Animasi kancing roda
Pistol kancing roda atau puffer, Augsburg, c. 1580

Kancing roda atau pencucuh roda (bahasa Inggris: wheellock, wheel-lock) adalah mekanisme pencucuh bubuk mesiu menggunakan gesekan roda yang menyebabkan percikan api untuk menembakkan senjata api. Ia adalah lanjutan perkembangan besar dalam teknologi senjata api setelah kancing sumbu dan mekanisme senjata api pertama yang bisa menyalakan api sendiri. Namanya berasal dari roda baja berputar untuk menyulut mesiu. Dikembangkan di Eropa sekitar tahun 1500, digunakan bersama matchlock dan kemudian digantikan oleh snaplock (1540-an), snaphance (1560-an) dan flintlock (sekitar tahun 1600).

Lihat juga

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kancing batu-api

1630, kancing batu api secara cepat menggantikan teknologi pengapian senjata api yang lebih awal, seperti mekanisme kancing sumbu dan kancing roda. Mekanisme

Mortir tangan

pemicunya mirip dengan senjata api flintlock (kancing batu-api), matchlock (kancing sumbu), atau wheellock (kancing roda), tergantung pada tanggal produksinya

Senapan sundut

daripada pendahulunya Sejak pertengahan abad 16 mekanisme wheel lock (kancing roda) digunakan menggantikan matchlock. Nama senapan kait diklaim dari bentuk

Senapan lontak

musket bermacam-macam, mulai dari flash pan (abad ke-15), wheel lock (kancing roda, awal abad ke-16), snaphaunce (pertengahan abad ke-16), yang paling populer

Tarkul

di Nusantara. Tarkul pada awalnya menggunakan teknologi wheel lock (kancing roda) yang mana kemajuan teknologi ini memungkinkan ia membakar bubuk mesiu

Pemuras

perbandingan senjata pada awal hingga pertengahan abad ke-17, ceropong terakul kancing roda mempunyai panjang sekitar 11 inci (28 cm), dibandingkan 16 inci (41 cm)

Senapan kisar kotak-lada

berselubung logam yang digunakan dalam senjata api : kancing sumbu, kancing roda, kancing rijang, kancing tutup perkusi, pinfire, rimfire, dan centerfire.

Tembikar tanah liat

of earthenware Film pendek tentang pembuatan tembikar di seluruh dunia Kancing tembikar tanah liat berlapis timah, sekitar tahun 1651, Victoria & Albert