Truk beton ini terbalik di depan halaman sebuah rumah karena kecepatan terlalu tinggi
Tabrakan kecil seperti ini adalah jenis kecelakaan lalu-lintas paling umum
Gandengan Sebuah Truk Terbalik di sebuah Jalan di Los Angeles

Kecelakaan lalu-lintas adalah suatu peristiwa di mana kendaraan bermotor, seperti mobil, sepeda motor, truk, atau sepeda, bertabrakan atau terlibat dalam insiden yang menyebabkan kerusakan, cedera, atau kematian. Kecelakaan lalu lintas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk pelanggaran lalu lintas, menyerempet bahu kanan jalan, cuaca buruk, kondisi jalan yang buruk, atau kesalahan pengemudi. Kecelakaan lalu lintas sering kali menjadi penyebab cedera serius dan kerugian materi.

Sejarah

sunting

Kematian lalu lintas jalan raya pertama yang tercatat di dunia yang melibatkan kendaraan bermotor terjadi pada tanggal 31 Agustus 1869. Ilmuwan Irlandia Mary Ward meninggal ketika dia jatuh dari mobil uap sepupunya dan ditabrak olehnya.

Faktor

sunting

Ada empat faktor utama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan, pertama adalah faktor Kelalaian Pengguna Jalan, kedua adalah faktor kendaraan, ketiga Faktor Jalan dan yang terakhir adalah faktor Kondisi Lingkungan. Kombinasi dari keempat faktor itu bisa saja terjadi, antara Pengguna Jalan dengan kendaraan misalnya berjalan melebihi batas kecepatan yang ditetapkan kemudian ban pecah yang mengakibatkan kendaraan mengalami kecelakaan. Di samping itu masih ada faktor Kondisi lingkungan, cuaca yang juga bisa berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan lalu-lintas.

Faktor Kelalaian Pengguna Jalan

sunting

Faktor ini merupakan faktor yang paling dominan dalam kecelakaan. Hampir semua kejadian kecelakaan didahului dengan pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas. Pelanggaran dapat terjadi karena sengaja melanggar, ketidaktahuan terhadap arti aturan yang berlaku ataupun tidak melihat ketentuan yang diberlakukan atau pula pura-pura tidak tahu. Selain itu manusia sebagai pengguna jalan raya sering sekali lalai bahkan ugal-ugalan dalam mengendarai kendaraan, tidak sedikit angka kecelakaan lalu-lintas diakibatkan karena membawa kendaraan di bawah pengaruh minuman keras, mengantuk karena mengemudi yang sudah melewati ambang batas mengemudi (maksimal 8 jam diselingi dengan istirahat).

Faktor kendaraan

sunting

Faktor kendaraan yang paling sering adalah kelalaian perawatan yang dilakukan terhadap kendaraan. Contoh nya seperti rem blong, setir macet, dll.

Untuk mengurangi faktor kendaraan perawatan dan perbaikan kendaraan diperlukan, di samping itu adanya kewajiban untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor secara reguler.

Faktor jalan

sunting

Faktor jalan terkait dengan kecepatan, rencana jalan, geometrik jalan, pagar pengaman di daerah pegunungan, ada tidaknya median jalan, jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Jalan yang rusak/berlobang sangat membahayakan pemakai jalan terutama bagi pemakai sepeda dan sepeda motor.

Faktor Kondisi Lingkungan

sunting

Cuaca hujan juga memengaruhi untuk kendaraan seperti jarak pengereman menjadi lebih jauh, jalan menjadi lebih licin, jarak pandang juga terpengaruh karena penghapus kaca tidak bisa bekerja secara sempurna atau lebatnya hujan mengakibatkan jarak pandang menjadi lebih pendek. Asap dan kabut juga bisa mengganggu jarak pandang, terutama di daerah pegunungan.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kecelakaan

Sebagai contoh kecelakaan lalu lintas, kecelakaan tertusuk benda tajam dan sebagainya. Perkataan kecelakaan diambil dari kata dasar celaka. Penambahan imbuhan

Daftar kecelakaan kereta api di Indonesia

Berikut ini adalah daftar Kecelakaan Kereta api di Indonesia dan Hindia Belanda. Harus diingat, apabila Anda menambahkan kecelakaan baru, Anda wajib mencantumkan

Bencana Chernobyl

Bencana nuklir ini dianggap sebagai kecelakaan nuklir terburuk sepanjang sejarah, dan merupakan satu dari dua kecelakaan yang digolongkan dalam level 7 pada

Daftar kecelakaan dan insiden pesawat penumpang di Indonesia

daftar kecelakaan dan insiden pesawat penumpang di Indonesia. Teks tebal dalam daftar dibawah ini menunjukkan bahwa artikel tentang kecelakaan tersebut

Kecelakaan KRL Commuter Line Bintaro 2013

Kecelakaan KRL Commuter Line Bintaro 2013 (juga disebut Tragedi Bintaro II) adalah kecelakaan kereta api yang terjadi pada tanggal 9 Desember 2013, ketika

Tabrakan kereta api Bekasi Timur 2026

"Update Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: Evakuasi Rangkaian Kereta Selesai, Korban Jiwa 7 Orang - Radar Depok". Update Kecelakaan Kereta di

Tabrakan kereta api Bintaro 1987

tersebut. Daftar kecelakaan kereta api di Indonesia Tabrakan kereta api Cicalengka 2024 - Kecelakaan kereta api di Indonesia tahun 2024 Kecelakaan kereta api

Kecelakaan bus Musi Rawas Utara 2026

pasti kecelakaan masih dalam investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), pihak kepolisian, dan instansi terkait. Kecelakaan bus Paiton