Kleomenes (/[invalid input: 'icon']klˈɒm[invalid input: 'ɨ']nz/; bahasa Yunani Κλεομένης; meninggal sek. 489 SM) adalah Raja Agiad Sparta pada akhir abad ke-5 SM. Pada masa pemerintahannya, yang dimulai sekitar 520 SM, dia lebih berfokus pada urusan luar negeri, di antaranya mengalahkan Argos dan memperluas pengaruh Sparta di dalam dan di luar Peloponnesos. Dia adalah ahli siasat yang handal. Pada masa pemerintahannya juga Liga Peloponnesos, yang dipimpin oleh Sparta, berdiri. Dia juga berhasil dua kali ikut campur dalam urusan dalam negeri Athena tetapi tetap membuat Sparta tidak terlibat dalam Pemberontakan Ionia. Dia meninggal dalam penjara akibat sebab yang tak diketahui secara jelas, dengan otoritas Sparta menyatakan bahwa dia bunuh diri akibat kegilaan.

Referensi

sunting
Didahului oleh:
Anaxandridas II
Raja Agiad Sparta
sek. 520-489 sM
Diteruskan oleh:
Leonidas I

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pasukan Sparta

tahun 546 SM dan harus menderita serangan menghancukan lainnya dari Kleomenes I pada Pertempuran Sepeia pada tahun 494 SM, sementara itu ekspedisi berulang

Yunani Kuno

Kleomenes I membantu rakyat Athena menggulingkan sang tiran. Setelah itu Sparta dan Athena berulang kali saling serang, pada suatu saat Kleomenes I mengangkat

Isagoras

Isagoras lalu meminta dukungan kepada raja Sparta, Kleomenes I, kawan lamanya. Isagoras, dengan bantuan Kleomenes, mengusir Kleisthenes dan keluarga Alkmaionid

Pertempuran Marathon

Athena pada akhir abad ke-6 SM. Pada tahun 510 SM, dengan bantuan dari Kleomenes I, Raja Sparta, rakyat Athena mengusir Hippias, penguasa tiran dari Athena

Zaman Klasik

membantu warga Athena menumbangkan Tiran Hipias putra Peisistratos. Kleomenes I, Raja Sparta, mengisi kekosongan pemerintahan dengan membentuk pemerintahan

Leonidas I

Yunani), segera melahirkan seorang anak laki-laki, Kleomenes. Namun, satu tahun setelah kelahiran Kleomenes, istri pertama Anaxandridas juga melahirkan seorang

Hamilkar I

pada 580 SM, pada 510 SM (melibatkan Dorieus, saudara laki-laki dari Kleomenes I), dan menurut Diodoros Sikolos, perang di mana kota Herakleia Minoa dihancurkan

Ptolemaios I Soter

Perdikkas tersebut maka Plotemaios membunuh Kleomenes yang sedang mamatai-matai Perdikkas, dengan tewasnya Kleomenes maka Plotemaios mendapatkan kekuasaaan