Berikut adalah daftar perwakilan diplomatik Republik Indonesia.[1]Indonesia membina hubungan diplomatik yang signifikan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara (sebagai pusat dari ASEAN), negara-negara anggota Gerakan Non-Blok, dan negara-negara Islam (sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia). Per 2026, terdapat 95 Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), 30 Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), 4 Konsulat Republik Indonesia (KRI), 5 Kantor Konsulat Kehormatan, dan 1 Kantor Dagang dan Ekonomi (KDEI) yang secara de facto berfungsi sebagai Kedutaan Besar yang dijalankan oleh Republik Indonesia. Indonesia juga memiliki 3 Perutusan Tetap (PTRI), yaitu 1 PTRI untuk ASEAN, dan 2 PTRI untuk PBB di New York, Amerika Serikat dan Jenewa, Swiss. Indonesia juga mengangkat 64 orang sebagai Konsul Kehormatan (Konhor).[2]
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mexico City (KBRI Mexico City) (bahasa Spanyol: Embajada de la Repรบblica de Indonesia en Mexico D. F.code: es is deprecated
PT. Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Tbk (BEI: KBRI ) adalah suatu badan usaha berbentuk Perseroan yang saat ini sudah berstatus sebagai perusahaan publik
1997โ2001, Saut menjadi Sekretaris III KBRI Singapura. Setelah itu, ia berpindah menjadi Sekretaris I di KBRI Canberra, Australia pada tahun 2008โ2011
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh (KBRI Riyadh) adalah misi diplomatik Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi. Kantor diplomatik Indonesia
dari manajemen PT Sun Hoo Engineering tentang rencana pembangunan gedung KBRI di Seoul, Korea Selatan. Surat ini kemudian disusul dengan surat kedua pada