Kegelisahan
Sebuah patung marmer Kaisar Romawi Decius dari Museum Capitoline. Potret ini "menyampaikan kesan kecemasan dan kelelahan, sebagai seorang pria yang memikul [negara] tanggung jawab yang sangat berat." [1]
ICD-9300
MeSHD001007

Kecemasan adalah emosi yang ditandai dengan keadaan yang tidak menyenangkan dari kekacauan batin, sering kali disertai dengan perilaku gugup seperti mondar-mandir, keluhan somatik, dan perenungan.[2] Kecemasan mencakup perasaan takut yang secara subyektif tidak menyenangkan atas kejadian yang diantisipasi.[3]

Kecemasan adalah perasaan tidak nyaman dan khawatir, biasanya digeneralisasikan dan tidak fokus sebagai reaksi berlebihan terhadap situasi yang secara subyektif dilihat sebagai ancaman.[4] Hal ini sering kali disertai dengan ketegangan otot,[5] kegelisahan, kelelahan, dan masalah konsentrasi. Kecemasan terkait erat dengan rasa takut, yang merupakan respons terhadap ancaman nyata atau yang dirasakan langsung; kecemasan melibatkan ekspektasi ancaman pada masa depan.[5] Orang yang menghadapi kecemasan mungkin menarik diri dari situasi yang memicu kecemasan pada masa lalu.[6]

Gangguan kecemasan berbeda dari ketakutan atau kecemasan normatif, kecemasan adalah ketakutan berlebihan atau bertahan melampaui periode normalnya. Hal ini berbeda dari ketakutan atau kecemasan sementara, sering kali dipicu oleh stres, dan berlangsung lebih lama (misalnya, biasanya berlangsung selama 6 bulan atau lebih), meskipun kriteria durasi dimaksudkan sebagai panduan umum dengan kelonggaran untuk beberapa derajat fleksibilitas dan terkadang lebih pendek durasinya pada anak-anak.[5]

Penyebab

sunting

Kegelisahan dapat terjadi pada orang yang dalam kondisi labil, bermental lemah atau mengalami gangguan jiwa. Jenis gangguan jiwa yang dapat menimbulkan kegelisahan ialah paranoid dan fobia.[7]

Persimbolan

sunting

Kegelisahan sering dihubungkan dengan sosok dalam mitologi Yunani yang bernama Medusa. Pelukis yang menampilkan Medusa sebagai simbol kegelisahan manusia, yakni Leonardo da Vinci. Sementara itu, Medusa sebagai simbol kegelisahan juga disimbolkan oleh John Milton sebagai penyair.[8]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Chris Scarre, Chronicle of the Roman Emperors, Thames & Hudson, 1995. pp.168-169.
  2. ^ Seligman ME, Walker EF, Rosenhan DL (1989). Abnormal psychology (Edisi 4th). New York: W.W. Norton & Company.[halamanย dibutuhkan]
  3. ^ Davison GC (2008). Abnormal Psychology. Toronto: Veronica Visentin. hlm.ย 154. ISBNย 978-0-470-84072-6.
  4. ^ Bouras N, Holt G (2007). Psychiatric and Behavioral Disorders in Intellectual and Developmental Disabilities (Edisi 2nd). Cambridge University Press. ISBNย 9781139461306.[halamanย dibutuhkan]
  5. ^ a b c American Psychiatric Association (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (Edisi Fifth). Arlington, VA: American Psychiatric Publishing. hlm.ย 189. ISBNย 978-0-89042-555-8.
  6. ^ Barker P (2003). Psychiatric and Mental Health Nursing: The Craft of Caring. London 0: Edward Arnold. ISBNย 978-0-340-81026-2. Pemeliharaan CS1: Lokasi (link)[halamanย dibutuhkan]
  7. ^ Haricahyono 1987, hlm.ย 175.
  8. ^ Haricahyono 1987, hlm.ย 177.

Daftar pustaka

sunting
  • Haricahyono, Cheppy (1987). Ilmu Budaya Dasar. Surabaya: Usaha Nasional. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

sunting
Dengarkan versi lisan dari artikel ini
(2ย bagian, 31 menit)

[[File:27 Juni 2006ย (2006-06-27)|Bagian 2]]
Ikon Wikipedia Lisan
Berkas-berkas suara berikut dibuat berdasarkan revisi dari artikel ini per tanggal
Error: tidak ada parameter tanggal yang diberikan
, sehingga isinya tidak mengacu pada revisi terkini.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Gangguan kecemasan terhadap penyakit

Gangguan kecemasan terhadap penyakit atau dikenal juga dengan istilah dalam Bahasa Inggris illness anxiety disorder atau sebelumnya disebut juga hipokondriasis

Gangguan obsesif kompulsif

mengalami "gejala spektakuler" lainnya, tetapi hanya "mengeluh tentang kecemasan, ketakutan akan agama, dan pikiran jahat". Pada tahun 1584, seorang wanita

Gangguan kecemasan menyeluruh

Gangguan kecemasan menyeluruh (bahasa Inggris: generalized anxiety disorder disingkat GAD) adalah gangguan kecemasan yang terjadi pada seseorang ditandai

Buspiron

obat yang terutama digunakan untuk mengobati gangguan kecemasan, khususnya gangguan kecemasan menyeluruh (GAD). Obat ini adalah agonis parsial reseptor

Generasi Z

diderita remaja Indonesia adalah: Gangguan kecemasan Sosial (gabungan antara fobia sosial dan gangguan kecemasan umum) sebesar 3,7%, lalu depresi mayor sebesar

Fobia

merasa cemas. Agar orang tersebut kembali "nyaman" maka cara paling mudah adalah dengan "mundur kembali" atau regresi kepada keadaan fiksasi. Kecemasan yang

Kecemasan nuklir

Kecemasan nuklir, juga dikenal sebagai nukleomitufobia, mengacu pada kecemasan atau bahkan fobia dalam menghadapi potensi bencana nuklir di masa depan

Esitalopram

gangguan depresi mayor, gangguan kecemasan menyeluruh, gangguan panik, gangguan obsesif kompulsif, dan gangguan kecemasan sosial. Escitalopram digunakan