cabang equites (golongan ksatria) dari kaum plebeius gens Octavia. Menyusul pembunuhan terhadap Julius Caesar pada tahun 44 SM, Octavianus

Wangsa Battenberg

diberikan kepada istri Pangeran Alexander dari Hessen-Darmstadt, Puteri Julia von Hauke. Pangeran Alexander (1823 - 1888) adalah anak ke-3 Adipati Agung

Legio X Fretensis

Fretensis meliputi Taurus atau kerbau (hewan suci dewi Venus, nenek moyang gens Julia berdasarkan mitos), kapal (mungkin merujuk pada Pertempuran Naulokos dan