Kammu
Kaisar Jepang
Kammu
Pangeran Mahkota (親王, Shinnō)
Berkuasa773–81
Penobatan773
Emperor (天皇, Tennō)
Berkuasa781–806
PenobatanApril 30, 781
PendahuluKaisar Kōnin
PenerusHeizei
Kelahiran737
Kematian5 Februari 806(806-02-05) (umur 70)
Pemakaman
Kashiwabara no misasagi (Kyoto)
PermaisuriFujiwara no Otomuro
Nama dan tanggal periode
Ten'ō, Enryaku: 781–82, 782–806
AyahKaisar Kōnin
IbuTakano no Niigasa

Kaisar Kanmu (桓武天皇, Kanmu-tennō, 737806) adalah Kaisar Jepang yang ke-50. Masa pemerintahannya bermula dari tahun 781 hingga 806.[1]

Silsilah Keturunan

sunting

Sebelum menjabat menjadi kaisar, nama pribadi (imina) adalah Yamabe-shinnō (Yama-no Bu-no shinno).[2]

Yamabe merupakan putra sulung Pangeran Shirakabe, yang kemudian menjadi Kaisar Kōnin.[3] Menurut Shoku Nihongi (続日本紀), Ibu dari Yamabe, Yamato no Niigasa, kemudian menjadi Takano no Niigasa, adalah keturunan dari Raja Muryeong dari Baekje. Yamabe dilahirkan sebelum ayahnya diangkat menjadi kaisar.[butuh rujukan]

Referensi

sunting
  1. ^ Titsingh, Isaac. (1834). Annales des empereurs du Japon, pp. 86-95; Brown, Delmer et al. (1979). Gukanshō, pp. 277-279; Varley, H. Paul. Jinnō Shōtōki, pp. 148-150.
  2. ^ Titsingh, p. 85; Brown, p. 264. [Up until the time of Emperor Jomei, the personal names of the emperors (their imina) were very long and people did not generally use them. The number of characters in each name diminished after Jomei's reign.]
  3. ^ Titsingh, p. 85; Varley, p. 149.

Bacaan selanjutnya

sunting
Didahului oleh:
Kaisar Kōnin
Kaisar Jepang:
Kammu

781-806
Diteruskan oleh:
Kaisar Heizei


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Jepang

yang disebut Kojiki (古事記) dan Nihon Shoki (日本書紀). Pada 784 Masehi, Kaisar Kammu memindahkan ibu kota ke Nagaoka-kyō, dan berada di sana hanya selama 10

Kyoto

memiliki ibu kota di Rakuyō (Luoyang) Sejarah Kyoto dimulai sejak Kaisar Kammu (kaisar Jepang ke-50) memindahkan ibu kota dari Nagaoka-kyō ke Heian-kyō

Klan Taira

Klan Taira memiliki 4 percabangan utama: Taira Kammu (Kammu Heishi) dari garis keturunan Kaisar Kammu Taira Nimmyō (Nimmyō Heishi) dari garis keturunan

Hōjō Tokimune

Chinjufu Shogun sekaligus kepala klan Hōjō dari garis keturunan klan Taira Kammu (Kammu Heishi). Dilahirkan sebagai putra kedua, nama kecilnya adalah Shōjumaru

Prefektur Nara

yang melarikan diri dari perang di Semenanjung Korea. Pada 784, Kaisar Kammu memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Nagaoka-kyō di Provinsi Yamashiro

22 Oktober

(hari ke-296 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian. 794 - Kaisar Kammu memindahkan ibu kota kekaisaran Jepang ke Heiankyo (kota Kyoto sekarang)

Baekje

oleh Kaisar Kammu. Keturunan kerajaan Baekje di Jepang disebut keluarga/klan Kudara. Menurut kitab Shoku Nihongi, ibunda dari Kaisar Kammu, Takano no Niigasa

Enryaku

berlangsung dari tahun 782 hingga tahun 785. Kaisar yang berkuasa bernama Kaisar Kammu. Nama zaman diganti menjadi zaman Enryaku sejak Ten'ō tahun 2 bulan 8 hari